Hero Zero

Hero Zero
18.18 : Final Battle



18.18 : Final Battle


Sesuai rencana, Andrew datang ke Crystalshear seorang diri. Datang ke markas Fredery. Sontak para Gundam penjaganya bersiap menyerang, tapi di hentikan oleh Fredery.


" Andrew Xavier... Kau menghampiri ku? " Fredery menatap Andrew seraya terkekeh.


Nampak Rey, Vania, Damon, Jeremy, dan Tom berada di dalam kurungan yang tepat berada di samping Fredery.


" ****... " Gerutu Andrew pelan ketika melihat kelima kawannya ada di dekat sang boss.


" Tak akan mudah, Andrew. "


" I know, Darkness. "


Andrew tanpa aba-aba langsung berlari kearah Fredery, sontak Darkness langsung membungkus tubuh Andrew dengan symbiote miliknya.


Tapi sayangnya, Gundam yang berada di pihak Fredery tau akan serangan tiba-tiba Andrew dan berhasil melontarkan Andrew.


" Kau tak akan bisa mengalahkan ku, Xavier. "


" You wish.. "


Tiba-tiba, 00, Astray, Unicorn, Delta, Try Burning, Wing, serta para Gundam yang lain menyerang. Membuat Gundam pihak Fredery ikut menyerang.


Terjadi peperangan hebat antara Light Gundam aka Gundam di pihak Andrew, dengan Dark Gundam aka Gundam di pihak Fredery.


Astray mengeluarkan Gerbera Straight miliknya dan menebas senjata para Dark Gundam, walaupun begitu jumlah Dark Gundam.


00 dan Try Burning langsung menyerang berdua. GN Swords milik 00, ia lemparkan kearah para Dark Gundam, sedangkan Try Burning menyerang Dark Gundam yang mendekati mereka.


Tiba-tiba, serangan muncul dari atas, membuat perhatian tertuju kesana.


" Harry? "


Nampak Harry berdiri di depan Fredery, melindungi Fredery dari berbagai macam serangan yang di tujukan pada Fredery.


" What? "


Para Light Gundam menatap heran, Harry melindungi musuh kami? Mereka masih tak percaya, sedangkan Andrew hanya acuh. Ia tau, Harry pasti di rancang. Di perintahkan agar melindungi dirinya.


" Matilah kau, Andrew Xavier! "


Harry mengangkat beam saber miliknya kearah Andrew, begitupun dengan Andrew yang mengangkat GN Sword yang kebetulan ia bawa.


" Kau tak akan bisa menang, dari ku.. Andrew... " Fredery tertawa ketika melihat Andrew dan Harry saling bertarung.


" Kau pikir begitu? "


Dua buah Beam Saber serta dua buah GN Sword langsung melesat kearah Fredery, bahkan hampir membuat kurungan Damon dan yang lain hancur.


" Apa yang- " Fredery membelalak kaget ketika melihat Andrew dan Harry berdiri menghadap nya.


" Kau tak akan bisa memerintah ku terus menerus. "


Harry tersenyum seraya mengambil Beam Saber lagi. Bersiap untuk pertempuran berikutnya.


Harry dan Andrew langsung berlari menuju Fredery yang tanpa penjagaan. Banyak dari Dark Gundam yang sekarang menunjukkan diri mereka sendiri dan berpihak pada Light Gundam.


Harry langsung membuka kurungan kawan-kawan Andrew, sedangkan Andrew dan para Gundam yang membantunya tengah mengalihkan perhatian Fredery.


" Done, bro!! " Harry berseru, Andrew mengangguk dan menjauhi Fredery.


•••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••


Para Light Gundam, Dark Gundam, Jeremy, Tom, Damon, Rey, Vania, Harry dan Andrew menatap Fredery. Bersiap untuk berperang.


Kelima partner itu langsung bergabung dengan Gundam mereka, kecuali Andrew. Andrew menggunakan Darkness sebagai partnernya sekarang. Dan Harry menggunakan mesin nya dan membuat ia seperti di lindungi Gundam.


Tanpa mereka semua duga, Andrew berteriak kesakitan. Ia tak bisa mengendalikan dirinya sendiri. Membuat semuanya terfokus pada Andrew.


" Andrew?!! Kau tak apa?!! "


" Jangan mendekatinya terlebih dahulu, Vania.. "


Harry mendekati Andrew, sedangkan Andrew seolah-olah di kendalikan oleh seseorang. Fredery.


" Apa yang kau lakukan padanya, Fredery?!! " Harry berseru, sementara Fredery terkekeh.


" Campuran kimia yang waktu itu, aku mengendalikan nya! "


" ****. "


Andrew langsung tak terkendali, membuat Harry langsung menyerang Fredery, dan yang lain menjaga Andrew.


Terjadi sedikit pertarungan antara Fredery dan Harry. Sedangkan Andrew tengah bertarung melawan sesuatu di dalamnya yang berusaha mengendalikan dirinya.


" Darkness, help me!! "


" Together. "


Andrew membuka matanya, sebelah tubuhnya sudah di selimuti oleh Darkness, mereka berdua berusaha melawan cairan kimia yang waktu itu pernah masuk ke dalam tubuh Andrew.


" Sekeras apapun kau mencoba, kau tak akan bisa melawan ku! "


Andrew masih berusaha melawan, ia benar-benar berusaha keras. Sementara Harry menyerang beruntun Fredery.


Fredery sudah terkapar tak berdaya, dengan Harry berdiri lemas di hadapan Fredery. Sementara Andrew jatuh pingsan setelah perlawanan berat melawan kendali Fredery.


" Hehe... Kalian pikir, kalian sudah menang, huh? " Fredery terkekeh, membuat Harry dan yang lain menatap heran.


Andrew berdiri, sadar dari pingsan nya dan langsung mendorong Harry menjauhi Fredery.


" Habisi dia, Xavier. "


Andrew yang tengah dalam kontrol Fredery langsung menghadapi Harry. Melawan Harry dengan segala cara.


" Andrew!! Kau dalam pengaruh nya!! Sadarlah!! " Harry berseru seraya terus menghindari serangan Andrew.


Tentakel hitam keluar dari Andrew dan langsung menyelimuti yang lain. Bukan hanya para partner, tapi juga Gundam. Membuat siapapun dan apapun yang tentakel itu kenai, akan lemas akibat energi yang tentakel itu hisap.


" Aku... Tak kuat... Lagi.. "


Damon berdiri lemas, beruntung ia masih bersama Astray, sehingga ia masih kuat berdiri.


Harry langsung melesat kearah Andrew dan tanpa aba-aba langsung menusuk tubuh Andrew dengan tangan robotnya.


" Ukh... "


Darah keluar dari bibir merah Andrew, ia lepas dari kontrol Fredery. Walaupun begitu, terdapat lubang di tubuhnya yang tak lain dan tak bukan akibat terjangan dari Harry.


" Maafkan aku... Aku tak bermaksud... "


Harry melepas tangannya seraya menyembuhkan Andrew, sedangkan Andrew yang melihat Fredery yang nampak sudah berada di titik darah penghabisan melesat kearah mereka, langsung mendorong tubuh Harry untuk menjauh.


" Gawat!! "


Fredery dengan suntikan kimia di tangannya, langsung menyuntikkan kimia di dalam suntikan itu kearah Andrew. Lagi dan lagi jeritan kesakitan itu terdengar.


" Menjauh darinya! "


Damon berlari dan mendorong tubuh Fredery, sedangkan Tom menghampiri Andrew dan mencabut suntikan yang masih tertancap di lengan Andrew.


" You okay? " Tom menatap Andrew yang nafasnya tak teratur.


" Yeah I'm fine... "


Fredery tersungkur, ia benar-benar lemah tak berdaya sekarang. Ia terkekeh pelan ketika semuanya sadar akan sesuatu. Sebuah bom telah diaktifkan. Planet Zero akan meledak dalam waktu kurang lebih 2 menit lagi.


" Jika aku mati, kalian akan mati!! "


Fredery tertawa menang, terlebih melihat yang lain menatap tak percaya. Harry menatap yang lain dan langsung mendorong yang lain untuk pergi. Waktu 2 menit tak akan terasa bukan?