I Hate You, Brother

I Hate You, Brother
Bab 49



...~Happy Reading~...


Usai menghabiskan sarapan nya, Chyra segera beranjak dan bersiap untuk pergi kuliah. Walau sebenarnya, kaki nya masih sedikit sakit, lantaran kemarin saat dirinya olah raga bersama ayah nya terkilir.


Chyra memang sangat jarang berolah raga, terlebih kesehatan nya belum begitu baik. Maka tak heran jika baru berolah raga ia sudah membuat sebuah tragedi.


“Kamu yakin mau kuliah? Kaki kamu—“


“Iam fine Ayah,” Chyra tersenyum kepada ayah nya, “Lagian, Chyra Cuma ada satu kelas saja hari ini. Jadi gapapa.”


“Ayah akan mengantarkan mu,” ucap Antonio yang langsung di balas anggukan oleh Chyra.


Antonio yang sangat menyayangi Chyra, ia sangat ingin melihat anak nya bahagia bersama nya. Ia berusaha untuk memberikan yang terbaik untuk anak gadis nya.


Antonio juga banyak mencari info tentang bagaimana kehidupan Chyra sebelum nya. Dan cukup sedikit miris, ketika dirinya harus terjebak cinta tak di restui dengan kakak angkat nya sendiri.


Itulah yang menjadi salah satu alasan untuk Antonio membawa Chyra pergi dari keluarga Pranata. Antonio tidak ingin melihat anak nya kembali tersakiti dan harus hidup dalam kebimbangan.


Awal nya, baik Chyra maupun Antonio merasa canggung ketika Chyra harus memanggil Antonio dengan sebutan ayah. Pasal nya, Antonio masih sangat muda.


Jarak umur keduanya terpaut sembilan belas tahun, namun wajah Antonio masih terlihat begitu awet muda dan tidak terlihat seperti laki laki yang memiliki anak.


Bahkan, hingga kini Antonio juga belum memiliki istri apalagi anak selain Chyra. Maka tak heran jika keduanya merasa canggung. Dan tak jarang yang mengira bahwa Chyra dan Antonio adalah pasangan kekasih.


“Kenapa kamu tersenyum?” tanya Antonio mengerutkan dahinya ke arah Chyra yang tengah tersenyum menatap nya.


Gadis itu menggelengkan kepala nya masih dengan senyuman yang menghiasi wajah cantik nya, “Sekarang Chyra tahu,”


“Tau apa?” tanya Antonio lagi memotong perkataan dari Chyra.


“Chyra tahu, darimana Chyra mendapatkan wajah cantik dan imut seperti ini. Karena Chyra memiliki ayah yang begitu tampan seperti Ayah,” jawab Chyra terkekeh hingga membuat Antonio ikut tersenyum.


Wajah Arshen sangat mirip dengan daddy Aiden. Sedangkan Els sangat mirip dengan Mom Felly yang lembut dan teduh.


Boy adalah perpaduan wajah kedua orang tua nya. Sedangkan dirinya? Ia tidak tahu wajah siapa yang ia tiru. Hingga saat dirinya bertemu dengan ibu Jihan, yang memiliki hidung hampir mirip sepertinya, sedikit mancung ke dalam.


Dan matanya, kini ia menemukan mata itu di mata sang ayah kandung.


“Kenapa kamu begitu narsis hem?” Antonio yang begitu gemas dengan Chyra langsung mencubit hidung nya.


“Auuhhhh Ayah sakittt!” pekik Chyra langsung mengusap hidung nya sambil memanyunkan bibir dengan kesal.


“Sudahlah, cepat habiskan makanan kamu. Setelah itu kita ke kampus.”


“Siap Capt!” seru Chyra dengan penuh semangat dan segera menghabiskan makanan nya.


Antonio, laki laki itu terus mengamati bagaimana Chyra menghabiskan makanan nya. Gadis itu sangat ceria dan penuh dengan kegembiraan. Tidak perduli dengan bagaimana suasana hati nya.


Padahal, Antonio jelas tahu bagaimana perasaan Chyra saat ini. Hampir setiap malam, setiap Chyra tertidur, Antonio selalu masuk ke dalam kamar Chyra dengan diam diam.


Setiap Antonio hendak merapikan selimut yang di kenakan oleh Chyra, laki laki itu selalu menemukan sebuah bingkai foto keluarga Pranata di pelukan Chyra.


Dua tahun lebih, Chyra menghilang dan memutuskan untuk tidak berhubungan lagi dengan keluarga angkat nya.


Hanya, terkadang sesekali dirinya mencari tau tentang keadaan mereka secara diam diam. Selain itu, Antonio juga sering bertukar kabar dengan Arshen.


Antonio tahu, bahwa Chyra sangat merindukan keluarga angkat nya. Bahkan, tak jarang Antonio juga sering melihat Chyra mengusap mata nya saat sedang sendiri. Menandakan gadis itu tenga menangis karena memikirkan seseorang.


Entah orang tua angkat nya, atau justru kakak angkat nya yang ia cintai yang sedang Chyra pikirkan. Namun, sebisa mungkin Antonio berusaha mengalihkan kesedihan Chyra dengan mengajak nya bercerita atau pergi ke suatu tempat.


...~To be continue ......