
Jade mengeluarkan sihir phrasenya. Ia mengenakan jubah dan tudung berwarna merah, jubah yang cukup besar bahkan untuk orang dewasa sekalipun.
"Red Hood Histoire"
Phrase De Histoire. Dapat memanifestasikan cerita menjadi sihirnya. Sihir yang Jade gunakan saat ini diambil dari cerita gadis berkerudung merah.
Melihat perubahan kostum Jade, Tsar terdiam. Ia menunggu serangan seperti apa yang akan datang kepadanya.
"Nah gitu dong kalau begini aku tidak akan tanggung-tanggung untuk mengeluarkan ledakanku, terima ini Explosion Solaire!!"
Booooom!!!
Ledakan super besar meledak dibawah kaki Jade. Daya ledakan itu setara dengan sepuluh bom C2. Suaranya menggelegar sejauh ratusan kilometer. Meratakan tanah yang ada di sekeliling mereka, dengan daya ledak seperti itu mustahil ada manusia maupun penyihir yang dapat bertahan hidup. Tetapi walau daya ledak serangan itu dapat menghancurkan satu kota sekalipun, Tsar tidak akan terkena dampak dari ledakannya karena ledakannya adalah bagian dari dirinya.
"Hahaha itu sungguh pertarungan yang menarik, yah walaupun aku belum sempat melihat kemampuan phrasemu tapi setidaknya kau berhasil membuatku mengeluarkan sihir favoritku."
Tsar yang merasa dirinya telah memenangkan pertarungan berniat untuk pergi dan menyusul rekannya Mist.
Tiba-tiba dari kepulan asap, keluar sosok binatang besar berkaki empat. Tinggi nya sekitar tiga kali ukuran gajah dewasa, rambut lebat berwarna abu-abu mulai tampak menjuntai panjang di sekujur tubuh makhluk itu.
Asapnya semakin menipis, sosok makhluk berbulu besar itu semakin terlihat jelas. Seekor serigala besar berwarna abu-abu muncul dari sisa ledakan Tsar. Ia berdiri tegap melindungi Jade yang tepat di bawah tubuhnya. Serigala besar itu menggeram sambil mengeluarkan cakar dan taring tajamnya.
"Apa itu ?"
"Red riding hood story, apa kau tidak pernah membaca kisah tentang gadis berkerudung merah ? kalau belum, aku akan menunjukannya secara nyata"
Serigala besar itu melompat dengan cepat, tubuhnya yang besar menghalangi sinar matahari bak sebuah gerhana. Cakarnya mencuat tajam bersiap mencabik-cabik tubuh Tsar. Mata merahnya menyala seterang delima.
Tsar menghindari serangan dari serigalanya Jade. Ia juga menggunakan beberapa ledakan untuk menyerang serigala tersebut, tetapi ledakan-ledakan itu tidak mampu untuk melukai tubuh serigala itu. Rambut abu-abunya sekeras baja.
"Hahaha kau kira bisa membunuhku hanya dengan seekor anjing hah ? jangan bercanda bocah!!! Chain de Souffle!!"
Empat rantai muncul dari bawah tanah mengikat kaki si serigala. Ikatan rantai itu cukup kuat untuk menghentikan gerakannya. Setelah cukup kuat mengikat si serigala, rantai itu meledak secara serempak.
Booom!!!
Serigala itu masih kokoh berdiri. Sama seperti sebelumnya, sihir ledakan dari Tsar tidak berpengaruh bagi serigala Jade. Kini sang serigala bersiap untuk melakukan sesuatu, kepalanya menengok ke atas, kakinya yang masih terikat oleh sihir rantai milik Tsar kini dibiarkannya. Serigala itu mengaum dengan keras sampai semua material bangunan terlempar jauh.
AUUUUUMMMMM!!!!!!!
"Arrgh.... anjing kurang ajar!!!!"
Tsar terpental oleh auman itu. Serangan suara tidak bisa ditangkis oleh sihir ledakan. Jade yang melihat celah itu langsung berteleportasi ke belakang tubuh dari Tsar yang terpental. Ia langsung mengeluarkan sihir element listrik tingkat tinggi.
"Akan ku selesaikan, alinea #559 Lance Foudre De Zeus!"
Sebuah tombak petir melesat menembus tubuh dari tsar.
"Se-se-jak kapan kau disitu ? ugh! "
"hmm.. salah satu kemampuan dari red riding hood, selama kau fokus melawan serigalaku aku dapat menghilangkan hawa keberadaanku. Dengan mengandalkan itu aku bisa menyerangmu"
"Sepertinya hari ini bukan hari keberuntunganku..."
Tsar jatuh tergeletak setelah terkena serangan telak dari Jade. Serangan itu membuatnya pingsan. Setelah berhasil mengalahkan Tsar, Jade menonaktifkan sihir phrasenya. Serigala besar dan kerudung merah yang ia kenakan menghilang seperti asap.
Jade bergegas menyusul Latte dan Eliza.
.
.
.
Di lain tempat...
.
.
"Misi yang cukup merepotkan... berharaplah kakakmu datang menjemputmu. Aku tidak bisa menjamin nyawamu bisa selamat atau tidak setelah sampai di markasku, ketuaku cukup menakutkan"
"Yooo mist sudah lama tidak bertemu ya..."
Suara yang tidak asing datang dari arah belakang Mist. Sosok yang sudah tidak asing lagi bagi Mist dan ia sudah sangat hapal dengan suaranya. Seorang pemuda dengan rambut pendek lurus berwarna biru tua berdiri dengan gagah di atas udara.
Orang yang dicari-cari oleh Mist dan Tsar bahkan seluruh agensi dari Dark Crow. Tidak lain dan tidak bukan dia adalah River Van near mantan penyihir Dark Crow. Mist yang melihat targetnya kini sudah ada di depan mata sontak bersorak karena misinya akan segera selesai.
"Wah wah wah apa ini... betapa beruntungnya aku. Si penghianat muncul langsung didepanku tanpa rasa takut sedikitpun"
"Lepaskan dia Mist! dia tidak ada hubungannya dengan masalahku. Aku yang ingin kalian tangkap kan ?"
"hmmm ya kau benar, setelah kau muncul gadis ini sudah tidak ada gunanya lagi. Jadi... kulepaskan saja"
Mist melemparkan tubuh Eliza yang masih pingsan dari udara.
"Mist!! apa yang kau lakukan!!! Alinea #399 Teleport!"
"Tidak akan kubiarkan! Prison De lescape"
Mist mengeluarkan sihir phrasenya untuk mengurung River agar ia tidak bisa menggunakan sihir teleportnya.
"SIALLL MIST!!!" ELIZAAAA!!!!!!"
"Alinea #399 Teleport!!!"
Wushhhhh!!!
"Fuh untung masih sempat.."
Latte datang tepat waktu untuk menyelamatkan Eliza.
"River... Eliza aman!" Ucap Latte sambil menurunkan tubuh eliza secara perlahan.
"Kau... Latte kan. Kenapa kau bisa ada disini ?" Tanya River.
"Ya ampun kau masih mengejarku ternyata. Memangnya kau masih sanggup melawanku ?" Ujar Mist.
"Cukup Mist! Aku akan jelaskan kenapa aku pergi dari agensi"
"Hah ?? Tidak perlu penjelasan lagi, jika kau meninggalkan dark crow maka kau penghianat. Nah sekarang, ikut aku penghianat!"
Disaat Mist lengah, Latte bersiap untuk menyerang kembali menggunakan sihirnya.
"Alinea #!!..."
"Jangan Latte!! sudah cukup pertarungan hari ini. Dengarkan aku Mist, agensi kita dark crow mereka memiliki hubungan dengan kelompok pemuja Fiend"
"Pemuja Fiend?" Latte tertegun mendengar perkataan River. Ia mengetahui bahwa para pemuja fiend ini adalah sekte dimana orang-orangnya memiliki tujuan untuk membuat dunia dipenuhi oleh para iblis.
"Apa maksudmu penghianat. Hoo setelah menjadi seorang penghianat kini kau memfitnah agensiku ya...kau ini benar-benar yang terburuk River Van Near"
"Ini!! Aku punya buktinya.." River mengeluarkan sebuah amplop besar berwarna coklat dari tas pinggangnya.
"Di dalam sini terdapat dokumen-dokumen beserta foto tentang ketua agensi kita yang telah melakukan transaksi dengan salah satu kelompok pemuja fiend. Dan semua itu ia rahasiakan dari kita Mist, bahkan dari semua anggota dark crow." Ia menghela napas sejenak lalu melanjutkan penjelasannya lagi."
"Setiap enam bulan selalu ada anggota kita yang keluar, tapi nyatanya tidak. Mereka tidak meninggalkan agensi tetapi ketua kita yang membunuh mereka lalu menumbalkannya untuk kelompok itu. Lalu apa kau tidak merasa aneh agensi kita ini bukan agensi legal, tetapi kita selalu mendapatkan misi dan dana yang cukup untuk sebuah agensi yang cukup besar seperti kita ? Semua itu hasil dari transaksi mereka Mist. Percayalah Mist! "
Setelah mendengar penjelasan dari River. Mist dalam hatinya mulai berpikir apa mungkin semua yang diucapkan oleh River adalah benar. Perlahan ia melepaskan sihir yang mengekang River. Ia ingin mendengar lebih jelas kebenaran tentang agensinya.
"Oke, aku ingin mendengar penjelasanmu yang lebih leng... UGH!!! AARGGH!!"
Sebuah tombak racun melesat menembus jantung Mist.
"MISTT!!!!!"
"River Dibelakang!!!" Teriak Latte sambil menunjuk sosok hitam yang dengan cepat mengambil berkas yang dipegang oleh River.