KALONG (King At Long Night)

KALONG (King At Long Night)
Strategy Pengintaian



**Okey disini gua rasa, emang gua sedikit punya peran ketimbang kedua si kembar tacibana Rian dan Adit, tapi gua ga perdulikan itu, yg penting ini masalah bisa cepat terselesaikan.


"Jadi gimana rencananya agar semua tersusun rapih?


"Ada yg punya saran, atau usul**?


"Bagaimana kalau ini kita buat seolah-olah tidak pernah ada kejadian sama sekali, bagai mana pihak musuh mengira kita udah tidak perdulikan masalah ini. "sontak wira.


"ya ide itu gua setuju, jadi kita hanya menurunkan beberapa pasukan, tanpa harus terlibat semua, agar pihak musuk tidak mencurigai pergerakan dari kita, seolah-olah ini seperti strategy perang, yg di mana kita harus melibatkan orang-orang kita agar dapat menyusup ke pihak lawan" tambahan ide dari Benny.


Sontak gua dalam hati, "mereka ini sebenarnya cerdas, gua cukup bangga punya orang-orang seperti mereka ini".


sontak ****gua kembali bertanya, "siapa diantara kita yg siap menjalani tugas berat ini?


ada usul, atau saran dari yg lain mungkin?


"Seketika Adit dan Rian mengacungkan tangan sambil berkata****, "untuk tugas ini, kami berdua siap, karna dari pihak lawan belum mengetahui peran kami berdua di sini, jadi kemungkinan kami berdua lebih memiliki peluang besar dari pada yg lain.


luar biasa, ini keputusan yg sulit karna ini menurut gua misi pertama buat mereka, tapi di misi pertama ini mereka udah berani mengambil resiko yg besar, apalagi dengan pengalaman mereka yg masih terlalu minim, tapi gua ga ada pilihan lain.


"Okey gimana sama yg lain? apa ada saran lain, atau ada calon lain buat misi ini?


"seketika yg lain hanya terdiam, dan saling menatap satu sama lain, yah wajar sih, mungkin hampir sebagian besar dari kami, sudah di kenal dari pihak lawan, karna seringnya pertempuran yg sudah kami lewati sebelumnya, berbeda dengan Adit dan Rian yg di setiap pertempuran selalu kami melarang untuk ikut berpartisipas, mungkin inilah saatnya buat mereka menunjukan penampilan perdana mereka.


"Tapi gua ga setuju" sontak Rizwan.


"Gua ga setuju kalau harus mereka yg di libatkan dengan misi yg berat ini, bahkan kita ga bisa ambil resiko sebesar ini, menukar satu orang dengan dua orang sekaligus.


"hmmm.....


"gua rasa pendapat rizwan ini benar, ga mungkin kami turunkan langsung dua pion untuk menumbangkan raja, ini terlalu beresiko besar, kemungkinan lerbandinganya hanya 20%/80%


gumah gua dalam hati.


"tapi kami siap, kapan lagi kami punya kesempatan besar seperti ini, kapan lagi kami bisa berguna untuk abang-abangan kami ini,


"Jadi tolong kasi kami kesempatan untuk ini, lagi pula siapa lagi yg siap untuk misi ini kecuali kami ber dua?


"apapun resikonya nanti di depan kami, kami udah fikirkan ini matang-matang" jawab tegas Rian.


"Lagi pula yg mengenal salah satu dari pihak lawan itu cuman Rian, jadi mungkin ini tidak begitu sulit untuk kami berdua, dan mungkin tidak ada kecurigaan dari lawan" jawab Adit juga tegas.


"Sejenak gua menatap Andre, Madi, Benny, Wira, Rizwan, dan Asyrol sambil berkata "Gimana keputusan kalian?


"Serentak mereka mengucapkan "Okey kita setuju, tapi dengan syarat kita tetap memantau mereka dengan jarak, agar ketika hal buruk terjadi dengan mereka kita sudah bisa perhitungkan upaya penyelamatanya.


"Okey gua setuju untuk itu" sahut gua.


"Okey besok kita terjunkan Rian dan Adit untuk masuk ke markas musuh, melalui teman mereka yg sudah ada di sana.


"Setelah Strategy yg sudah kami susun serapih mungkin, dan keputusan sudah di tetapkan, kamipun mulai beranjak dari posisi masing-masing, ada yg sebagian pulang kerumah, ada juga yg sebagian masih stay di bascamp sambil menyusun peran masing-masing buat besok, dan gua masih di posisi gua, sambil memperhitungkan kembali semuanya.


"Tuhan ayolah turunkan dewi fortune mu buat kami, kami butuh waktu buat menyantaikan badan ini sejenak" candaan Benny pada saat itu.


"Brooo, kita kepuncak setelah ini, otak gua udah butuh ketenangan, sebentar aja" balasan canda dari Rizwan.


dari posisi gua duduk, gua liat Madi masih belum tenang dengan semua ini, sebelum dia melihat adik perempuanya sendiri di depanya, wajahnya masih di hantui kegelisahan, "hal buruk apa yg sekarang terjadi dengan adiknya, "mungkin itu yg terpintas di dalam otaknya.


"gua berdiri dari posisi gua duduk, mendekati ke arah Madi, sambil mengambil dua botol minuman yg tadi di bawakan Benny.


"Minum dulu, udah tenang semuanya pasti selesai kok"


"menenangkan madi.


"Masih belum bisa tenang gua bro, lu bukan di posisi gua masalahnya, jawab madi.


"Gua tau, tapi ingat gua dan anak-anak juga ikut berperan di masalah lu bro, kita ada di sini buat lu, elu itu udah keluarga di sini, palingga senyum lah sedikit, biar anak-anak yg lain bisa liat lu lagi seperti yg biasanya, kita liat lu itu beda sekarang.


"Okeylah kita tau lu lagi dalam posisi guncangan yg besar karna masalah ini, tapi paling ga lu kan yakin kita itu selalu bisa nyelesain masalah sebesar apapun, dan itu terbuktikan dari yg sebelum-sebelumnya.


"(Senyum kecil dari madi) Okey siapppppp!!! Teriak madi lagi.


"Ini semua bakal selesai, ini bukan masalah yg besar, jangan sebuat kita kalau masalah seperti ini ga bisa kita selesaikan "*******"


teriak madi, yg pada saat itu gua dan anak-anak melihat kembali jati dirinya.


"iyalah bg mad" itu baru bg madi yg aku kenal, pokoknya besok, kita mulai tempur, kita obrak-abrik markas mereka, kalau bisa kita bubarin genk ga jelas mereka, ini baru bg madi yg kami kenal, teriak Asyrol.


"sedikit gua tersenyum, sembari menghelakan nafas, akhirnya dia yg kami kenal sudah kembali seperti normal, walau belum sepenuhnya.


beberapa saat setelah suasana kembali tenang, dan sebagian tengah tertawa dengan candaan yg memecahkan suasana, kami mendengar teriakan Rian.


"Bang!!!........


"Bang!!!........


Temen gua nelfon, dia bilang gua bisa gabung dengan genk motor mereka, Teriakan Rian dengan nada sedikit keras.


"Satu hal yg ada di fikiran gua, itu genk motor yg pasti di ketuai oleh Bimo"


"Tapi malam ini mereka adakan pengangkatan anggota baru"


lanjut Rian menyelesaikan infonya.


"Sial kenapa harus malam ini, ini sebenarnya di luar dari strategy awal, strategy awal itu paling cepat besok, bukan malam ini"


"tapi ini menurut gua bagus, lebih cepat, lebih baik"


ucap gua dalam hati.