
“ aku harus pergi dari sini” ujar vania saat mendengar sarah berpamitan pada dilan ,
“ kamu hati hati ya” ujar sarah sambil memeluk tubuh putranya ,
“ iya ma , makasih” sahut dilan
“ iya sudah mama pulang dulu, kamu jangan bertindak bodoh” ujar sarah kemudian pergi membawa rantang makan yang sudah kosong itu
Dilan menatap tubuh ibunya sampai hilang di balik pintu reot gubuk , dilan duduk meratapi apa yang telah dia lakulan selama ini selama dia bersama mikayla , dia ingat betapa penututnya mikaya dan tak pernah memprotes apapun yang dia berikan pada wanita itu atau pun perlakuannya pada wanita yang kini telah mampu membuat hatinya tergoyah akan perlakuanya saat mikayla menyamar menjadi kesya “ bodohnya aku” umpat dilan pada dirinya sendiri , dia sadar betapa bodohnya dia menyakiti mikayla dan juga anak mereka berdua , andai vania tak mengganggu hubungannya dengan mikayla kejadian itu takkan pernah terjadi , penyesalan hanya terjadi di akhir itulah yang dilan rasakan saat ini.
Krekk
Suara pintu menyadarkan dilan dari pikirannya yang berkecamuk , “ vania” gumam dilan saat melihat wanita memakai daster dengan rambut pendek dengan penampilan 380° berbanding terbalik dengan penampilan vania selama ini
“ bagai mana kabarmu” tanya vania setelah duduk di dekat dilan
“ baik, bagai mana kau bisa ada disini?” tanya dilan penasaran karna dia tak pernah menghubungi vania selama ini
“ aku mengikuti ibu mu, dan aku sudah mendengar apa yang telahbkalian berdua bicarakan” ujar vania dengan senyum yang terpancar sekilas diwajahnya
Sesaat wajah dilan pucat mendengar ucapan vania , namun dengan cepat dia menyembunyikannya , vania membisikkan kata kata ditelinga dilan., seketika dilan terkejut tak percaya mendengar rencana vania “ apa kau gila” sanggah dilan
“ apa kau lupa jika aku memang gila, tergila gila padamu , jika kau tak mau ikut tak apa aku tetap akan melakukannya” ujar vania dengan senyum sinis yang mengembang dibibirnya “ pikirkan baik baik , kesempatan tak datang dua kali , aku akan pergi hubungi aku jika kau ingin bekerja sama denganku sekali lagi” ujar vania , sambil memberikan kertas kecil ke dilan
Dilan benar benar bingung dengan apa yang akan dia lakukan saat ini , apakah dia akan menuruti rencana gila vania untuk yang kesekian kali , atau dia memilih untuk menerima kenyataan yang sudah ada didepan matanya
>>>>>
Mikayla saat ini sudah menyiapkan makan malam untuk dirinya dan kenzo , sedangkan kenzo belum pulang dari kantor , mikayla menerima chat dari kenzo jika pria itu akan pulang 20 menit lagi , setelah membaca pesan itu miakyla dengan cepat menyelesaikan pekerjaannua dan menatanya diatas meja makan ,
“ masih ada waktu 15 menit , aku mandi dulu” miakyla pergi ke kamarnya kemudian pergi kekamar mandi untuk melakukan ritual mandi didalam sana.
Waktu yang bersamaan mikayla sudah selesai dari ritual mandinya yang membutuhkan waktu 30 menit , dan kenzo sudah turun dari mobilnya dia telatpulang 15 menit dari waktu yanh dijanjikan , dia membawa seikat bunga mawar untuk menyogok mikayla agar wanita itu tidak marah
Setelah tak menemukan keberadaan mikayla kenzo pergi ke kamar mikayla , dia membuka pintu kamar mikayla secara berlahan , dia melihat mikayla yang hanya mengenakan CD dan sedang memakai bra yang memblakangi dirinya , kenzo menelan ludah melihat pemandangan indah yang sudah tak dia lihat
Dia berjalan berlahan kearah miakyla , setelah tubuh wanita itu dekat dengannya , kenzo langsung mendekap tubuh mikayla secara bersamaan mikayla membalik tubuhnya kearah kenzo , “ kenzo” seru mikayla sambil mendongakkan wajahnya agar bisa melihat wajah pria yang telah menjadi penyelamat sekaligus penyemangat hidupnya itu
“ padahal aku ingin mengagetkanmu kamu sudah menoleh” ujar kenzo
“ bau parfum mu cukup menyegat jadi aku tau kalau kau sudah pulang” ujar mikayla sambil membenamkan wajahnya ke dada kenzo
“ ohhh, kalau begitu aku besok akan membeli parfum dengan bau yang sof biar kamu gak tau kalau aku sudah pulang” ujar kenzo “ sayang apa perlu aku bantu” ucap kenzo tangannya sambil merabah punggung mikayla ,
Mendengar ucapan kenzo miakyla mendongak kemudian dia menjinjitkan kakinya
Cup
Sebuah kecupan mendarat dibibir kenzo,
Bersambung
Jangan lupa like komen dan share
Komen dan like se banyak banyaknya kalau bisa 100 like agar author semangat nulisnya , dan bisa update setiap hari
makasih