I cannot forgive you

I cannot forgive you
Episode 52



Keadaan rumah nampak sepi saat kenzo baru masuk kedalam rumah, setelah melangkkah masuk menelusuri tuabgan dia mendengar suara dari ruang TV , dia melangkahkan kakinya berjalan ke arah tuang tv ,


Dia melihat mikayla tertidur di sofa panjang yang ada diruangan itu , dia melihat kening mikayla berkerut dengan raut wajah ketakutan , kenzo meembjngkukkan tubuhnya , meenggoyang goyang tubuh mikayla agar wanita itu bangun dari tidurnya.


Cukup lama dia memembangunkan miakyla yang yidur ,


“ kenzo” seru mikayla setelah membuka matanya kemudian dengan cepat memeluk tubuh kenzo.


“sudah sudah hanya mimpi” ujar kenzo sambil mengelus punggung miakyla ,


Mikayla bermimpi dimana dilan dan vania membunuhnya ,


Kenzo mendekap tubuh mikayla agar wanita itu tenang ,


Dalam dekapan kenzo miakyla berapalkan jika itu hanya mimpi tidak akan terjadi.


Mikayla menaruh gelas yang diberikan kenzo di mejan, dia menatap pria yang ada di sampingnya itu , mikayla menceritakan mimpinya pada kenzo ,


Kenzo meyakinkan mikayla jika semua hanya bunga tidur tidak perlu dipikirkan ,


Kenzo menarik tubuh mikayla kedalam pelukannya , ingin rasanya dia menhurung wanita yang ada didekapannya ini agar tidak keluar rumah , agar tidak pernah jauh dari jangkauannya.


Kenzo meminta mikayla agar mikayla berkerja di perusahaannya dengan alasan agar dia bisa belajar mengelola perusahaan , namun wanita itu menolaknya dia ingin terjun langsung  ke perusahaan , karna sudah ada mentor yang disiapkan luna untuk  membimbingnya mengurus perusahaan.


>>>>


Kenzo mengajak mikayla untuk mengunjungi rumah kedua orang tua kenzo , yang ada di kota B  pagi buta mereka sudah bangun saat ini mereka berada di dalam mobil  yang melaju ke kota B.


Mereka sampai di kediaman rumah orang tua kenzo tepat jam 8 pagi , keduanya disambut ramah oleh Anisa ( ibu kenzo) sedangkan ayah kenzo ( robet) ada di tempat pemancingan yang ada di belakang rumah mereka , yang sengaja di bangun karna robet hobi mancing .


Rumah orang tuan kenzo sangat megah dengan interior mewah namun terkesan sederhana , ayah kenzo bukan asli penduduk lokal dia berasal dari negeri kangguru namun dia berpindah agama mengikuti agama yang dianut anisa.


Setelah mikayla dan kenzo pulang dari korea mereka sudah menikah secara agama , lagi pula dilan sudah mendaftarkan surat Kematian  Mikayla sebelum di menikahi vania ,


Saat ini miakyla dan juga anisa berada di dapur mereka berencana masak makan siang ,


Kedua wanita itu sibuk menyajikan makanan yang sudah mereka masak diatas meja makan,


“ ok mam” ujar mikayla tanpa rasa canggung, kemudian berjalan kearah pintu belang yang mengarah ke kolam ikan tempat robet dan kenzo mancing


Mikayla melihat kenzo dan robet memancing dan mereka mendapatkan beberapa ikan didalam ember,


“ waw ikannya besar” ujar mikayla sontak membuat kedua laki laki iyu menileh kearahnya


“ apa kamu mau , biar papi mancing yang lebih besar lagi untukmu” ucap tobet menawarkan , mikayla mengangguk i ucapan robet  , “ kau tau kan tidak semua pria itu bisa mancing ikan” tampah robet yang sengaja menuindir kenzo uang dari tadi belum mendapatkan ikan ,


Mikayla tertawa mendengar ucapan robet “ benar tidak semua pria seperti papi bisa mancing , apa papi tidak punya anak laki laki lain , yang mempunyai kemampuan memancing seperti papai” ujar mikayla yang sengaja ikut ikutan menyindir kenzo , mereka berdua dari dulu memang sangat kompak kalau disuruh menyindir ,


Kenzo menggelengkan kepala dan memanyunkan bibirnya  mendengar percakapan mertua dan menantu itu , kadang kenzo berpikir sapakah kenzo anak robet bisa bisanya dia dibuli .


“ bagai mana kalau papi pesenin kemami nanti?” ujar robet


Sontak membuat mikayla tertawa “ yang ada nanti aku jadi baby sister” ujar mikayla “ gak usah dek papi” ujar miakyla sambil memeluk kenzo yang dari tadi duduk di kursi “ aku nerima dia apa adanya kok walau gak  bisa mancing” tambah mikayla


Dari asiknya bercanda miakyala sampai lupa tujuan awalnya ,


“ hei , makananya sudah dingin cepat masuk” ujar anisa dari depan pintu sambil geleng kepala melihat mereka bertiga bercanda ,   yang sudah menunggu lama di meja makan namun yang di tunggu tunggu gak datang datang ,


Bersambung