
Seketika Gua Kaget dalam posisi berdiri Gua.
Seolah-olah petir di siang bolong.
Eh engga lebih parah lagi dari itu, seolah-olah bertemua Ketua Genk Star Asal Jepang Yakuza.
Masih Belum, Masih Lebih Serem Emak Gua Pegang Kemoceng yg siap menghantam Gua, Seperti itulah perasaan kaget yg Gua alami, ketika Ke Dua orang tersebut membalik kan Badanya.
"Andry.....
"Exel.....
Teriak Gua pada Saat itu.
"Sialan Kapan Lu ber 2 Balik Dari Jakarta, Tanya Gua sambil melompat ke arah kolam mereka ber 2.
"Heheheh, kejutan, suatu hal yg ber bau bau Surprise harus menghasilkan kejutan., kata exel.
"Sialan, Eh trus kalian kok bisa kebetulan ada di sini juga, tanya Gua.
"Lah siapa yg bilang kebetulan, kata Andry.
"Tadi itu abis dari bandara langsung ke bascamp, udah 1 tahun soalnya, jadi langsung Gua meluncur aja ke MDX NET, sama Excel, Kata Andry.
"Hmmm bener,,,,,
"Malah kita kira semua anak-anak udah pada tewas, soalnya udah 1 tahun kita tinggalin, Kata Exel.
"Sialan, Yaudah yuk gabung ke sebelah, ajak Gua.
"Lah ngapain mending dari sebelah ke sini aja, kata Andry sambil bercanda.
"Dan Gua pun Segera Menghampiri Anak-anak yg lain untuk memberi kabar Gembira ini.
"Woi Gua di tonjok" kata Gua sambil bercanda.
"Ah srius lu, kok lu ga Bonyok, dan kita ga denger lu teriak kesakitan, atau apa gitu, kata Andre.
"Ya Gua kan cowok, malu lah Gua teriak, canda Gua kepada anak-anak sambil memegangi pipi seolah-olah Gua Habis di tonjok.
"Yaudah yok, ki habisi tuh orang, kurang ajar, di datangi baik-baik malah lu di serang, kata Andre.
"Gua, Andre, Madi, dan anak-anak yg lainya pun bergerak menuju kolam yg di mana tadi Excel dan Andry berada di Sana.
"Noh itu Mereka", kata Gua sambil menunjuk ke arah, Excel, dan Andry yg kembali membelakangi kami.
"Maaf bro" kok temen kita di kasari ya, kata Andre.
"Temen lu udah brisik, udah ganggu ke tentraman kita, Gua dengar Exel menjawab.
Dalam hati Gua senyum Senyum sendiri sambil berkata.
"Heheheheh, kena lu pada kita kerjain.
Gua liat Expresi wajah anak-anak pada saat itu sudah kesal, di tambah dongkol.
"Bro kalau kita lagi ngobrol, liat ke arah kita", kata Madi.
"Trus kalau kita ber 2 ga mau, lu semua mau apa?
"Mentang Mentang lu semua rame, trus lu fikir kita ber 2 Takut", kata andry, menjawab Madi,
Gua lucu sih, di sini, sumpah beneran.
Ntah kenapa anak-anak pada saat ini bisa mengontrol emosinya, padahal kalau di jalanan ada yg tengil dikit aja, langsung mereka habisin.
Mungkin karna ini juga di kampung orang, atau mungkin juga menjaga kenyamanan pengunjung yg lain Gua juga sedikit kurang paham.
"Sekarang Begini, Lu semua Maunya Apa, Kata Andry sambil membalik kan Badan.
Seketika Anak-anak pada terbengong, dan Gua memperhatikan semuanya, dengan wajah yg bisa mengundang tawa.
"Anjrit.......
Oh iya, bedakan ya bro, mana Andry, mana Andre
Kalau Andry ini jauh lebih muda umurnya dari pada Andre, Gua, dan Madi.
Dulu biar ga salah menyebut nama, jadi kita memanggil Andry dengan tambahan kecil.
"Jadi, Andry Kecil" Seperti itu.
Selepas mereka dari rasa kagetnya.
Seketika itu juga Anak-anak berhamburan lempat, dan berlarian menuju Kolam.
Maklum udah 1 Tahun terpisah.
Sedikit Gua bercerita tentang Andry, dan Excel ya.
Dulu sekitaran Awal tahun 2016, Gua, Madi, Andre, Benny, Dan anak-Anak yg lainya kita ini temen 1 tongkrongan, tapi berbeda Genre, kita lebih ke action, sedangkan mereka ber 2 lebih ke drama, hehehehehhe.......
Mereka Ber 2 Mahasiswa dari 2 Universitas yg berbeda.
Tapi kenal dan kumpul dengan kita karna sering main Game di tempat tongkrongan kita.
"Nah pada saat pertengahan 2016 sekitaran bulan 8, terjadi kerusuhan di tempat tongkrongan kami ini, Tingkrongan kami di serang, tanpa kami tau sebabnya, dan tanpa pasukan juga pada saat itu, karna kebetulan pada saat itu hari kamis malam, jadi hari sedang sepi sepinya.
Nah setelah dari insiden itulah kami, atau pun orang orang yg berada di sekitar kami, di cap jelek orang para orang tua dari masing-masing anak-anak, karna kebetulan setelah malam kejadian, pagi harinya terbitlah berita kami di halaman paling Depan, dengan judul "Keributan Antar Genk"
Dan loe tau apa?
bang**t nya lagi itu koran, Foto-Foto kita yg tadi malam di jepret, di jadikan Sampulnya.
Oke mulai dari terbitnya berita kami, mulai saat itu juga, kami sebagian memilih untuk bubar, sebelum kami kembali lagi seperti sekarang ini.
Termasuk Andry dan Exel ini, Bokap nyokap mereka pindahin mereka ke jakarta dengan alasan anaknya juga ikut-ikutan genk kami, dan ga mau nanti merusak moral anaknya di mata masyarakat .
Jujur di setiap keributan, kita itu ga pernah ngajakin mereka, dan mereka pun ga pernah mau untuk yg namanya ribut ributan begitu.
Nih anak 2, Cuman temen 1 tongkrongan asik aja, beda lagi kalau kita ajakin ke puncak, atau ga ke pantai.
Nah itu baru mereka Hobby.
Gua masih inget banget waktu kularga Andry bilang pada saat itu.
"Kalian masih Muda Muda bukanya pada kerja, atau berkarya malah mencari keributan.
"Di mana keluarga kalian masing masing hah?
"Susah banget hidup kalian apa Sampai harus buat keributan begini, celana robek, rambut panjang, kata nyokap Andry sambil menunjuk ke arah kami.
"Celana Gua doank robek, Gua anak orang kaya bang**t, dalam hati Gua pada saat itu.
Beh parah pokoknya, itu masih celotehan dari keluarga Andry, belum termasuk celotehan dari Keluarga Exel, dan beberapa keluarga dari anak-anak yg lainya.
Kalau di susun menjadi cerita, 10 episode juga ga cukup.
Well, Gitu sih singkat dari cerita Andry, dan Exel kenapa kita itu dulu sempat terpisah selama 1 tahun.
Dan yg masih menjadi misteri, motif di balik penyerangan 1 tahun yg lalu Gua dan anak-anak masih belum bisa kami pecahkan.
Siapa dalang di balik itu semua, bahkan siapa-siapa saja yg menyerang kita pada saat itu, hampir tidak pernah kami lihat lagi setelah melam kejadian itu.
Luar biasakan, tersusun amat sangat rapih.
"Oke......
"Oke...... tentu kalian penasaran kan dengan cerita Andry sama Exel selama di jakarta kan, Teriak Benny.
"Yaudah Ambil makanan masing masing, sambil kita dengarkan hal baru apa yg mereka dapat di sama, kata Benny lagi.
Segera pun anak anak mengambil makanan mereka yg mereka bawa dari tadi.