I cannot forgive you

I cannot forgive you
Episode 31



Saat ini dilan dan betra yang ditemani vernando ada di salah satu klap malam yang menyediakan vasilitas lebih seperti terakhir kali  mereka bertemu .


Mereka sudah ada di ruangan VVIP yang sudah dipesan betra,


“ bagai mana kamu kita langsung main , biar gak buang buang waktu” ujar betra


“ ok” ujar dilan


Betra memanggil pelayan wanita untuk mengambil kartu dan juga membagigan untum mereka berdua , ada berapa wanita penghibur didalam ruangan itu yang memengan gelas win ,


Vernando dan betra yang tak pernah meminum win atau minuman keras lainnya sudah disediakan jus anggur untuk mereka tanpa sepengetahuan dilan.


>>>>


Vania baru saja keluar dari rumah dilan dengan menyeret koper besar  , dia membawa semua barang berharga yang pernah dilan belikan untuknya,


Dia pergi membawa mobil yang selama ini dia kendarai , mobil hadiah pernikahan dari dilan , vania menghentikan mobilnya di perumahan yang nerukuran kecil dan juga sederhan jauh dari kata mewah


Vania menarik nafas dan menggelengkan kepala setelah dia mengambil koper dari bagasi mobil, vania berjalan ke rumah baru yang akan dia tempati ini,


>>>>


Dilan dan betra masih asik bermain, sesekali dilan meminum win yang diberikan wanita yang ada disampingnya itu.


Dilan sering unggul dalam permainan itu , membuat dia bangga sampai lupa daratan,


“ wah wah wah kayaknya aku akan kalah telak lagi ,mau lanjut atau akhiri saja” ujar betra mentap dilan


“ lanjut saja nanggung tingal seru serunya” ujar dilan yang merasa diatas angin dengan koin koin dan juga emas batangan  yang menumpuk di mejanya


Betra mengangguk, memperlihatkan raut wajah was was “ aku pertatuhkan semua koin yang ada di meja aku” ujar dilan dengan percaya diri


“ yang bener” tanya betra


“ iya” sahut dilan


“ baiklah” ujar betra sambil melirik wanita yang membagikan kartu untuk mereka tanpa sepengetahuan dilan , “ lanjut” printah betra pada wanita itu ,


Dilan maupun betra sudah melihat kartu yang mereka pengang , dilan tersenyum melihat kartunya, keduanya menaruh kartu kartu mereka secara berurutan .


“ kurasa hari ini kamu harus pulang dengan tangan kosong” ujar dilan sambil menaruh kartunya diatas meja


Betra menatap dilan dengan senyum tipis dibibirnya “ anda jangan terlalu cepat untuk menyimpulkan” ujar betra menaruh semua kartunya diatas meja membuat dilan melotot tak percaya, Dilan meneguk habis win yang ada dimejanya.


“ sepertinya anda sudah kehabisan dana” tanya betra , sambil mengambil koin sekaligus mas batangan yang ada di meja dilan


Dilan tak percaya bahwa dirinya kehilangan uang uangnya begitu saja , sejenak dia berpikir dia ingat bahwa dirinya membawa black cart dari prusahaan kenzo untuk proyek yang dia tangani , tanpa pikir panjang dia mengeluarkan black cart itu , dia percaya bahwa dirinya bisa memenangkan permainan ini dan akan mengambil kembali   uangnya yang ada di samping meja betra


“ masih belum, didalam cart jni ada uang 2 M , kalau tak percaya suruh mereka mengambil mesin pengecek uang ” ujar dilan , betra mengangguk kan kepala paham akan maksud dilan salah satu dari waniat itu keluar tak butuh waktu lama dia sudah mengambil mesin pengecek ,


“ ok kalau gitu kita lanjut main” ujar betra , vernando tersenyum pada betra , “ nih orang bener bener begok” gumam vernando dalam hati “ aku pertaruhkan semua yang ada dimeja aku agar kita imbang” ujar betra


Ok” sahut dilan , sebenarnya dilan  cemas takut dia kalah , bisa bisa dia dibunuh oleh ayahnya jika tau kelakuannya ini “ kamu pasti menang dilan” dilan merapaklan kalimat itu di dalam hatinya


Mereka sudah memulai permainan menaruh setiap kartu diatas meja sampai waktu yang ditunggu tunggu tiba , babak penentuan untuk dilan saat dilan mengambil kartu yang ada di meja dan membuka bagian ujung kartu itu berlahan , dilan bernafas lega melihat kartu yang ada ditangannya


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


Bersambung


Ikutin terus yaaa


Jangan lupa komen like dan share