![Isekai [My Game Character'S Body Brings Me Back To Life]](https://pub-2e531bea8d9e487cb3404fa20db89ccb.r2.dev/isekai--my-game-character-s-body-brings-me-back-to-life-.webp)
saat ini, Rei dalam situasi yang membingungkan. sesaat, Rei hanya berdiam diri di tempat.
[kenapa tiba-tiba aku berevolusi, tunggulah sampai aku menyelesaikan ini dan mencari tempat yang sepi. ]
[hahhh, gak bisa di tolong]
[oh iya penampilan ku? ]Rei memastikan tubuh baru nya.
[safe.. aku masih memakai topeng] Rei memegang salah satu sayap nya.
[tapi.. sayap ini... sangat keren!! aku menyukai nya]
[tanduk ini juga.. benar benar layak nya seorang iblis]
[tunggu dulu, jika aku ke kota dengan penampilan begini? ]
[apakah aku akan di lempari baru? ehh menakutkan]
[semoga saja, sihir ilusi bekerja]
Rei akhirnya menyadari bahwa pedangnya telah berubah.
[ohhh..apakah pedang juga bisa berevolusi?. apakah karna aku saat itu sedang memegang pedang?]
[aku simpan pikiran itu nanti... untuk sekarang]
[aku harus mengurus monster itu dulu]
para monster masih fokus untuk menghancurkan penghalang Rei.
[benar-benar seperti boneka]
[jika aku memakai salah satu sihir penghancur milik ku di dekat kota, pasti penghalang ku tidak akan kuat menahan serangan ku]
[andai aku bisa membawanya ke dekatku]
saat itu Rei mengingat salah satu sihir yang dapat menghentikan pergerakan lawan.
[Ada sihir yang hanya bisa di dapat kan saat kau menyentuh ras demon king, itu adalah sihir pengikat tingkat tinggi. mampu membuat musuh tidak bisa menggunakan sihir nya. ]
[sihir yang hanya bisa di pakai 1 hari 3 kali ]
(Hell Flame Binding Magic Circle)
setelah Rei mengucapkan mantra nya, sebuah Rantai besar yang di kelilingi api hitam mengikat gerombolan monster.
(Arrrggghhh) monster yang terkena api hitam dari rantai itu mulai meleleh. Rei terkejut, melihat efek yang ditimbulkan oleh sihir nya.
"uwahh!!. lemah banget"
"padahal aku hanya berniat menahannya"
"aku seperti melawan monster yang ada di tutorial"
"lebih baik aku akhiri ini dengan cepat"
"1-2-3 tarikkk, hiiyaaa" REI mulai menarik rantai besar yang ada di tangan nya. dan itu menyebabkan monster yang telah terikat dengan Rantai hancur berkeping-keping. membuat pemandangan yang ada di sekitar jeratan Rantai menjadi pemandangan mimpi buruk bagi yang melihat nya.
(splattt, splattt) suara yang di hasilkan membuat telinga terus terngiang-ngiang. meskipun di sekitar keadaan nya gelap, tapi para petualang masih bisa melihat berkat rantai yang mengikat monster dilapisi dengan api hitam.
benar saja, muka petualang dan penduduk kota langsung berubah menjadi biru dengan ekspresi sangat buruk. salah satu petualang sudah ada yang pingsan dan muntah di tempat.
monster yang tersisa telah musnah dengan keadaan mayat tidak ada yang utuh. Sepanjang jalan menuju masuk kota, dikelilingi oleh mayat monster yang sudah berwarna hitam dan terpotong-potong.
"sudah selesai ya"
"sebaiknya aku segera menemui lili, aku tidak ingin membuat nya khawatir"
(energy restriction) Setelah REI memberikan sihir kepada diri nya sendiri. aura yang mengelilingi nya hilang seketika, dan langit perlahan-lahan mulai terang dan kembali seperti semula. radius 300 meter dari tembok dikelilingi mayat dan darah.
REI mulai mengepakkan sayap nya dan terbang menjauh.
setelah warga kota melihat tidak ada yang tersisa dari monster. mereka bersorak dan bersyukur, ada juga yang bersujud dan berterima kasih kepada REI. meskipun para warga tidak tau siapa sosok pria itu, tapi pandangan mereka ke ras iblis meningkat pesat. ras iblis semakin di hormati oleh warga penduduk. karna sudah berjasa telah menyelamatkan kota itu dari ke hancuran.
setelah beberapa menit REI muncul mendatangi Jester dan Victor yang sedang asik berbincang. REI melihat para penduduk mulai berkumpul dan mendistribusikan sesuatu.
"Victor, Jester sedang apa kalian di sini? "
"ohh, tuan REI selamat datang dan juga aku sangat berterima kasih kepada tuan REI. yang telah menyelamatkan kota ini dari kehancuran. " ujar Victor dengan membukuk hormat.
"tidak usah membukuk segala, aku melakukan nya karna aku ingin"
"dan juga itu sangat menguntungkan untuk ku" ujar REI dengan senyuman bercanda.
"benar sekali perkataan tuan, nanti aku akan mempersiapkan biaya nya. "
"REI sayap mu? "
"ternyata benar kalian melihat nya"
"ya kami melihat semuanya pertempuran.. tidak, pembantaian yang sangat mengerikan. "
"hehe, aku terbawa suasana"
"awal nya aku ingin menghabisi nya dengan cepat, tapi ada yang ingin ku pasti kan saat melawan monster-monster itu. "
"ya, mungkin monster-monster itu di kendalikan oleh seseorang"
"apa!!!, tidak mungkin" jester berteriak kaget.
"berarti ada seseorang yang menginginkan kota ini hancur"
tanya Victor dengan sedikit gemetar. meskipun dari luar tidak keliatan, tapi Rei tau bahwa Victor terguncang.
"kemungkinan begitu" Setelah itu, Rei menceritakan semua yang dia alami saat dia melawan monster.
"begitu ya... sepertinya aku harus melaporkan ini ke paduka Raja"
"ya, benar sekali kita harus cepat melaporkan nya. "
"tapi apa kau tau, bagaimana caranya untuk mengendalikan monster dalam jumlah besar? "
" Ada sebuah rumor yang menyebar dari kalangan bangsawan, bahwa ada seorang pria yang mampu mengendalikan monster dengan pengorbanan "
"apa kau tau pengorbanan apa yang harus di lakukan"
"tidak, aku tidak tau sampai situ "
"tapi aku mendengar laporan , bahwa ada aktivitas mencurigakan dari sekte agama Terentia. katanya pihak itu sedang mencari demi human yang terbuang dari tempat tinggal, seperti budak "
[Agama Terentia?. siapa sebenarnya itu, jika pemikiran ku tentang tujuan mereka mencari demi human bernar ada nya. aku tidak bisa membiarkan itu terjadi]
[aku perlu bukti, apa benar mereka melakukan itu kepada demi human]
[akan ku simpan pikiran ini untuk nanti]
REI segera mengubah topik.
"ngomong-ngomong kemana Lili berada"
"oh nona Lili, dia sedang berada di kediaman ku dan bermain dengan anak ku"
"anak mu kau sudah menikah Victor?.. padahal kau terlihat masih muda. "
"aku sudah menikah tiga tahun lalu setelah menggantikan ayah ku menjadi penguasa kota ini. "
"aku menikahi salah satu putri seorang viscount "
"antarkan aku menemui adik ku"
"baiklah, lewat sini. "
REI diantar kan ke sebuah Mansion mewah, setelah berjalan sebentar akhirnya REI sampai ke tempat Lili berada.
(tok, tok)
"siapa? " terdengar suara yang imut dari kamar tersebut.
"ini papa Aira, apakah papa boleh masuk"
"papa" Aira berlari untuk membukakan pintu.
"papa.hehehe" Aira langsung memeluk ayah nya.
"Aira anak manis ku, apakah kau tidak nakal? "
"Aira sudah berjanji ke papa bahwa Aira tidak akan nakal lagi. " jawab Aira dengan lantang sambil mengangkat jari telunjuk nya yang manis.
"anak pintar" kemudian Victor mengelus Aira dengan lembut.
"hehehe" melihat Aira yang di elus kepalanya Lili mulai iri.
Rei sadar akan sikap yang di tunjukan Lili
"hm?, papa ini siapa? "
"ah papa lupa memperkenalkan nya"
"ini adalah tuan Rei, kakak dari nona Lili"
"eh, Lili mempunyai kakak? "
"iya ini kakak Lili"
"Lili kemarilah"
"baik kak" Lili berjalan ke arah Rei.
"ada apa kak? " segera Rei memeluk Lili dan mengelus kepalanya.
"ehh, kakak? " Lili berteriak dengan malu-malu.
"ini hadiah, karna Lili sudah menjadi adik yang baik"
" ya, terimakasih kak"
"hehehe"