
Hari ini Rendy dan Yura sudah memutuskan untuk pulang ke kota asal Rendy, untung lah ada orang baik yang bersedia menumpang kan mereka ke kota dengan kendaraan mobil truk.
''Sayang kamu lelah tidak, kita naik mobil kaya gini?''tanya Rendy perhatian
Yura menggeleng ''Gak kok Ren, saya baik-baik saja.'' jawabnya
''Sayang maaf ya, aku bawa kamu hanya dengan memakai mobil truk.''
''Iya Ren, sudah jangan cemaskan saya.'' jawab Yura menenangkan dan tidak banyak nuntut
''Dek, di sebelah mana ya rumah kalian itu ?'' tanya sopir yang punya mobil begitu baik menolong Rendy juga Yura
''Pak , rumah kami di jalan xx.'' beritahu Rendy
''Oh sebentar lagi juga kita sampai.'' kata sopir
''Ren, nanti kira-kira bagaimana ya reaksi Mama kamu saat lihat saya?.'' ujar Yura berada di dekapan Rendy
''Aku juga gak tahu Yura, entah Mama terkejut apa gimana.'' balas pria itu dia juga sama penasaran dan tidak tahu bagaimana nanti dengan respon Mama nya.
''Tapi Ren, saya takut kalau Mama kamu masih gak merestui kita.'' ucap Yura nampak sedih
Rendy pun semakin merekatkan pelukannya, ''Gak usah khawatir sayang, walaupun Mama gak setuju kita akan tetap hidup bersama ok!'' ucap Rendy mantap
''Ok!'' angguk Yura
Tak lama kemudian mobil telah berhenti kemudian sopir memberi tahu kalau mereka sudah sampai memang benar di depan sana adalah jalan menuju rumah orang tua Rendy.
''Dek sudah sampai di sini kan?'' ucap supir tadi
''Iya pak benar ini jalan menuju rumah kami, Pak sekali lagi kami ucapkan terima kasih banyak ya Pak, sudah memberikan tumpangan untuk kami.'' ucap Rendy
''Iya sama-sama, yaudah saya kembali ke tempat tujuan saya dulu.'' pamit si Bapak Yang menolong Rendy juga Yura
''Baik Pak, terima kasih Pak.''
''Ya!'' mobil pun berlalu pergi
Sebelumnya Rendy sudah pergi dulu ke tempat pasar untuk membelikan Yura pakaian yang sedikit layak agar nanti Mama nya suka dan tak kecewa.
Walaupun tanpa dipoles wajahnya juga berpakaian apa saja memang Yura ini akan terlihat tetap cantik. Tapi ini karena Rendy sangat ingin Mama nya menyukai Yura dari segi penampilan.
''Ayo sayang kita ke rumah.'' ajak Rendy menggandeng tangan sang wanita
''Iya.'' balas Yura nampak grogi
''Ku rileks saja sayang, Mama sebenarnya orang nya baik beliau gak pernah mandang orang dari segi kekayaan.'' kata Rendy
''Iya Ren, saya hanya sedikit takut.'' kata Yura
''Tenangkan dirimu ada aku yang bela kamu.'' ucap Rendy
''Makasih Ren.''
Rendy dan Yura pun sudah berada di halaman rumah Rendy dan juga kini mereka berdua telah menginjakkan kaki di teras rumah.
Tok
Rendy pun mengetuk pintu.
Tidak lama Pintu terbuka keluarlah adik nya Mama Rendy, atau Tante Rendy.
''Rendy!'' pekik Tante nya seperti terkejut melihat Rendy datang
''Tan, disini.'' balas Rendy
''Ren, kamu itu kemana aja sih Ren. Kamu ini lama sekali gak pulang kenapa sih Rendy kamu dari mana ?'' tanya Tante nampak khawatir
''Tan, ada apa ? Mama baik-baik saja kan?'' Rendy pun jadi cemas
''Rendy , Mama kamu itu sakit karena kamu pergi Ren.'' ucap Tante nya memberi tahu
''Apa Tan, Mama dimana sekarang?''
'Ada ayo masuk.''
Dan kini Rendy lihat Mama nya berbaring sakit tubuhnya juga jadi semakin kurus.
''Mama, Ma kenapa? Maafkan Rendy ma.'' Rendy ia langsung memeluk Mama nya yang sakit
''Ren, kamu kemana saja kenapa kamu pergi nya lama sih Ren, kamu tega ninggalin Mama Rendy. Apa kamu begitu marah sama Mama kamu jadi pergi nya lama.'' ibu dan anak itu saling menangis dengan berpelukan dan juga mencurahkan rasa rindu nya.
Rendy pun dia sama sangat rindu pada Mama nya, begitu pun juga dengan Mama sangat rindu mencemaskan Rendy selama ini sampai Mama nya sakit ini karena khawatir pada keadaan Rendy yang lama tak juga pulang.
''Iya Ma, tolong maafkan Ren yang udah lama pergi, Ren sayang Mama dan Rendy gak akan pergi lagi Ma.'' ucap Rendy
''Oh ya Ren, ini siapa pacar mu?'' tiba-tiba Tante Rendy menanyakan soal Yura dan menganggap Yura pacar Rendy
Mama segera menoleh pada perempuan yang begitu cantik juga bule yang datang tadi memang bersama Rendy.
''Iya, itu siapa Nak?'' tanya Mama ikut penasaran
''Ma, dia Yura.''
''Yura siapa?'' kembali tanya Tante
''Yura, kekasih ku dan calon istriku.'' jawab Rendy mantap
''Apa calon istri?'' Tante nya terkejut bagaimana tidak Rendy datang-datang bawa calon istri
''Apa dia manusia Ren?'' tanya Mama lebih mengejutkan
''Ma, dia ...?!''
Bagaimana kah kisah Rendy dengan Yura selanjutnya?
Dan apakah Mama Rendy kali ini setuju atau tetap tidak?