
Jade tiba di sebuah bangunan yang cukup besar. Di area taman belakang mansion. Ia diantar oleh salah satu pelayan dari tuan Geld yang bernama Derek. Setelah mengantar Jade di depan gudang penyimpanan, Derek langsung pergi menggunakan sebuah buggy car mini. Tanpa mengatakan sepatah kata pun, ia langsung meninggalkan Jade sendirian.
Tatapan Jade tidak bisa lepas dari tinggi bangunan itu. Jika dari tingginya, gudang ini bahkan melebihi tinggi dari mansion utama Tuan Geld. Setiap sisi bangunannya dilapisi oleh batu bata berwarna merah scarlet. Di beberapa bagian tempat, terdapat batu yang terkelupas, beserta lumut-lumut yang menempel, menandakan bahwa tempat ini sudah cukup lama berdiri.
Dari luar gedung, Jade merasakan aura yang cukup pekat. Nampak jelas sekali bahwa fiend itu ada di dalam gudang ini. Tidak ada yang perlu di khawatirkan untuk membasmi fiend tersebut. Jade telah berulang kali bertarung dengan fiend yang memiliki aura yang lebih kuat.
Sebelumnya, Derek telah memberikan kunci agar Jade dapat membuka gembok gudang itu. Perlahan-lahan Jade membuka pintu yang di gembok. Suara karat pada engsel pintu yang saling bergesekan terdengar. Debu dan sarang laba-laba berjatuhan ketika pintu terbuka. Pintu hanya terbuka sepertiganya, Jade masuk ke dalam ruangan yang gelap dan lembap.
Tidak ada cahaya sama sekali, satu-satunya penerangan hanya dari arah pintu yang terbuka. Ketika Jade sudah ada di dalam, pintu itu langsung tertutup secara otomatis. Ruangan yang gelap tiba-tiba berubah menjadi terang, sorotan cahaya lampu dari atas langsung menerangi seluruh sisi ruangan. Kedatangan Jade ke dalam gudang itu, seolah telah ditunggu oleh sang pemilik.
Di dalam ruangan itu suasananya sangat hening, hanya terdengar beberapa suara dari serangga dan binatang kecil yang seolah mereka ingin memberi tahu Jade agar ini bukanlah tempat yang aman. Terdengar gerungan suara mesin dari sudut-sudut ruangan. Magic diffuser, mereka memasang alat penghilang sihir grimoire di gudang ini juga. Pengaktifan magic diffuser di ruangan ini menggunakan sistem otomatis yang menghubungkannya dengan pitu gudang. Sehingga siapapun yang masuk ke dalam gudang penyimpanan, tidak akan dapat menggunakan sihir mereka.
“Apa ini? Magic diffuser? Jadi begitu, sepertinya aku mulai mengerti” Jade telah paham dengan kondisinya sekarang. Ia sengaja dijebak, agar ia menghadapi fiend tanpa bisa melawan balik. Mesin magic diffuser yang menyala sudah membuktikan bahwa ia sekarang sedang dijebak oleh pemilik gudang ini, dan orang itu tidak lain dan tidak bukan adalah tuan Geld.
“Oi…Ada orang kah?” Jade berteriak sambil menghela napas, lalu ia meneruskan kalimatnya ,”cepatlah keluar aku tidak punya banyak waktu untuk bermain petak umpet”
Whuuush! Beberapa tombak hitam melesat ke arah Jade. Tombak-tombak itu berasal dari atap bagian kanan. Dengan gesit, Jade menghindari tombak-tombak itu. Jade melompat ke arah kiri lalu kakinya menghentakan lantai dan melesat ke belakang.
Ia berhasil menghindari semua tombak-tombak itu. Namun ketika Jade hendak mengatur napasnya, tombak-tombak itu kembali melesat ke arah Jade. Kali ini tombak itu datang dari arah belakang Jade. Jade melompat ke udara dengan gerakan 360 derajat ke arah belakang. Sayangnya, ia mendarat dengan pijakan yang tidak sempurna. Membuatnya harus terkena serangan tombak yang datang dari arah depan.
Jade mengalami luka goresan di lengan kirinya. Luka yang tidak terlalu dalam, tetapi cukup menyakitkan. Jade bersiap untuk serangan berikutnya, ia memasang kuda-kuda lebih siaga dari sebelumnya. Fiend itu masih belum menampakkan diri. Jade mencoba untuk melebarkan aura zonenya, tapi sayangnya pelebaran aura Jade terhalang oleh alat magic diffuser.
“Alat itu benar-benar merepotkan” Ucap Jade yang mulai kesal dengan magic diffuser. “Sepertinya aku harus menghancurkan alat itu dulu”
Jade melompat ke berbagai arah untuk menghindari serangan tombak tersebut. Tapi naasnya, jumlah tombak yang menyerang Jade sangatlah banyak. Ketika Jade menghindari satu tombak maka tombak yang lain sudah siap menancap pada tubuh Jade.
Ia tidak dapat menggunakan mananya, aliran sihirnya tertahan di dalam tubuhnya karena magic diffuser. Jade hanya mengandalkan reflek dari tubuhnya, kedua matanya berusaha sebisa mungkin untuk menangkap semua tombak yang berjatuhan.
Tidak semua tombak yang menyerang Jade dapat ia hindari dengan sempurna. Beberapa tombak berhasil merobek kulit Jade. Ia tidak terlalu mempermasalahkan luka yang ia dapat, selama luka itu tidak mengenai organ vital.
Tombak-tombak itu belum berhenti menyerang Jade. Sedangkan stamina Jade sudah mulai pada ambang batasnya, jika ia tidak melakukan sesuatu, maka nyawanyalah yang akan terancam. Dalam situasi yang sangat berbahaya, ia mencoba untuk tetap tenang. Mencoba untuk keluar dari situasi yang sangat berbahaya sekarang.
Tanpa bisa menggunakan sihir dari grimoire, mengalahkan fiend dengan tingkat maduro keatas itu bukanlah hal yang mudah. Dalam kondisi seperti ini, hanya Latte yang dapat bertarung karena sihir dari medium sihir tetap dapat keluar walau terdapat magic diffuser.
“Sial!”
Brukk!! Jade terjatuh, serangan tombak membombardir tubuh Jade yang tersungkur dilantai. Puluhan tombak menyerang Jade, tanpa henti. Satu demi satu tombak itu menghantam lantai yang membuat kepulan asap yang sangat tebal.
Setelah satu menit lamanya, serangan hujan tombak tersebut berhenti. Menyisakan keheningan dalam pengap ruangan yang gelap. Dari atap bangunan muncul sebuah lingkaran berwarna hitam dengan corak berwarna hijau. Dari lingkaran itu sosok hitam turun dan terjatuh ke lantai dengan pose yang elegan.
Sosok hitam itu muncul dengan kepala berbentuk tengkorak rusa lengkap dengan tanduknya. Matanya bersinar hijau parrot dengan pupil berwarna merah scarlet. Tubuhnya setinggi orang dewasa, ia menggunakan pakaian ala prajurit dari negeri Qingyan. Ia memegang sebuah tombak besar dan tinggi, bahkan tinggi tombak itu melebihi dari tinggi tubuhnya.
Ia berjalan secara perlahan menuju titik pusat serangan dari tombaknya. Ia berencana untuk memakan tubuh Jade yang sudah sekarat. Menghisap seluruh jiwanya tanpa sisa dan membuatnya lebih kuat. Fiend yang berhasil menghisap jiwa penyihir murni dapat meningkatkan kekuatannya sampai 5 kali lipat. Bahkan di berbagai kasus, terdapat fiend yang dapat berevolusi menjadi tingkat yang lebih tinggi hanya dari mengonsumsi satu penyihir murni. Mana yang tersimpan di dalam tubuh penyihir sangat berpengaruh untuk seberapa besar kekuatan yang akan diperoleh oleh fiend. Jika fiend itu berhasil menghisap jiwa dari Jade, yang memiliki jumlah mana yang sangat banyak maka ia dapat memiliki kekuatan yang berkali-kali lipat.