
Tanpa sepengetahuan yusuf luna sudah melakukan pertemuan dengan beberapa pemegang saham, awalnya mereka tak percaya jika luna adalah pemilik dari abraham gruop dengan melihat penampilan dan juga wajah luna yang tak menua walau di makan waktu dan tidak ada yang berubah masih sama dengan beberapa tahun yang lalu.
Setelah luna menjelaskan tentang apa yang menimpanya beberapa tahun yang lalu , dan luna juga membawa stempel prusahaan yang dinyatakan hilang oleh yusuf setelah kecelakaan yang menimpa luna , para pemilik saham percaya dengan apa yang dikatakan luna dan juga yang membuat mereka percaya karna stempel itu tidak bisa digunakan oleh orang lain kecuali luna sendiri , dan mereka juga meneliti keaslian dari stempel itu,
Para pemilik saham yang dihubungi luna rata rata adalah orang kepercayaan luna yang tidak mungkin menghianatinya, setelah kecelakaan yang menimpa luna mereka hendak mencari tahu penyebab kecelakaan itu , namun belum sempat mereka mengungkap kebenaran yusuf terlebih dulu menutup kasus yang menimpa luna.
Setelah selesai menggadakan pertemuan dengan para pemegang saham, luna dan juga asistennya pergi kesalah satu salon , beberapa hari yang lalau dia sudah mencari tahu kegiatan sarah dan dia ingin bertemu dengan wanita yang telah merebut harta dan juga suaminya
Saat ini luna dan juga sarah ada didalam ruangan yang sama , keduanya menikmati perawatan spa yang ada salon itu
Pelayan salon yang melayani sarah tidak sengaja menjatuhkan benda yang dia pegang
“Prang”
Sarah yang tadinya hampir tertidur kaget dengan suara benda yang jatuh itu“apa kau tidak bisa bekerja dengan benar” bentak sarah pada pegawai wanita itu,
“ maaf nyonya saya tidak sengaja”ujar pegawai itu dengan raut wajah ketakutan
“ maaf? Cepat kau panggil Manager mu kesini , bisa bisa bisanya dia menrima pegawai lalai seperti kamu yang tidak tahu aturan ” ujar sarah marah sambil memakai handuk kimono yang tersedia didekatnya
Luna tersemyum mendengar ucapan sarah , “sifatnya tidak berubah” gumam luna dalam hati , dia memakai handuk kimono kemudian menyuruh pelayan yang melayaninya untuk membawa kluar temannya dari ruangan itu “ aku pikir setelah sekian lama sifat mu akan berubah” ujar luna , yang membuat sarah menoleh kearahnya
“apa maksud mu, jangan ikut campur urusanku” ujar sarah yang masih belum menyadari siapa yang ada dihadapannya
“ohhh , apa kau tahu kau yang terlebih dulu menggangguku dengn suaramu yang cempreng itu”ujar luna degan senyum mengejek
“kau berani beraninyq kau bicara seperti itu padaku , kau belum tahu siapa aku hah”ujar sarah penuh emosi
“tidak ada yang tidak aku tahu tentang mu , kau hanya wanita simpanan , yang menghalalkan segala cara untuk sampai pada tempatmu saat ini” ujar luna , membuat sarah kaget mendengar ucapan luna
“apa maksudmu”ujar sarah gugup
“kau sudah lupa denganku”ujar luna sambil tersenyum
Sarah merasa tidak asing dengan wanita yang ada dihadapannya saat ini,tangannya gemetar saat mengingat wajah yang ada dihadapannya saat ini adalah wajah wanita beberpa tahun yang lalu yg dia bunuh
“tidak usah takut sampai segitunya”ujar luna
“kau!” seru sarah, dia merasa setiap otonya tak bertenaga
“ jangan khawatir hari ini aku bertemu denganmu hanya untuk menyapa rifal lama” ujar luna , dia menepuk bahu sarah, senyum yang menyungging dibibirnya membuat sarah takut seketika , kemudian pergi meninggalkan sahar sendiri diruangan itu
“wanita itu? Dia masih hidup” ujar sarah yang hampir kehilangan keseimbangan kemudian berpegang pada meja yang ada disampingnya “ apa ini mimpi”gumam sarah kemudian mencubit lengannya sendiri “ aw , ternyata bukan mimpi”ujar sarah , Sarah merasa sangat shok setelah bertemu dengan luna setelah sekian lama
Beberapa hari setelah vania mempertemukan mikayla dengan sila , vania masih curiga jika kesya adalah mikayla ,
Karna sudah tahu jika vania mengikutinya mikayla mikayla sering kluar dengan dilan , entah itu makan siang atau pun makan malam yang tak luput dari pengawasan kenzo
Hari ini dilan membawa mikayla kerumah orang tuanya , diq ingin mengenalkan mikayla kepada kedua orang tuanya ,
Dilan dan juga mikayka kini sudah ada dihalam rumah mereka kluar dari mobil , mikayla menghela nafas panjang saat dia turun dari mobil , beberapa ingatanya muncul begitu saja , ingatan yang tidak akan pernah dia lupakan begitu saja ,
Dilan dan mikayla berjalan bergandeng tangan masuk kedalam rumah , mereka menghampiri 2 orang paruh baya yang duduk di ruang tamu
“ mah , pah” sapa dilan
Membuat sarah menoleh kearahnya “mikayla”seru sarah kaget dengan wanita yang menemani putranya , yufus yang awalnya tidak memperdulikan kedatangan dilan mendengar sarah menyebut nama menantunya sontak melihat dilan dan juga mikayla
Bersambung
Jangan lupa like komen dan berlangganan
Jangan sungkan komen jika ada kesalahan dalam penulisan agar bisa diperbaiki
Bantu tekan like sampai 100 like biar othour semangat nulisnya
Terima kasi😘😘