Isekai [My Game Character'S Body Brings Me Back To Life]

Isekai [My Game Character'S Body Brings Me Back To Life]
Sebuah kastil misterius



50 tahun yang lalu sebelum Rei datang ke dunia lain.


Di sebuah hutan yang terlihat rusak. karena tanah di daerah tersebut mengandung racun, sehingga hutan yang ada di sekitar tampak seperti lembah beracun. Di ujung hutan tersebut, terdapat sebuah kastil yang sangat besar. Dengan Dibawah sinar bulan, menampilkan kan kemegahan dan tampilan intimidasi yang berasal dari kastil tersebut.



Di dalam kastil tersebut terdapat seorang manusia serigala yang sedang berjalan di lorong. Dengan memakai armor hitam nya, yang hampir menutupi seluruh tubuh nya yang terlihat ramping dan juga berotot. Dengan ditemani dua sosok manusia serigala yang berada di belakang nya, akhirnya kelompok tersebut mencapai ke sebuah pintu kembar.


Di pintu tersebut, terukir sebuah malaikat yang sedang berlutut di hadapan seseorang. Dengan di lapisi emas dan permata, membuat pintu kembar tersebut terlihat mewah.


"Aku akan membuka pintu nya, jadi kalian berjagalah di samping pintu ini "


"Baik, ketua" Ujar dua orang di belakang, sambil membungkuk.


Sebelum membuka pintu, pria yang disebut ketua itu mengetuk pintu yang ada di depan nya. Setelah mengetuk, terdapat suara yang menyuruh nya masuk. Sang ketua membuka perlahan pintu tersebut. Terlihat ruangan mewah, dengan interior yang ditata dengan baik, membuat kesan yang luar biasa bagi setiap orang yang memasuki ruangan tersebut.


Sang ketua berjalan perlahan memasuki ruangan, setelah mendapat posisi yang pas, Sang ketua berlutut. Didepan nya terdapat sebuah meja yang hampir di penuhi dekomen, duduk diatas meja tersebut, terdapat sosok pria muda Berkacamata, Yang berkisar 17 tahun dengan rambut coklat kemerahan dan mata biru langit. Di belakang nya terdapat sepasang sayap putih Bersih, dengan sebuah sabit emas yang di silangkan di depan tubuh nya yang ramping. Menberikan kesan agung.



"Sebutkan kepentingan mu, ketua kuroi sen"


"Baik"


"Saya ingin melaporkan, pencarian terhadap paduka di wilayah selatan, tidak membuahkan hasil. "


"Lagi? " Sosok itu mengerutkan kening dan menatap tajam manusia serigala tersebut


"Apakah kau mencari beliau dengan benar? "


Saat itu, Sang ketua merasakan hawa dingin yang berasal dari orang di depan nya.


"Sa,saya bersumpah atas raja ku, bahwa saya mencari beliau dengan sungguh-sungguh"


"Jadi begitu"


"Baiklah, lanjutkan penyelidikanmu di wilayah selatan, sampai mendapat perintah selanjutnya dari ku"


"Baik,tuan Rafael " Sang ketua keluar ruangan dengan perlahan, setelah pintu tertutup, Rafael menghela nafas berat.


"Hah, sebenarnya kemana perginya dirimu, tuanku" Dengan ekpresi sedih.


"Sepertinya aku harus bertemu dengan lucas"


Rafael meninggal kan kamar nya dan menuju menara yang berada di samping kastil, saat menuju menara, Rafael bertemu dengan para pelayan yang sedang membersihkan lorong.


Mengetahui kehadiran Rafael, para pelayan segera menghentikan pekerjaan nya dan membungkuk.


Sesampai nya di menara, Rafael disambut dengan prajurit yang sedang berlatih. Prajurit tersebut dari berbagai ras, seperti demon, beastman, elf dan werewolf.


Dengan kedatangan Rafael, semua Prajurit membungkuk. Tiba lah Rafael di suatu kamar, sebelum masuk, Rafael mengetuk pintu.


[Tok, tok]


"Masuk"


Rafael mulai membuka pintu, dan terlihatlah sosok pria sekitar berumur 40 tahun. Dengan jenggot merah tipis dan badan nya berotot, membuat hawa kehadiran nya sulit untuk dialihkan.


Rafael memulai percakapan.


"Lama tidak bertemu lucas"


"Kau juga, Rafael"


"Jadi, apa yang kau butuhkan dari ku Rafael"


"Aku ingin membicarakan tentang pasukan kuroi sen yang dikirim untuk menyelidiki wilayah selatan"


"Jadi, bagaimana hasil nya " Ujar lucas dengan wajah serius. Dengan pertanyaan lucas, Rafael hanya menggelengkan kepala dengan sedih.


"Begitu ya"


"Aku kesini untuk memberitahumu, bahwa nanti aku akan ngadakan rapat. "


"Yang dihadiri oleh para ketuju king guardian dan.......duta besar kerajaan lizardman"


"Kenapa orang itu harus hadir? "


"Hahh... Mau gimana lagi, meskipun sikap kerajaan itu seperti menjadikan kita penjaga nya ,tapi kerajaan itu telah memberikan bantuan makanan pokok selama 10 tahun terakhir "


"Jadi kita tidak bisa sembarangan mengabaikan nya dan tidak mengikuti sertakan nya"


"Hahh... Itu benar ,dan juga ruang harta kastil ini juga tidak bisa di buka oleh kita, selain tuan kita"


"Jika pintu ruang harta terbuka, kita tidak perlu menerima bantuan dari bajingan itu dan menerima syaratnya, yang menyuruh kita untuk di jadi kan alat untuk menekan negara di sekitarnya. " lucas pun terdian dengan ucapan Rafael. Suasana ruangan tiba-tiba menjadi berat, setelah keheningan beberapa detik. Lucas lah yang mencoba untuk mengubah topik pembicaraan.


"Rafael"


"Hm, apa? "


"Ini hanya rasa penasaran ku saja, apa kau pernah keruang harta? "


"Tidak, aku bahkan belum pernah melihat nya"


"Bahkan kau yang seorang tangan kanan beliau dan selalu berada di samping beliau"


"Iya, waktu itu, aku hanya di perintahkan untuk menjaga ruang tahta bersama Veronica"


Lucas hanya menunjukkan sedikit keterkejutan. Karna berpikir, Rafael dan Veronica lah yang selalu bersama tuan nya.


"Be, begitu ya"


"Oh ya, apakau dapat memperhitungkan seberapa besar harta yang dimiliki tuan kita. "


"Jujur saja, aku tidak pernah bisa memperkirakan nya"


"Kau yang disebut sebut paling jenius diantara para bawahan beliau, tidak bisa memperkirakan nya. "


"Tentu saja. apa kau tidak lihat, seberapa besar dan mewah nya kastil ini "


"Yang hampir setiap interiornya terbuat dari logam mulia dan permata "


"Yah, itu benar juga si"


"Waktu itu, aku pernah mencoba ke ruang harta, pintu ruangan itu sangat besar dan kuat."


"Bahkan, mungkin dengan kekuatan ku akan sulit untuk menggores nya"


"Jadi begitu, jadi ruangan itu memang dijaga sangat baik"


"Dan juga, ada kemungkinan sabit ku ini pernah berada di dalam ruangan tersebut"


"Hmmm.... Begitu ya"


"Baiklah, waktuku tidak banyak. Aku ingin kau menyuruh anak buah mu untuk memanggil guardiaan lain nya"


"Juga, tidak usah ke ruangan Veronica"


"Kenapa? "


"Karna aku sendiri yang akan menemuinya "


"Kalau kau menyuruh anak buah mu, kemungkinan tidak akan di tanggapi"


"Karna semenjak hilang nya beliau, dia hampir tidak pernah keluar kamar nya"


"Baiklah kalau begitu "


"Pertemuan dimulai 4jam lagi "


"Jadi sampai jumpa lagi"


"Ya"


Setelah Rafael keluar dari ruangan, lucas memanggil seseorang yang berada di luar ruangan.


"Sin"


Seseorang yang berpakaian serba hitam segera menuju kearah Lucas dan berlutut.


"Apakah ada yang bisa saya kerjakan tuan Lucas "


"Beritahu yang lain nya, untuk beritahukan kepada seluruh king guardian untuk datang ke pertemuan yang diadakan 4jam lagi"


"Kecuali Rafael dan Queen nightmare"


"Siap laksanakan" Dan sosok itu menghilang dari hadapan Lucas.


lucas melihat dokumen di depannya, sambil tenggelam dalam pikirannya tentang penciptanya.


( jika kalian suka, jangan lupa like dan berikan dukungan kalian supaya cerita dapat berkembang)