
“ kau tau aku sangat,,,,” kata kata mikayla tergantung karna dia sudah ambruk terlebih dahulu ke dekapan kenzo.
>>>>
Mikayla membuka mata saat sinar matahari masuk ke dalam kamarnya , dia membuka mata dan melihat sekeliling , mikayla menggaruk kepala pasalnya dia audah berada di dalam kamarnya , dia mengigat terakhir kali dia berada di penginapan , sesil membawakan win dan mereka meminumnya disana, setelah itu dia tidak ingat apa apa
“ emzz kepala ku” ujar mikayla sambil memegang kepalanya yang sedikit pening
Setelah selesai melakukan ritual mandi , mikayla sudah berpakaian rapi , dia bersiap pergi kesalon yang yang baru dibuka beberapa hari yang lalu, mikayla menuruni anak tangga , dia mencari keberadaan luna , dia melihat wanita itu duduk di dekat kolam ikan yang ada di taman belakang ,
Ma aku pergi dulu” sapa mikayla dari pintu
Kamu sudah bangun , sini dulu ada yang mau mama jelasin sama kamu” ujar luna
Mikayla melangkahkan kakinya ke kursi dekat luna dan duduk disana “ada apa ma” ujar mikayla
“ bagai mana urusanmu dengan dilan” tanya luna setelah mikayla duduk didekatnya
“ dilan sudah bercerai dengan vania beberapa hari yang lalu” ujar mikayla
“ ohh , bagus kalau gitu , tapi kau harus lebih hati hati jangan sampai dia mencurigaimu karna yang terjadi dengannya selama ini” luna mengingatkan mikayla karna dia takut kalau dilan akan menyakitinya lagi
“ iya , mama tenang saja, oh ya kemarin sesil ya yang bawa aku pulang” tanya mikayla pasalnya dia tidak ingat apa apa , setelah meneguk beberapa gelas win kemarin
“ bukan , tadi malam kenzo yang anter kamu pulang” ujar luna
“ kenzo, bukanya kemari aku minum sama sesil ” gumam mikayla dalam hati “ohh , iya sudah ma aku brangkat dulu udah siang” mikayla berpamitan , setelah berpamitan dengan luna mikayla pergi ke salonnya
Jam menunjukkan jam 5 sore mikayla sudah bersiap untuk pulang begitupun dengan pegawainya , mikayal berjalan ke perkiran namun langkahnya terhenti saat melihat dilan baru saja turun dari mobil , tak jauh dari tempat parkir kenzo melihat mikayla dari dalam mobil , dia ingin menjelaskan apa yang terjadi kemarin namun harus di tunda dulu , dia tak ingib membuat kacau rencana yang telah dibuat oleh mikayla , dan akhirnya kenzo memutar mobilnya meningalkan mikayla dan dilan
Mikayla menghampiri dilan “dilan kenapa kamu disini gak kabari aku dulu” tanya mikayla
“ aku sudah menghubungimu dari kemarin tapi hp kamu gak aktif” ujar dilan
Mikayla memukul jidatnya , dia baru sadar kalau hpnya ada di kenzo “ ah aku lupa hp aku kemarin jatuh gak bisa dipakek, aku belum beli hp, apa kamu sudah makan ?” tanya mikayla
“ bagai mana aku bisa makan, setelah apa yang terjadi” gumam dilan dalam hati
“ kok ngelamun sih, pasti kamu belum makan ayo kita makan dulu” ajak mikayla
“ aku gak ada waktu untuk makan” ujar dilan dengan wajah sedih
“kita masuk ke mobil dulu , gak enak kalau dibicarakan disini” ajak dilan , mikayla pun masuk kedalam mobil dilan .
Setelah masuk kedalam mobil dilan menceritakan semua yang telah terjadi pada mikayla , tentunya mikayla bersorah bahagia didalam hati , namun mikayla berusaha menenang kan diri agar dilan tidak curiga pada nya
“ kenapa bisa jadi seperti ini, dan uang yang kamu pakai uang untuk proyek yang kemarin, apa kamu sudah menghubungi betra dan vernando” tanya mikayla dengan wajah sedih yang dibuat buat
“ nomor mereka gak aktif” ujar dilan dengan wajah frustasi
Mikyala menghela nafas “ masalahnya , walau kamu berhasil menemukan mereka apa mereka mau mengembalikan uang itu? Kita coba cari cara lain, oh ya bukanya ayah kamu pemilik perusahaan” ucap mikayla sambil memegang tangan dilan
“ iya itu benar , tapi kalau dia sampai tahu apa yang telah aku lakukan dia pasti akan menguburku hidup hidup” sahut dilan
Bersambung
Ikutin terus yaaa
Jangan lupa komen like dan share