
Tak butuh waktu lama pak selamet sudah pulang kerumahnya , kenzo dan kesya masih ada disana
“ bapak kok tumpen jam segini udah pulang” tanya lastri saat melihat suaminya
“ tadi ada yang borong dagangan pabak” ucap pak selamet , kemudian duduk berkumpul dengan mereka ,
“ ada yang ingin saya bicarakan tuan selamet adi kusumo” ujar kenzo , dengan tatapan dingin pada pria dan wanita paruh baya itu yang kini terlihat pucat pasi saay dirinya menyebut nama itu “ golden ..” belum sempat kenzo melanjutkan ucapannya pria tua itu sudah menyela ucapannya
“ fitri ini uang buat kamu , katanya kamu mau beli buku bukan , cepat mumpung bapak nemu rejeki nomplok” perintah selamet pada putrinya , sambil memberikan uang beberapa ratus ribu pada putrinya ,
“ pak uangnya ini terlalu banyak” sela putri , setelah menghitung uang pemberian bpknya
“ udah gak papa sana kamu beli sekarang” ucap selamet
“ baik lah, makasih pak” ucap fitri kemudian berjalan pergi
Selamet tersenyum setelah melihat putrinya sudah pergi “ aku pikir tidak akan ada yang menemukanku” ucapnya , setelah mengingat dia sudah hampir 5 tahun lebih mengganti identitasnya , dan bekerja serabutan seperti yang dia lakukan saat ini “ buk tolong bikin makan karna tidak baik jika tidak menyuguh i tamu penting kita dengan hidangan yang pantas” ucap selamet pada istrinya , tentu saja apa yang dikatakan selamet bukan kata tanpa makna , dia hanya menggunakan makna kias ,
setelah mendengar apa yang dikatakan suaminya lastri masuk kedalam rumahnya
Kesya merasa bingung dengan keadaan kali ini pasalnya dia tidak mengerti sama sekali alur yang mereka maksud ,
“ apa kali ini anda akan tetap bersembungi , dan membiarkan orang orang itu berkeliaran seperti anjing , sedangkan anda malah bersembunyi seperti tikus” sindir kenzo , dia ingin pria paruh baya di hadapanya ini ikut andil dalam apa yang dia rencanakan saat ini, menangkap para bajingan yang telah membunuh kakaknya dengan keji.
Bukanya marah selamet malah terkekeh mendengar ucapan kenzo “ kau tidak berubah , sikap ayah mu menurun pada mu , andai saja Kenneth mewarisi sedikit saja sikap ayahnya dia tidak akan berakhir semalang itu , ucapnya ada nada sedih saat mengucapkan nama kenneth .
Seketika asmosfir berubah mencekam disekitar kesya , “ sayang kapan kita pulang” tanyanya sambil berbisik pada suaminya
“ sebentar setelah kita mendapatkan makanan lezat” bisik kenzo pada istrinya
“ aku sudah kenyang” ucap kesya seperti bocah , karna memang dia tak mengerti apa maksud suaminya
Selamet memperhatikan pasangan yang ada dihadapannya saat ini , dia bersukur kenzo menjadi orang yang mempunyai kasih sayang walau hanya pada orang tertentu , “ aku rasa aku sudah tidak bisa bersembunyi seperti dulu , ini kesempatanku untuk memberi pelajaran pada rubah rubah tua itu” ucapnya
Kenzo tersenyum mendengar itu “ memang ini yang ku harapkan” ucapnya
“Sebenarnya aku mau menemui saat aku tahu kau kembali kenegara ini , namun ayahmu melarang karna kau masih ada urusan yang harus diselesaikan” ucap selamet tanda ada kebohongan yang terucap darinya
Kenzo terkejut karna selamet menyebut ayahnya “ apa ayah mengetahui jika anda masih hidup” tanyanya penasaran , karna selama ini ayahnya tidak pernah mengatakan apa apa , dan dia pun tidak pernah bertanya
Kenzo menarik nafas kasar mengingat hal itu , tak lama kemudian lastri keluar ,
“ semua yang kau butuhkan ada disini , semua bukti kejahatan mereka” ucap selamet sembari memberikan cip pada kenzo ,
Kenzo menggenggam cip itu seolah dia bersumpah akan meluluh lantahkan paara rubah tua itu “ terimakasih” ucap kenzo
“ satu lagi , orang yang akan bekerja sama dengan mu saat ini , itu bagian dati rencana mereka , kau harus hati hati” ucap selamet , mengingat dia baru saja menerima dari orang kepercayaanya
“ baik lah , ku nantikan anda kembali ke mahardika group” ucapnya sambil menyalami selamet
※di mobil
“ sayang”
“hemzz ?” ucap kenzo sambil menyetir mobilnya
“ apa kau baik baik saja” tanya kesya melihat suaminya yang terlihat tidak tenang
“ aku baik baik saja jangan kawatir” ucapnya , selang beberapa saat kenzo sudah memarkirkan mobilnya dihalaman rumah
bersambung