Jade & Latte

Jade & Latte
Parade Ledakan



Jade melihat sekelilingnya. Ia menyadari satu orang lagi telah menghilang.


“hahaha kenapa ? kau mencari temanku ? percuma, dia pergi untuk menangkap target kami. Sudahlah, lebih baik kita bersenang-senang”


Sebuah lingkaran sihir muncul dibawah kaki Tsar. Energi sihir meluap-luap disekitar tubuhnya, lalu dalam sekejap energi itu langsung menghilang terserap ke dalam dirinya.


“Éclaboussure de phrase (Percikan Phrasa)”


Tsar merapalkan mantera yang mengaktifkan sihir phrase miliknya. Phrase ledakan,  ia dapat membuat ledakan di manapun yang ia inginkan. Setelah merapal phrasenya Tsar langsung menyerang jade dengan sebuah ledakan yang muncul di bawah kaki Jade.


Duarr!


Duarr!


“HAHAHA ayo keluarkan sihir phrase milikmu kita saling menghancurkan satu sama lain!”


Jade berhasil menghindari serangan ledakan Tsar dengan menggunakan sihir terbang miliknya ia berencana untuk pergi meninggalkan Tsar untuk menyelamatkan Latte dan Eliza.


Sayangnya itu sulit, sihir ledakan Tsar selalu menghalangi Jade untuk pergi. Tsar langsung memunculkan ledakan di udara dan membuat Jade terjatuh. Rencananya untuk menahan Mist dan Tsar gagal, bahkan kini ia yang ditahan oleh Tsar.


“Kau itu benar-benar merepotkan ya. Aku tidak punya banyak energi untuk bermain denganmu”


“Hah ? apa maksudmu ? Energi apa ? kau bahkan belum mengeluarkan sihir untuk menyerangku”


“kau saja yang tidak sadar kalau dari tadi aku sedang mempersiapkan beberapa sihir untukmu  alinea


443 Le Dragon de lair fait rage plus Alinea #445 La Rage du serpent de terre”


Jade mengeluarkan naga yang terbuat dari udara dan tanah lalu naga-naga itu menyerang ke arah Tsar.


“Lagi-lagi sihir kombinasi. Tapi sayang sekali sihir itu tidak akan bisa melukaiku. Rasakan ini!”


Tsar meledakan kedua naga itu dengan sihir phrasenya. Kepulan asap dari ledakan Tsar membuat celah bagi Jade untuk melancarkan serangan berikutnya. Sihir berikutnya yang jade keluarkan adalah hujan yang keluar dari tanah dan langit. Ia menggabungkan beberapa sihir grimoire untuk membentuk serangan tersebut.


Tsar yang telat menyadari serangan dari Jade, terkena tetesan-tetesan hujan yang sangat deras dari dua arah berlawanan. Membuatnya basah kuyup sekaligus kesakitan.


“Sial kau hebat juga untuk membuat beberapa kombinasi hanya dari sihir grimoire. Kali ini aku akan serius


menghancurkanmu”


“Sudahlah kau tidak perlu bersusah payah lagi, cukup menyerah dan berhenti mengejar mereka lalu kita bisa pergi minum kopi bersama”


Tetesan-tetesan air yang mengguyur Tsar tiba-tiba meledak seperti kembang api sebelum menyentuh tubuhnya.


Iamengeluarkan sihir pelindung di sekeliling tubuhnya agar sihir dari Jade tidak mengenainya. Sadar kalau lawannya tidak bisa dilawan hanya menggunakan sihir ledakan biasa, Tsar bersiap mengeluarkan sihir ledakan yang lebih kuat.


“PARADE BOMBA!!!”


BOOM BOOOM BOOM


Ledakan beruntun menyerang dari segala sisi. Setiap Jade menghindar, ledakan itu akan mengikutinya. Ia menggunakan sihir teleportasi instantnya tetapi tidak berguna karena ledakan itu tetap mengikuti Jade.


Ledakan itu semakin cepat dengan daya hancur yang mematikan. Ketika Jade mencoba untuk terbang, ledakan itu menghalanginya. Dalam keadaan tersudut Jade memutuskan untuk menggunakan sihir phrasenya.


“De Histoire De Phrase…”


.


.


.


.


Sementara itu di tempat yang lain.


Mist berhasil mengejar Latte. Rute kabur Latte dan Eliza ditutupi oleh kabut tebal sehingga mereka tidak bisa melewatinya. Kabut itu bukanlah kabut biasa karena kerasnya sama seperti dinding baja yang tebal. Latte menyerangnya menggunakan sihir bola apinya tetapi dinding kabut itu tidak hancur.


“Sihirku tidak berhasil, ini bukan sihir dari grimoire. Ini sihir phrase”


Eliza yang berlindung dibelakang Latte bertanya sebenarnya apa itu sihir phrase. Karena sebelumnya ia hanya di


beritahukan oleh kakaknya sihir-sihir yang ada di grimoire saja.


“Phrase ?”


“itu sihir unik yang dimiliki oleh para penyihir murni, seorang anak yang dilahirkan menjadi seorang penyihir murni di dalam dirinya tertanam sebuah stigma gabungan antara ayah dan ibunya lalu membuat stigma baru yang unik. Stigma itulah yang menjadi sumber sihir mereka yang disebut phrase. Dan mereka yang berstigma memiliki kapasitas mana yang banyak.”


targetnya kini sudah tertangkap dan tidak akan bisa kabur lagi.


“wah wah kau pintar sekali menjelaskan sesuatu ya, mungkin jika kau tertarik kau


bisa bergabung dengan agensi kami ? namamu Latte kan ?”


“Apa yang kau inginkan dari Eliza ?”


“Tidak ada kami hanya ingin meminjam dia sebentar untuk membuat kakaknya datang pada kami lalu membayar hutanya, itu saja.”


“Jangan gila, anak ini tidak ada urusannya dengan masalah kalian. River pergi karena alasan tertentu, ia bukan orang yang meninggalkan tanggung jawabnya. Sebab aku mengenalnya sejak di akademi sihir.”


“Aku tidak peduli dengan kisah nostalgia kalian, yang jelas ketua kami memerintahkan kami untuk membawa anak itu. Apapun alasannya River sudah keluar dari agensi kami secara sepihak, dan itu membuat ketua kami geram.”


Latte berbicara dengan Eliza dengan suara pelan, ia berencana untuk membuat sebuah sihir pelindung. Sementara itu ia akan coba untuk menghadapi Mist.


“Alinea #273 Escudo de messa redonda. Dengar aku Eliza, jangan sampai keluar dari lingkaran ini ya. Aku akan mencoba untuk menahannya sampai Jade kembali.”


“Tapi kak, orang itu juga penyihir murni kan ? ”


“Tenang saja, aku salah satu murid unggulan di akademi.”


Kalung yang dipakai oleh Latte bersinar lalu berubah menjadi bola crystal berwarna merah, orb. Orb itu melayang disamping Latte bersinar lebih terang. Ia siap untuk melancarkan serangan sihir kepada Mist. Namun  Mist hanya berdiri santai dengan wajah tersenyum.


“Wah wah sebuah sebuah orb ternyata kau bukan penyihir murni. Namamu Latte kan ? Latte kau tidak memiliki kesempatan menang sedikitpun, bukannya lebih gampang untukmu menyerahkan anak itu padaku?”


“Kau ini tidak bisa diberitahu satu kali ya. Aku tidak akan membiarkan kau mengambil adik dari temanku. Alinea #101 dragon de fuego del Cielo.”


Kobaran api membentuk seekor naga lalu melesat dan menyerang Mist. Ia tidak menghindar sejengkalpun. Seolah ada dinding penghalang yang melindungi Mist, naga api itu hancur satu meter sebelum mengenainya.


Latte melancarkan serangan berikutnya. Kini serangannya datang dari atas. Tetesan-tetesan


hujan api turun dari langit menghujani Mist. Tetapi sayang, serangan itu pun


tidak bisa menyentuh Mist. Serangan itu terhalang oleh dinding yang tak kasat mata.


“Sudah kubilang kau tidak memiliki peluang menang melawanku, perbedaan antara penyihir


murni dan bukan sangatlah jauh. Bahkan sihir grimoire yang kau bisa keluarkan pun terbatas bukan ? bagaimana kau bisa melawanku ?”


“Aku sudah bosan mendengar tentang perbandingan penyihir murni dan yang bukan. Aku


tahu sihir yang aku bisa keluarkan sebagai manusia terbatas, tapi aku tidak akan menyerah hanya karena perbedaan konyol seperti itu. Semangatku jauh lebih tinggi daripada sekedar masalah darah murni dan bukan. Alinea #289 Char de pieree  plus alinea #287 Train du vet!!!”


Pijakan tanah dibawah Mist bergerak ke atas dengan cepat. Tanah yang bergerak ke atas itu seketika berhenti tetapi ia tidak menduga serangan yang datang dari arah belakang. Hembusan angin kencang mendorong Mist terjatuh dari pijakan tanah.


WUUUUUSHH!!!


“Sial!”


Mist menoleh ke arah Latte setelah menghentikan hembusan angin itu. Tetapi terlambat,


sebuah bogem dilayangkan ke arah wajah Mist. Latte melihat celah pertahanan dari Mist yang terbuka, ia berlari dan memukul Mist tepat diwajahnya.


BUKK!!


Mist terpental oleh pukulan Latte. Ia melihat Latte dengan tatapan kesal, merasa dirinya telah berhasil dibodohi oleh seorang penyihir yang tidak murni. Mist bersiap membalas serangan dari Latte. Ia memadatkan sejumlah udara menyerupai tombak lalu tombak itu ia lemparkan ke arah Latte.


Latte berhasil mengindar. Mist melemparkan tombak-tombak udara itu secara membabi buta. Sebagian dari tombak itu hampir mengenai Eliza tetapi pelindung yang dibuat oleh Latte berhasil menahan serangan itu.


“Ka Latte!!!!”


“Tetap di lingkaran!! jangan sampai keluar!!”


Tiba-tiba dari belakang Eliza sudah muncul sosok Mist yang siap menyerang Eliza.


"bagaimana bisa dia disana."


Latte mencoba untuk menggunakan sihir teleport untuk menghalaunya tetapi manteranya batal karena ia terkena salah satu dari tombak angin. Mist menghancurkan pelindung sihir Latte menggunakan phrase ­pengerasannya.


"Nah adik kecil mari kita jalan-jalan"


"Ti-"


Dengan cepat ia pukul leher belakang Eliza. Sehingga membuat Eliza pingsan.