
mikayla merasa kecewa mendengar ucapan Kenzo, dia tidak sengaja melihat seorang wanita paruh baya yang ada di tepi jalan dan secara bersamaan dia juga melihat mobil yang melaju sangat cepat ke arah wanita paruh baya itu, mikayla berlari cepat kearah wanita itu
“ajumma” teriak mikayala , sambil mendorong wanita paruh baya itu tubuh mikayla tertabrak mobil dan kepalanya terbentur ke trotoar jalan.
Kenzo yang melihat kejadian itu bergegas lari kearah mikayla , memeluk tubuh wanita itu
“ kayl bangun” panggil kenzo sambil menepuk wajah mikayla yang mulai tak sadarkan diri
“Tenang tuan , sebentar lagi ambulans datang” ucap wanita patuh baya itu berusaha menenangkan kenzo
“Bagai mana aku bisa tenang nyonya , baru sebulan dia sudah 2 kali menghadapi kematian” ucap kenzo frustasi
Tak butuh waktu lama ambulans sudah sampai dan membawa mikayla ke rumah sakit terdekat , saat ini mikayla sudah ada di UGD , sedangkan kenzo dan wanita paruh baya itu duduk menunggu didepan ruang UGD. Kenzo menyuruh leo menyelidiki kecelakaan yang menimpa mikayla,
“Maaf tuan jika saja istri anda tidak menolong saya , dia tidak akan terluka seperti ini” ujar wanita itu
“Ini bukan salah anda nyonya, andai aku tidak bertengkar dengannya ini tidak akan terjadi” ucap kenzo menyesali apa yang dia katakan pada mikayla. “ sepertinya wajah anda tidak asing” ucap kenzo ,
“Perkenalkan nama park luna , istri mendiang park hyun bin” luna memperkenalkan dirinya , park luna adalah salah satu pemilik salon kecantikan dikorea selatan dan mendiang suaminya pemikil dari LH group salah satu agensi yang menampung beberapa artis ternama korea, mereka tidak mempunyai anak.
“Maaf saya tidak mengenali anda” ucap kenzo, sebelumnya kenzo pernah bertemu dengan luna saat pemakaman park hyun bin , beberapa bulan lalu. Smartphone Kenzo berdering dia berpamitan pada Luna untuk mengangkat telepon
“Sudah kau selidiki” tanya kenzo pada penelpon yang tak lain adalah leo
“Sudah bos , pengendara itu mabuk ,tidak ada unsur pembunuhan terencana ini murni kecelakaan” jawab leo dari ujung sana
“Ya sudah kalau gitu terima kasih” kenzo mematikan panggilannya, dan berjalan ke arah luna
Dokter dan suster keluar dari ruang UGD kenzo langsung menghampiri mereka , mereka mendorong ranjang mikayla keluar dari ruag UGD untuk memindahkan ke ruang inap
“Bagai mana keadaanya dok” tanya kenzo
Luka pasien tidak terlalu parah, kami sudah menanganinya, sebentar lagi pasien sadar anda sudah bisa menjenguknya, ujar dokter
“Terima kasih dok” ucap kenzo
Diruang VIP mikayla masih belum sadarkan diri kenzo duduk didekat mikayla dan memegang tanggan mikayla , sedangkan luna duduk disofa yang ada di ruangan itu. Mebuka beberapa majala yang ada dimeja
Mikayla membuka mata dan mendapati dirinya diruangan asing baginya , dia melihat kenzo yang memengang tanggannya
“Kau sudah sadar” ujar kenzo bahagia
“Aku belum sadar” ucap mikayla jutek memalingkan wajahnya dari kenzo ,
Luna tersenyummelihat tingkah mereka, kemudian menghampiri mereka
“Kau masih marah” tanya kenzo
“Tentu saja” sahut mikayla
“Aku minta maaf , aku salah aku tidak akan mengulanginya lagi ”ucap kenzo dengan wajah sedih
“Ok Aku maafin , aku haus”ujar mikaya , kenzo membatu mikayla duduk dan mengambilkan minum untuk mikayla
“Ada siapa?” tanya mikayala , melihat luna berdiri didekat kenzo
“Aku orang yang telah nona selamatkan” ucap luna
“Ohh , apa anda baik baik saja” tanya mikayla kawatir
“Berkat bantuan anda saya baik baik saja , maaf karna saya anda terluka” ucap luna
“Tidak apa , yang penting anda tidak terluka , saat saya melihat anda saya seperti melihat ibu saya sendiri” ujar Mikayla , raut wajah mikayla berubah murung karna sudah hampir 10 hari dia tidak menghubungi ibunya.
Kenzo merasa bersalah telah membawa mikayla jauh dari orang tuannya , namun ini yang terbaik untuk mikayla , kenzo telah menyuruh bawahannya utuk memantau keadaan orang tua mikayla , takut terjadi hal yang tidak diinginkan, kenzo berniat memindah keluarga mikayla ke luar kota, agar mereka tidak berinteraksi dengan dilan .
“Anda bisa menganggap saya ibu anda jika anda tidak keberatan” ucap luna
“Terimakasih” ujar mikayla , senyumnya mengembang mendengar ucapan luna
“Sepertinya sudah malam , saya pamit dulu, besok saya akan kesini lagi” luna berpamitan karna memang sudah sangat malam
“Biar sopir saya yang antar”ujar kenzo
“tidak terima kasih” tolak luna ,setelah berpamitan luna keluar dari ruangan inap mikayla dan kenzo mengantatnya sampai depan pintu
>>>
Mikayla bangun dari tidurnya melihat ke arah kenzo yang tidur di sofa, mikayla melirik kearah jam yang menunjukan jam 6.40 , mikayla ingin sekali kekamar mandi dengan pelan dia berdiri, kenzo yang menyadari pergerakan mikayla membuka matanya
“Mau kemana?” tanya kenzo , kemudian berdiri menghampiri mikayla
“Kenapa kau membangubkanku” kenzo mengangkat tubuh mikayla,
“Kenapa kau menggendongku?” tanya mikayla
“Kakimu terluka apa kau ingin kaki mu patah? Kenzo mengambil kantong impus , dan membawa mikayla masuk kedalam kamar mandi yang tak jauh dari ranjang mikayla
“Turunkan aku, aku bisa sendiri” , mikayka mengambil kantong impus yang dipegang kenzo, kenzo menutunkan mikayla dengan pelan
“Apa kau bisa berdiri?” tanya kenzo kawatir
“Bisa , cepat keluar , nanti aku akan memanggilmu” ujar mikayla
“Ok”kenzo keluar dari kamar mandi ,menunggu mikayla didepan pintu.
Tok
Tok
Tok
Kenzo mengetuk pintu kamar mandi “ apa sudah selesai ?”
“Baru juga aku duduk” ucap mikayla dari dalam kamar mandi
Kenzo tersenyum mendengar hal itu , tak lama kemudian mikayla membuka pintu kamar mandi
“Kenapa tak memanggilku?
“Aku bisa berjalan sendiri” jawab mikayla , berjalan dengan kaki sedikit pincang
“ keras kepala” gumam kenzo dalam hati , dan mengangkat tubuh mikayla ke dalam pelukannya
aAA” jerit mikayla
“apa kau ingin membuat gendang telingaku jebol” hardik kenzo , dia berjalan ke arah ranjang
“apa kau ingin aku mati jantungan karna kaget” balas mikayla
kenzo tersenyum mendengar itu dan membaringkan tubuh wanita yang dia cintai itu diatas ranjang.
>>>
Saat ini kenzo keluar dari ruangan mikayla, leo sudah menunggunya didepan pintu, sebenarnya kenzo enggan meninggalkan mikayla sendiri dirumah sakit, namun ada urusan yang mendesak dia terpaksa meninggalkan mikayla , kenzo menyuruh beberapa anak buahnya untuk menjaga mikayla , karna dia tidak ingin terjadi seseatu dengan wanita itu.
Beberapa suster masuk keruangan mikayla untuk membantu dia ganti baju , mengganti kantong infus dan mengecek keadaan mikayla.
Mikayla merasa bosan karna sendiri didalam kamar dia memutuskan untuk menyalakan tv untuk menghibur dirinya, dia mengganti dari cenel lain ke yang lain akhirnya dia menemukan sereal drama korea yang hampir sama dengan cerita hidupnya ,namun dirinya masih beruntung bisa selamat, sedangkan wanita yang ada di dalam sereal drama itu mati mengenaskan, air matanya jatuh begitu saja tanpa diundang,
Tanpa dia sadari kenzo masuk ke kamarnya
“Kau kenpa?” tanya kenzo kawatir melihat mikayla yang menangis , kenzo mendekap tubuh wanita itu, namun mikayla masih menagis , cukup lama mereka berpelukan tanpa mereka sadari luna ada di depan pintu melihat mereka
“Kau tau baru saja aku menonton drama yang sama dengan kisah hidupku, namun dalam drama itu sang wanita mati tidak ada yang menolongnya”, ucap mikayla sambil seseguk an
“Sudah itu hanya drama tidak akan terjadi dengan mu” ucap kenzo menenangkan mikayla , kenzo melepaskan pelukkannya dan mengambilkan air minum untuk mikayla
Luna kaget mendengar ucapan dan menutup mulutnya , dia tahu bener alur drama yang ditonton mikayla, karna dia yang meminta penulis untuk menulis cerita hidupnya dan menjadikannya sereal drama. luna juga bisa bahasa indonesia karna dia juga berasal dari indonesia. dia menetap di korea setelah menikah dengan park hyun bin.
“Mungkin tuhan mengirimmu untuk jadi anak ku” ujar luna melihat kearah mikayla ,
Setelah melihat keadaab mikayla cukup tenang luna mengetuj pintu beberapa kali dan kenzo mempersilahkan dia untuk masuk.
“Apa kau sudah baikan?”tanya luna dan menaruh keranjang buah dimeja kecil dekat mikayla
“Sudah sedikit baikan nyonya” jawab mikayla dengan senyum yang mengembang di bibirnya walau matanya terlihat sembab
Sedangkan kenzo duduk disofa , dia memberikan waktu untuk kedua wanita itu.
“Sukurlah , kau mau makan buah biar aku kupaskan?” tanya luna
“Tidak usah repot repot nyonya, anda kesini saja sudah cukup” tolak mikayla karna dia merasa tidak enak merepotkan orang yang baru dia kenal
“Tidak perlu sungkan” luna mengambil buah dan mengupas duah itu dan meberikan pada mikayla
“Terima kasih”ujar mikayla
“Tak perlu berterima kasih cepat dimakan” printah luna dengan senyum yang mengembang di bibirnya “anak yang malang” gumam luna dalam hati melihat wajah mikayla.
bersambung
Jangan pelit like dan komen sebagai bentuk dukungan ke author