KALONG (King At Long Night)

KALONG (King At Long Night)
PEMANDIAN AIR PANAS



"Berangkat, Seketika kata Benny.


Gua, Madi, dan Benny pun segera berjalan beriringan dengan anak-anak yg lainya, yg tadi tertinggal cukup jauh dengan kami.


"Okey disin Gua ga mau ada permasalahan sekecil apa pun, Batin Gua.


Karna di sini Gua dan anak-anak hanya ingin menikmati waktu bersantai kami dengan ketenangan, tanpa ada masalah, dari pihak mana pun.


Akhirnya Gua, dan Madi beserta rombongan sampai di pos penjagaan pertama.


Kita pun segera membayar biaya tiket masuk awal, di sini kita wajib bayar 2000rb per orangnya buat masuk ke dalam area pemandian yg mau kita pilih.


Tapi ini belum termasuk Biaya Masuk ke dalam pemandian, kolam air panas yg kami maksut.


Yah biasalah, uang pemuda setempat untuk berjaga-jaga.


Okelah, Gua beritau kalian, di mana pun kalian, seberapa banyak pun kalian, kalau kalian memasuki wilayah atau kampung orang lain, jangan pernah tunjukkan rasa sok jagoan kalian, selagi penduduk sekitar itu masih ramah-ramah, dan welcome.


dan gua rasa ini wajar, namanya juga lokasi wisata, emang selalu seperti itu di sini, mungkin ga cuman di sini aja, di daerah kalian juga., ya setau Gua.


Karena di setiap lokasi wisata di mana pun, pasti penduduk setempat mencari kesempatan untuk meraup keuntungan, dan hitung-hitung membantu perekonomian penduduk setempat, lagi pula, lokasinya dan jalananya bersih itu juga karna penduduk setempat.


Setelah semua membayar tiket masuk lokasi kami pun melanjutkan perjalanan menuju kolam pemandian air panas yg ingin kami singgahin.


Nah di Debu-debu ini, nama lain dari pemandian air panas.


tempat paling favorit kami itu kolam pemandian PARIBAN namanya.


Tempatnya itu Luas, setiap kolam-kolamnya itu bersih, dan ada beberapa kolam di sini yg bisa di boking menjadi kolam pribadi, tanpa bisa orang lain masuk.


Biasanya sih kami boking sekitaran 3-4 kolam, nah hari ini 2 kolam cukup, karena jumlah kami juga tidak terlalu banyak.


Mungkin anak-anak yg tidak ikut masih pada kelelahan kali ya.


Kami pun segera memasuki Area pemandian Pariban, Gua, Madi, dan anak-anak yg lainya segera memarkirkan Motornya.


Nah ini namanya pos penjagaan pemandian, di sini kita harus bayar lagi, dan pembayaran yg ini berbeda dari sebelumnya.


Persamaananya hanya terletak pada biaya oprasional per orangan.


Yg membedakan di sini per oranganya itu di pungut 10rb rupiah, itu sudah termasuk kita bebas mandi di kolam manapun.


Kecuali kolam pribadi, kolam bokingan, itu hanya khusus untuk yg memboking.


"Dimana kita ambil posisi, tanya Andre.


"Di ujung aja, ambil 2 kolam, Jawab Gua.


Kami pun segera menuju kolam paling ujung di antara kolam kolam yg lainya.


"Ada yg bisa di bantu mas, tanya penjaga kolam.


"Masih ada 2 kolam bokingan yg kosong bg, jawab Andre.


"Oh masih mas, kebetulan masih ada 3 kolam kosong, Mas mau boking 2 Kolam sekaligus, tanya penjaga kolam tersebut.


"Boleh mas, 2 Kolam aja, yg paling ujung ya mas kalau boleh, kata Andre.


"Mari mas saya antar", kata penjaga kolam.


Kami pun segera menuju kolam yg di tunjukkan oleh penjaga kolam tersebut.


"Eh brapa biayanya per kolam" tanya Madi yg tepat berada di sebelah Gua.


"Blum tau, udah tenang aja, ada Andre, biar dia aja yg urus, sisahnya nanti kita patung patungan, jawab Gua.


Sesampainya kami di lokasi kolam yg di tuju.


"Ini mas kolamnya, kata penjaga kolam.


"Biaya kolamnya di hitung gimana bg, kata Andre kepada penjaga kolam.


"Biasa mas, per jam, kata penjaga kolam.


"Berapa bg biaya per jamnya, tanya Andre lagi.


"Jangan segitu deh bg, udah 2 kolam 250rb gimana bg, biar kami boking 2 jam.


Sejenak penjaga kolam berfikir..


"Hmmm, yaudah deh mas, jawan penjaga kolam.


"Andre pun segera membayar biaya 2 kolam tersebut.


"Pas ya mas 500rb, kata Andre.


Penjaga kolam pun meninggalkan kami dari lokasi.


"Gimana udah Deal kan? udah bisa nyebur kan?, kata Benny yg pada saat itu tengah menuju kolam.


"Udah mandi langsung, kata Madi.


Kamipun Mandi dengan terbagi menjadi 2 bagian, sebagian di kolam sebelah, sebagian di kolam yg kami gunakan.


Terdengar Suara teriakan anak-anak pada saat itu,


Kenapa alasanya kami mengambil kolam paling ujung dari yg lainya, ini alasanya, dengan jumlah kami yg banyak ini, kami ga mau mengganggu kenyamanan pengunjung lain.


Karena mereka juga sama dengan kami, masuk sama sama bayar, jadi kami menghargai kenyamanan pengunjung yg lainya.


"Woi kurang panas ini, siapa yg bawa tabung gas, biar di panasi lagi, Candaan dari Asyrol yg berada kolan sebelah kami.


"Udah lu buang aja air kecil di situ, ntar juga panas, Balas candaan Wira yg berada 1 kolam dengan Gua.


Sontak membuat anak-anak yg lain pada tertawa.


Gua pun menyenderkan badan ke pinggir kolam, sambil menikmati air panas yg berada di sekujuran tubuh Gua.


"Huffffff, nikmatnya, batin Gua.


Gua rasa inilah Surga dunia yg sejenak Gua rasakan pada saat ini juga, tanpa kegaduhan, tanpa permusuhan, dan tanpa perselisihan.


Gua liat anak-anak yg lainnya tengah asik,


Mungkin buat anak-anak yg lainya, ini waktu yg tepat, dengan pilihan yg tepat, untuk merenggangkan otot-otot yg tegang akibat pertempuran beberapa hari yg lalu.


"Woi bisa ga kalian pelani suara kalian, kami terganggung, terdengar suara dari arah kolan ke 3 paling ujung di antara kami.


Sontak anak-anak yg lain hening, bercampur heran.


"Eh siapa itu, tanya Sino.


"Mana Gua tau, kata Asyrol.


Tanpa mengindahkan kata-kata tersebut anak-anak pun kembali dengan keseruanya masing-masing.


"Woi kalian bisa dengar ga? atau lu semua pada tuli, teriak lagi dari orang tersebut.


Oh iya gua lupa, kenapa kita ga bisa lihat orang yg barusan teriakin kita, karna di kolam bokingan, satu kolam dengan kolam yg lainya itu di batasi dinding yg tingginya itu sekitaran 3 - 4 Meter.


jadi di pisahkan oleh dinding.


"Coba lu Cek Vit, kata Madi ke Gua.


Segera pun Gua menaiki kolam, dan berjalan menuju kolam yg dari tadi menegur kami.


"Siapa sih, perasaan kita juga ga berisik-berisik amat, batin Gua.


Gua liat dari arah kolam sebelah, dan ternyata di dalam ada 2 orang yg sedang mandi, tapi membelakangi posisi pintu masuk kolam.


"Bg maaf ya, terganggu ya, kata gua.


"Lu semua pada brisik, lu ganggu kita yg lagi santai, paham ga, tegas orang tersebut dengan posisi membelakangi Gua.


"Nih orang ga sopan, orang datang baik-baik bertanya juga baik-baik, Gua malah di belakangi, dalam hati Gua.


"Eh iya bg maaf, tapi kalau orang bertanya, atau orang lagi ngajakin ngobrol sebaiknya di lihat orangnya, bukan di belakangin, ga sopan bg, kata Gua kepada orang tersebut.


"Trus kalau Gua ga mau lu maunya apa, sambil membalikkan badanya ke arah Gua.