
Sudah 6 hari mikayla dirawat dirumah sakit , hari ini dokter menyatakan kalau mikayla sudah bisa pulang , namun dia harus memeriksa keadaanya 1 bulan 1 kali untuk memastikan tubuhnya benar benar pulih , kenzo menyuruh leo menyiapkan segala hal untuk kebutuhan mikayla ,
Saat ini mereka ada didalam pesawat pribadi kenzo , kenzo berencana membawa mikayla ke korea sementara waktu , karena dia ada kepentingan bisnis disana .
“Kita mau kemana ?” tanya mikayla karna dia sudah merasa cukup lama duduk di bangku pesawat
“Kita akan ke korea karna aku ada sedikit kerjaan disana , maaf tidak memberitahumu!” Kenzo meletakkan majalah yang dari tadi dia baca
“Apa tidak apa-apa kamu membawaku kesana, Bukankah itu akan menghambat pekerjaanmu” mikayla khawatir kalau dia akan menghambat pekerjaan Kenzo , karena Mikayla berfikir bahwa dirinya sudah sangat merepotkan Kenzo
“Tidak ini lebih baik daripada aku meninggalkanmu di sana sendirian” Kenzo memegang tangan Mikayla meyakinkan wanita itu karena Kenzo sudah hafal betul dengan sifat Mikayla yang tidak pernah ingin merepotkan orang lain
“Tapi… sebelum mikayla melanjutkan kata-katanya sudah menempelkan jari telunjuknya ke bibir mikayla
“Sttt......Aku tidak ingin kamu membantah ucapanku” mikayla dengan tatapan mata Kenzo menatap mata sayu wanita yang dia cintai
“Baik” ucap mikayla sambil bibir cemberut
“Anak pintar” Kenzo tersenyum mendengar ucapan kemudian dia mengacak rambut mikayla Kenzo membuka laptopnya dan membaca beberapa pesan yang masuk ke emailnya sedangkan Mikayla menatap kearah jendela dengan wajah sedih Kenzo yang baru menyadari itu dia menegur Mikayla
“Kau Masih memikirkan laki-laki itu” ucap Kenzo memecah keheningan diantara mereka
“Tidak aku hanya berpikir bagaimana caranya agar aku bisa membalas semua perlakuannya padaku” m memaksakan senyum di bibirnya senyum Getir
“Tidak usah memikirkan itu biar aku yang mengurusnya”
“ Jangan lakukan itu” Mikayla tahu bahwa perusahaan Dilan akan hancur dalam waktu semalam jika Kenzo yang yang membalas perbuatan Dilan
Mikayla melanjutkan ucapannya yang sempat terpotong “jika kau yang melakukan itu dia hanya akan merasakan sakit 1 kali itu bukan yang aku harapkan Aku ingin dia merasakan bagaimana rasanya tidak memiliki apa apa dan tidak ada orang yang mau mengulurkan tangan padanya” ucap mikayla kemudian mengambil penutup mata dan memposisikan kursi yang dia duduki menjadi tempat tidur “ masih lama bukan , aku mau tidur” karna efek obat yg diberikan dokter mikayla merasa ngantuk .
“Iya tidurlah” kenzo melanjutka membuka pasan yg masuk ke email , cukup lama kenzo bergulat dengan laptonya , tak terasa mereka sudah sampai di korea
Kenzo merasa tidak tega membangunkan mikayla, dia menggendong mikayla turun dari pesawat , ada banyak mata yang menanyakan siapa wanita yg ada di gendongan pria idam setiap wanita itu, namun kenzo tak memperdulikan itu, dia berjalan memasuki mobil yang sudah disiapkan oleh leo.
Kini mikayla dan kenzon sudah ada di apartemen milik kenzo, apartemen yang sangat mewah dengan dua lantai , dan ada mini bar didalamnya ,
Kenzo membaringkan mikayla di salah satu tempat tidur apartemennya , saat kenzo hendak melepaskan tangannya dari mikayla , tangan mikayla memeluk pinggangnya dan membiat dia hampir jatuh **** mikayla ,
Deg
Deg
deg
jantung kenzo berdetak tak karuan , dengan hati hati kenzo melepas pelukan mikayla , karna dia tidak bisa tinggal terlalu lama didekat mikayla , karna dia takut tidak bisa menahan hasratnya untuk menyentuh wanita yang tidur di hadapannya ini. Walau bagai mana pun kenzo adalah laki laki normal yg tidak buta akan kecantikan mikayla dan tubuh mikayla yang sangat menggoda menurutnya.
Kenzo keluar dari kamar mikayla dan masuk kedalam kamarnya yang bersampingan dengan kamar mikayla.
Kenzo memasuki kamar mendinginkan tubuhnya yang dibuat panas oleh mikayla .
Disisi lain mikayla terbangun dari tidurnya dia mengucek matanya dengan malas dia membuka ke2 matanya , dia kaget karna dia bangun di tempat yg asing , karna seingatnya dia tidur dipesawat
“Apa kenzo menjualku” gumam mikayla lirih sambil mengigit salah satu kuku jarinya karena merasa takut , dengan langkah hati hati mikayla keluar dari kamarnya dan dia melihat ke semuah arah mikayla merasa kagum sesaat karna keindahan apartemen kenzo , kemudian dia memasuki kamar yg berdampinyan dengan kamarnya
HAaaaa…! Mikayla menjerit dan memejamkan mata , pasalnya dia melihat laki laki yang hanya mengenakan handuk dan membelakanginya yang tak lain adalah kenzo
Kenzo kaget dan menoleh kearah mikayla , dan berjalan mendekat kearah mikayla reflek dia memegang kedua pundak mikayla yang bergetar ketakutan
“Jangan sentuh aku ” printah mikayla
“Buka mata mu ini aku ,apa kau ingin membuatku mati jantungan ” hardik kenzo
Mikayla membuka matanya “ aku pikir kau menjualku” kemudian memeluk tubuh kenzo yang hanya ditutupi handuk yg melingkar di pinggangnya
Andai kau laku sudah aku jual” ejek kenzo ,
Mikayla mencubit kecil pinggang kenzo “dasar” dengus mikayla
Kenzo menahan nafsunya agar dia tidak menyentuh mikayla “sampai kapan kau akan memelukku” sebenarnya kenzo ikhlas ikhlas saja mikayla memeluk tubuhnya hanya saja tubuhnya meminta lebih dari pelukan.
Mendengar ucapan kenzo mikayla sontak melepaskan pelukannya “orang kok gak ada romantis romantisnya kayak es batu” cibir mikayla sambil memanyunkan ke2 bibirnya yang tampak imut , mikayla menwlan syarifahnya melihat dada bidang kenzo yang terekspos begitu saja di hadapannya. “Dasar mesum cepat pakai baju” printah mikayla.
Kenzo mengerjitkan alisnya mendengar ucapan mikayla, kenzo mengambil baju yang sudah dia pilih tadi kemudian masuk kedala kamar mandi
bersambung