
...~Happy Reading~...
“Baiklah, kalau begitu makanlah dulu sarapan kamu. Ayah akan menunggu di luar, cup!” Laki laki muda berparas tampan itu langsung beranjak dai tempat tidur setelah mengecup kening putri nya.
Ya, putri. Di umur nya yang baru menginjak tiga puluh enam tahun, laki laki itu sudah memiliki seorang putri remaja yang sudah duduk di bangku kuliah.
Putri yang sudah ia rawat selama dua tahun terakhir.
Bagaimana bisa?
Antonio Raichand, ayah kandung dari Chyra Pranata yang sudah memberikan kehidupan lagi untuk gadis itu. Antonio juga yang sudah menyelamatkan Chyra dari koma dan masa kritis nya.
Awal nya, semua orang tidak ada yang mempercayai bahwa Antonio adalah ayah kandung dari Chyra. Karena laki laki itu masih begitu muda, jika di sebut sebagai ayah untuk Chyra.
Sebenarnya, Antonio sendiri juga tidak menyangka bahwa dirinya sudah memliki seorang putri.
Akan tetapi, saat ia melihat keberadaan Jihan berada di rumah sakit dengan keadaan yang sangat memperihatinkan, akhirnya Antonio tersadar akan kesalahan nya di masa lalu.
Jarak umur Antonio dengan Jihan terpaut cukup jauh, yakni sepuluh tahun lebih. Keduanya melakukan hubungan terlarang, di saat kala itu Antonio yang masih duduk di bangku SMA.
Antonio yang sedang berlibur di Indonesia, dan pertama kali mencoba minuman keras yang di campur obat oleh teman teman nya, akhirnya mabuk dan berakhir melakukan One night stand bersama Jihan yang kala itu pernah bekerja sebagai pelayan Hotel.
Antonio yang kala itu masih sangat muda, tidak merasa bersalah sama sekali. Akan tetapi, ia tetap bertanggung jawab dengan memberikan sejumlah uang untuk Jihan.
Antonio juga tidak menyangka bahwa bila ternyata, hasil perbuatan nya kala itu bisa menghasilkan seorang anak.
Singkat cerita, beberapa tahun yang lalu, saat sudah menyelesaikan kuliah nya, Antonio kembali berlibur ke Indonesia. Laki laki itu bertemu dengan seorang gadis kecil yang membuat hatinya sedikit bergetar saat melihat nya.
Gadis itu tak lain dan tak bukan adalah Chyra, ia memutuskan untuk membantu Chyra dengan mendonorkan darah nya yang secara kebetulan memang sama.
Namun, setiap ia menatap wajah mungil gadis kecil itu, hatinya selalu bergetar. Ada suatu rasa yang berbeda dalam hati nya yang sangat sulit untuk di ungkapkan.
Dan beberapa waktu yang lalu, saat Antonio kembali melakukan perjalanan bisnis ke Indonesia. Ia kembali di pertemukan dengan Chyra yang terluka. Ketika ia melihat keberadaan Jihan, ia kembali teringat akan perbuatan nya.
Dan di sana lah Antonio memutuskan untuk melakukan tes DNA. Ia memberikan pilihan kepada keluarga Pranata. Bahwa ia akan mendonorkan darah untuk Chyra, akan tetapi gadis itu harus ikut dengan nya.
“Bisa kamu melakukan itu kepada anak kamu sendiri!” seru ibu Jihan menatap marah kepada Antonio.
“Justru karena dia anak ku, aku yang akan menjaga dan merawat nya!” balas Antonio membalas tatapan Jihan dengan begitu dingin.
“Tapi itu sama saja kamu merusak kebahagiaan dia!”
“Merusak? Apakah kamu yakin? Bagaimana jika ternyata, bersama ku justru dia akan bahagia?” ucap Antonio dengan tersenyum sinis ke arah Jihan, “Seharusnya kamu mencari ku saat itu, bukan justru malah memberikan nya kepada orang lain.”
Ya, Antonio marah kepada Jihan karena tidak pernah memberitahu akan kehamilan nya. Padahal, kala itu, Antonio memberikan sejumlah uang dan nomor ponsel di dalam amplop kepada Jihan.
Namun, siapa sangka bahwa ternyata hingga kini amplop itu masih tertutup dan belum di buka oleh Jihan.
Sementara Jihan yang memang sudah bersuami dan memiliki anak, ia sedang merantau jauh kemudian hami.
Tentu saja ia sangat takut dan juga panik, maka dari itu ia berusaha menyembunyikan kehamilan nya dan melahirkan nya sendiri tanpa keluarga nya tahu.
Walau pada akhirnya suami Jihan mengetahui nya dan menyayangkan sikap yang di lakukan oleh istrinya. Tapi kembali lagi kepada Takdir, bahwa Chyra memang terlahir untuk keluarga Pranata.
...~To be continue ......