![Isekai [My Game Character'S Body Brings Me Back To Life]](https://pub-2e531bea8d9e487cb3404fa20db89ccb.r2.dev/isekai--my-game-character-s-body-brings-me-back-to-life-.webp)
(Seven gates of the world)
Kemudian. muncul lah lingkaran sihir yang sangat besar di bawah Rei. Sihir itu membentuk setengah lingkaran transparan. Yang menutupi kota, dengan dinding transparan berlapis 7. Yang mampu menahan dampak ledakan atau serangan langsung.
[Meskipun magic defend ku tidak sekuat Renold, tapi seperti nya ini sudah cukup untuk menahan dampak dari sihir ku]
Di sisi lain.
"Jester"
"Tuan Victor?"
"Bagaimana? "
"Sepertinya dia ingin segera mengakhiri nya"
"Benar-benar sihir yang tidak masuk akal"
"Benar sekali, aku belum pernah melihat lingkaran sihir sebesar itu" Ujar jester sambil melihat Rei yang sedang di langit.
Berbeda dengan kedua orang itu. Reaksi penduduk cukup heboh, melihat kota mereka yang terhalang oleh dinding transparan.
Setelah membuat penghalang untuk melindungi kota. Rei terbang lagi menuju gerombolan monster. Sekarang Rei terbang di atas lautan monster.
"Pergerakan untuk monster tidak punya akal cukup teratur"
"Seperti di kendalikan oleh seuatu" Saat Rei lebih memperhatikan monster itu, terdapat kejanggalan bahwa setiap monster yang disini semua nya mempunyai mata merah menyala.
"Jika memang ini dikendalikan seseorang, aku harus berhati-hati dengan nya. "
"Di dalam game, menggendalikan monster membutuhkan kekuatan atau.. Pengorbanan. "
"Seperti HP atau exp"
"Jika seseorang tidak mempunyai HP yang cukup, maka saat itu juga dia akan mati"
"Penduduk dunia ini rata-rata berlevel puluhan dan tidak mempunyai HP yang tinggi"
"Pasti ada metode lain yang bisa mengendalikan monster... Tapi, apa itu? "
"Jika kata pengorbanan menjadi pemicu utama. yang berarti..."
"Jiwa...Ya. jiwa mahluk hidup"
"Untuk sekarang aku ingin memastikan dlu "
( energy release) Rei melepas kan energy yang sudah dia batasi dengan sihir.
(Dummm) setelah melepaskan energy nya, energy itu memunculkan gelombang kejut kecil. Kemudian Rei mengeluarkan pedang nya.
Kali ini dia tidak mengisi pedang nya dengan energy. Rei terbang membekangi para monster yang sedang berusaha untuk menghancurkan penghalangan nya.
Rei terbang menjauh, untuk membuat pertarungan nya jauh dari kota.
"Sekarang, mari kita mulai"
"Demon magic aye: aktifkan" Rei mengaktifkan salah satu skill yang dia punya. Itu adalah skill yang membuat seseorang membawa ketakutan dan ancaman. Meskipun efek skill itu lebih lemah dari aura domination. Tidak menyebabkan instan death.
Mata Rei berubah merah keunguan. Seketika setengah dari kelompok monster itu berbalik untuk melihat Rei.
"Dugaan ku benar. Jika monster itu tidak mempunyai akal tapi insting, seharus nya mereka sudah lari pas aku mengaktifkan skill ku" Tidak lamakemudian, monster yang melihat Rei mulai berlari ke arah Rei.
"Setengah dari mereka mengarah ku setengah nya lagi tetap mencoba menghancurkan penghalangku"
Setelah monster itu dekat dengan Rei. monster itu segera mengelilingi Rei membentuk lingkaran. Setelah mengelilingi Rei monster tersebut mulai mengejek dan menertawakan Rei. Yang mereka pikir sudah tidak ada lagi tempat untuk kabur.
(Khak, khak, khak)
"Hahaha, jadi mereka berniat mengepung ku dan menyerang ku bersamaan"
"Sangat menarik"
"Mari kita lihat siapa yang akan menertawakan siapa"
Rei langsung diserang di bagian kepada belakang menggunakan cakar. Tapi Rei langsung menebas lengan nya.
(Akhhkkk) darah muncrat dari lengan monster tersebut.
"Berisik" (Slash) segera Rei menebas leher monster itu.
Seketika monster yang awal nya menertawakan Rei sekarang hening.
"Kenapa tidak mau menyerang? "
"Kalau begitu aku yang akan menyerang"
Rei melesat dan menebas monster dengan horizontal. Lima monster langsung terbelah menjadi dua.(Slash) (Ukhhh)
(Grouahhhh) melihat Rekan nya mati, para monster itu langsung menyerang Rei bersama sama.
Tapi...... (Slash, Slash, Slash) (aargghh, aargghh, aargghh)
Seketika, lapangan hijau dengan penuh rumput itu....Sekarang berubah menjadi hujan darah dan organ dalam monster.
Isi perut, tangan, kaki. Semua terbang dan berceceran di mana-mana. Tanah hijau berubah menjadi tanah dengan penuh potongan-potongan bagian tubuh.
Bau amis, dan warna merah pekat. Menyelimuti lingkungan sekitar.
"Hahaha, sangat menyenangkan"
" Bagaimana?, Sekarang siapa yang akan tertawa. "
"Beraninya kalian menertawakan ku bajingan"
"Akan ku buat kalian musnah"
Seketika monster yang menyerang Rei, sudah seperempat yang masih hidup.
"Kalau seperti ini terus rasanya akan tidak seru"
"Mari ganti cara bermain nya"
(Klontang!) Rei membuang pedang yang ada di tangan nya ke tanah.
(Black Root Source Death) Rei menyebutkan salah satu Sihir nya. Seketika tangan Rei, di selimuti energy hitam yang menyelimuti setiap jari nya, yang berbentuk seperti tombak.
Rei melesat dengan tangan nya. dan Rei menusuk dada monster tersebut dengan tangan nya yang sudah di beri sihir. Setelah menusuk monster tersebut, Rei menarik nya bersamaan dengan jantung monster tersebut.
Dan menghancurkannya.
Serangan datang dari belakang Rei, dan Rei hanya menahan serangan tersebut dengan tangan nya. Dan menghancurkannya.
Hingga monster itu tak tersisa.
"Hahaha, cuman segini? "
"Hahahaha" Rei tertawa dengan sangat mengerikan. Setelah berdiam diri di tempat, akhirnya Rei pilih dari nafsu membunuh nya.
"Hahhhhhh" (Brukk) Rei terjatuh dan duduk di lautan mayat dan darah.
"Aku terbawa suasana. Karma negatif dari Ras ku ini mulai menguasai tubuh ku." Rei berdiam sejenak sebelum melanjutkan perkataan nya.
"Sepertinya aku kehilangan rasa kemanusiaan ku dan bersikap layak nya seorang demon."
"Aku tidak punya penyesalan atau rasa bersalah , setelah melakukan semua ini. " Rei melihat sisa monster yang sedang menghancurkan penghalangnya.
"Hahhh, sisa nya disana ya? " Rei berdiri dan mengambil pedang nya yang dia jatuhkan di tanah. Pedang itu penuh dengan darah.
Rei mengayunkan pedang nya agar darah yang menempel hilang. Dan memasukan nya ke sarung.
(Celepak,celepak) Rei mulai berjalan di genangan darah. Setelah beberapa langkah, suara sistem tiba-tiba muncul di kepala Rei.
[Selamat, individu bernama Rei telah mencapai level dan syarat yang di tentukan untuk berevolusi]
"Suara ini?.. Jangan-jangan“
Tubuh Rei mulai bercahaya, berwana merah ke unguan. Dan cahaya tersebut membentuk sekumpulan Energi. Semakin lama energy itu semakin besar.
[Konfirmasi, pembentukan tubuh akan di mulai]
[Ras Demon peer >Demon King............. ]
[Selesai]
Langit mulai menjadi gelap, matahari mulai tenggelam. Dan bulan berwarna merah darah perlahan-lahan muncul di langit.
Seketika daerah sekitar berwarna merah akibat dari Pure blood moon dan energi Rei.
[Konfirmasi, pembentukan tubuh telah selesai. ]
[Selamat anda telah mendapat skill baru dan stat anda akan naik berlipat ganda]
Perlahan Cahaya yang mengelilingi Rei menghilang.
Dan terlihat lah sosok pria kurus dengan jubah compang camping, terdapat sayap hitam di punggung nya dengan diselimuti cahaya merah. Dan tanduk hitam di kepala yang mencuat keatas. Sambil memegang pedang hitam satu arah , dengan pola X berwarna ungu. Dan batu merah kecil yang terdapat di pegangan nya.
Warga kota berdiri diam dengan mulut terbuka saat melihat sosok itu. Setelah sadar dari keterkejutan , mereka bertanya siapa itu?.
"Woi apa itu? "
"Apa kah itu iblis? "
"Bukankah dia yang mendirikan penghalang di kota"
"Benar tidak salah lagi, dia juga menghabisi setengah kumpulan monster"
"Apakah kita di selamatkan oleh iblis? "
"Sepertinya begitu"
sedangkan di sisi Jester dan Victor.
"Tidak mungkin!! " kata Victor dengan terkejut.
"jester mungkinkah ini? "
"seperti nya begitu" (glup)
"dia mengalami yang namanya berevolusi"
"dia benar-benar akan menjadi sosok yang sangat mengerikan".