Hero Zero

Hero Zero
13.13 : New Dark Power?



13.13 : New Dark Power?


Setelah dari rumah Harry, Andrew kini berada di kamarnya, menuliskan semua informasi yang penting tentang Gundam serta Darkness, symbiote yang mengendalikannya.


Tok... Tok... Tok...


" Masuklah! "


Andrew berseru seraya mematikan laptopnya dan menatap Damon yang berdiri di ambang pintu.


" Kau cocok dengan kacamata itu. " Damon tertawa kecil ketika melihat Andrew memakai kacamata.


Andrew langsung melepas kacamata nya kemudian beranjak dari duduknya seraya mengusap rambutnya.


" Ada apa, Damon? "


Damon menatap lantai, kemudian ia mendekati Andrew dan membisikkan sesuatu.


" Jangan bercanda, Damon. "


" Aku tak bercanda. "


Andrew menatap Damon dengan tatapan kaget, sedangkan Damon mengangguk pelan. Ekspresi Damon tampak sedih, Andrew seketika berlari menuju basement.


" 00!! "


Andrew berlari dan menatap 00 yang berdiri kaku dengan mesin mesinnya tertutup lendir lendir berwarna hitam.


" Apa yang terjadi padanya?! "


Semua yang berada di situ hanya menggeleng pelan. Tak ada yang tau apa yang terjadi pada 00.


" Apa ini karena kau? "


Tanya Andrew dalam hati. Lendir berwarna hitam itu mirip sekali dengan Darkness saat pertama kali ia di rasuki. Jadi, ada kemungkinan dia, kan?


" Bukan aku. "


Andrew mendekati 00, tapi di tahan oleh Try Burning dan yang lain.


" Jangan mendekati nya, An. "


Andrew menyentak tangan Try Burning dan mendekati 00. Andrew mengambil jam tangan milik nya dan mengaktifkannya. Sehingga part 00 mulai terpasang pada dirinya.


" Andrew! Jangan lakukan itu terlebih dulu! "


Andrew mengabaikan ucapan teman-temannya. Entah apa yang terjadi pada 00, yang jelas jangan sampai 00 kenapa-napa.


Andrew sudah berada di dalam 00, ia berusaha mengendalikan 00 tetapi tak bisa.


" 00, please calm down! "


Perlahan Andrew berhasil mengendalikan 00, lendir lendir hitam yang menutupi 00, kini perlahan berpindah ke Andrew.


" Hati-hati.. "


Darkness berbisik pelan, Andrew sejujurnya tak ingin melakukan ini karena khawatir ia akan tak terkendali lagi. Tapi, lebih baik ia yang terkena ketimbang 00.


Andrew menonaktifkan 00, membuat 00 perlahan pulih lagi di tempatnya. Sedangkan Andrew terduduk lemas. Lendir hitam dari 00 perlahan merasuki Andrew.


" Kau benar-benar membiarkan Dark Power merasuki mu, ya? "


Darkness terkekeh pelan ketika Andrew terduduk lemas akibat Dark Power yang berusaha merasuki nya lagi.


Andrew langsung pergi dari basement, membuat yang lain mengejarnya. Tapi sayangnya mereka kehilangan jejak Andrew.


" Biarkan saja dia dulu. Yang berada di diri 00 tadi adalah Dark Power. Ia membiarkan dirinya dirasuki Dark Power lagi dan menyelamatkan 00. Biarkan dia sendiri. "


Astray dan Try Burning berucap tiba-tiba, membuat yang lain akhirnya memilih untuk kembali ke basement dan mengurus 00.


•••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••


Andrew tengah berada di dermaga, lagi dan lagi. Andrew masih berusaha melawan Dark Power baru itu, tapi Dark Power yang baru saja Ia dapatkan lebih kuat di banding sebelumnya.


" Darkness, I need your help.. " batin Andrew. Darkness pun mulai merasuki Andrew. Membantu melawan Dark Power baru nya.


" Dia bukan Dark Power alami.. "


Darkness yang sudah merasuki setengah dari Andrew itu mulai berbisik.


" What do you mean? "


" Dia bukan symbiote. Dia diciptakan dari campuran sesuatu. Mungkin kimia? "


" Tapi aku tak bisa mengusirnya! "


Akhirnya Andrew membiarkan Darkness mengambil alih tubuhnya, ia berubah lagi. Tapi bahkan dengan bantuan Darkness, campuran kimia itu tidak berhenti merasuki nya.


" Kita tak tau apa campuran kimia nya! "


Keduanya berusaha melepaskan diri dari campuran kimia itu, hingga akhirnya sebuah ide terbesit di kepala mereka. Harry!


Andrew langsung melesat menuju rumah Harry, dan langsung masuk tanpa aba-aba. Harry yang tengah membaca buku sampai terkejut melihat Andrew yang masuk tiba-tiba.


" Hey hey... Kau baik-baik saja? "


Harry berusaha menahan tubuh Andrew yang sudah tak kuat menahan Dark Power itu.


" Aku akan menceritakan semuanya, tapi tolong aku dulu... "


Andrew berbicara dengan sedikit terengah, Darkness yang berada di dalam Andrew berusaha menahan kesadaran Andrew. Tapi fisiknya tak kuat lagi menahan cairan kimia itu.


Harry berlari mengambil alat yang di butuhkan untuk membantu kawannya, meninggalkan Andrew di sofa dengan nafasnya yang terengah-engah.


" Bertahanlah kawan. "


Darkness yang masih mengambil alih tubuh Andrew itu berusaha menjaga kesadaran Andrew.


" Darkness.. Aku rasa.. Yang tadi bukanlah campuran kimia.. "


" Ini cairan kimia, bodoh! "


" Ini bukan... Darkness.. "


Andrew akhirnya mengambil alih tubuh nya lagi, nafasnya juga masih terengah-engah. Keringat bercucuran membasahi dirinya.


Andrew menatap pantulan dirinya dari cermin yang berada di dekatnya. Entah mengapa, pantulan nya terasa aneh dan asing. Bukan Darkness...


" Darkness... Kau masih ada kan? " batin Andrew. Darkness menjawab dengan bisikan pelan.


" Aku rasa... Yang kali ini Dark Power yang berbeda dari dirimu, Darkness. "


Di pantulan nya, terdapat bayangan Andrew dengan darah berlumuran di seluruh tubuh pantulan itu.


" Kau membunuh teman-teman mu... "


Andrew menatap kaget pantulan nya itu. Kini ia berharap Darkness merasuki nya sehingga ia bisa menghadapi siapapun yang di hadapan mereka bersama.


" Darkness... Please help... I beg you.. "


Darkness akhirnya langsung merasuki Andrew. Nampak Darkness sama terkejut nya dengan Andrew. Melihat pantulan dirinya di cermin sana.


" Sialan!! Di mana kau letakkan kotak obat nya, An?! "


Darkness berseru, di balas dengan bisikan Andrew bahwa kotak obat pemberian kawan-kawannya berada di dalam tas nya.


" Sudah aku buang, kalian tak akan bisa kabur dari ku. "


Andrew dan Darkness seolah-olah di hasut oleh pantulan menyeramkan itu, hingga Harry datang dan langsung menusukkan jarum suntik kepada Andrew.


Andrew terduduk lemas, sedangkan Darkness terdiam di alam bawah sadar Andrew. Harry menepuk Andrew pelan, memastikan kawannya tidak pingsan.


" You okay? "


" Yeah.. Thank you, Harry. "


•••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••


Kini keduanya duduk di ruang tengah, saat nya mulai menceritakan yang sebenarnya. Andrew akhirnya menceritakan segalanya. Dari awal ia berteman dengan 00 sampai sekarang.


Bahkan menceritakan saat ia dirasuki campuran zat kimia yang membuatnya seperti itu. Walaupun begitu, ia tak menceritakan bagian Dark Power nya, atau lebih tepatnya saat bertemu Darkness.


" Terima kasih sudah menceritakannya padaku. Aku juga akan memberitahu rahasia ku. "


Andrew menatap heran Harry, rahasia apa yang Harry sembunyikan dari dirinya? Harry bangkit mengambil pisau kemudian menusuknya ke tangannya.


" What are you doing?! "


Andrew menatap panik, sedangkan Harry tertawa pelan kemudian menunjukkan rahasia nya. Pisau yang tertancap pada tangannya, ia tarik hingga kulitnya terlepas. Membuat Andrew sedikit bergidik ngeri.


Terlihat di balik kulit tangan Harry, terdapat mesin serta kabel kabel di sana. Membuat Andrew terkejut sekaligus bingung.


" Aku adalah robot. Aku bukan manusia. "


Andrew yang sedang minum langsung tersedak mendengar hal itu. Kemudian melihat tangan Harry.


" Sepertinya 00 sudah menceritakan banyak hal tentang Fredery, ya? "


Harry terkekeh kemudian berdiri dan menatap kearah luar melewati jendela. Menatap hujan deras di luar.


" Apa kau tau sesuatu? " tanya Andrew balik.


" Akan ku ceritakan kisahku seluruhnya. "