
Entah ini suatu kebetulan atau memang sudah seharusnya.
Rendy yang pusing untuk acara reuni nanti tiba-tiba dia harus bertemu lagi dengan orang di masa lalunya.
Benar, ada seorang gadis muncul tiba-tiba kembali dalam hidup Rendy. Dia adalah Sela mantan Rendy waktu dulu, yang tak di setujui oleh sang Mama tapi kini hadir kembali dengan tiba-tiba.
Namum tanpa Rendy tahu, sebenarnya ini adalah rencana Mama nya. Mama Rendy rela memunculkan wanita ini, yang jelas agar Rendy tak lagi dekat-dekat dengan hantu itu, yaitu Yura.
Beberapa saat yang lalu.
[Kamu masih ingat saya kan, saya ingin bertemu hari ini juga.] begitu pesan yang Mama kirim pada Sela mantan Rendy
[Oh, halo Tante, hmm ada angin apa nih, tiba-tiba saja Tante ada hubungi aku. Ah apa Tante sedang lupa ingatan ?] begitu balasan Shela
[Jangan banyak tanya, cepat kita ketemu hari ini.] kembali Mama menegaskan
[Ya ya, baiklah. Di mana ?] akhirnya tanya Shela
[Di restoran xx] beritahu Mama Rendy
[Ok, baiklah.]
Maka kini di sinilah sekarang Mama Rendy bersama wanita yang dulu Mama benci, saat wanita ini memohon dan menginginkan Rendy untuk meminta restu pada Mama. Tapi dulu Mama sangat tak sudi merestui hubungan Rendy dengan wanita ini, kenapa ?
Karena jawabannya adalah, wanita ini dulunya adalah seorang wanita simpanan para hidung belang. Tapi katanya cintanya hanya untuk Rendy, namun saat itu Mama kukuh tak memberikan restu, hingga Rendy dan Shela putus, tak lama kemudian Rendy ketemu Alya dan mulai move on dari Shela.
Tapi kini, terpaksa Mama harus menghubungi wanita ini lagi, bisa di bilang dia adalah cinta pertama Rendy.
Ren, Mama akan melakukan apapun. Agar kau bisa lepas dari makhluk itu, kau harus normal Ren, tentu harus berhubungan dengan manusia lagi. Maka mungkin ini yang harus Mama lakukan. batin Mama
''Tante, bagaimana kabar Tante hm? Apa sedang tak baik-baik saja ?'' sindir Shela
Shela dan Mama sudah saling bertemu di restoran tempat mereka tadi janjian.
Cihh dasar wanita sialan.
''Ya, seperti yang kau lihat aku begitu baik-baik saja.'' jawab Mama
''Oohh syukurlah kalau memang baik sangat baik, tapi Tante ... Aku kok melihat Tante sedang tidak baik-baik saja, maksudkan. Sepertinya Tante ada masalah.'' ucap Shela dengan tersenyum penuh arti
''Kau memang benar, dan saya butuh bantuan mu.'' ucap Mama
''Hmm ... Tentang apa nih Tante, apa. Ada kaitannya dengan Rendy ?'' tanya Shela dan saat menyebutkan nama Rendy Shela mendadak berujar dengan nada manja
Astaga, ada ya orang yang seperti ini. gumam Mama
''Iya memang ini ada hubungannya dengan Rendy, jadi saya langsung saja pada intinya..Saya ingin kau mendekati Rendy lagi--''
''Wah wah Tante, ini bagai angin segar untuk saya, apa Tan ? mendekati Rendy, hmm Sepertinya benar, Tante kehilangan ingatan Tante.'' ejek Shela memotong ucapan Mama Rendy
''Terserah apa katamu, pokoknya kamu harus ikuti perkataan saya. Kamu dekati lagi Rendy, agar dia terlepas dari setan perempuan yang kini sedang dan selalu berada di tubuh Rendy.'' ucap Mama
''Apa maksudmu Tante ? Hantu, hantu bagaimana ?'' tanya Shela terkejut dan membuat dia tak fokus
''Bagaimana kamu setuju kan?'' tanya Mama
''Ok baiklah, Tante aku setuju.'' sahut Shela dengan tersenyum misterius
''Yasudah, kamu mulai dekati Rendy dari besok hari.'' ucap Mama
''Siap Tan, pokoknya Shela akan buat Rendy melupakan tuh hantu,'' jawabnya begitu percaya diri.
''Ya bagus saya tunggu aksi mu.'' ucap Mama
***
Tanpa angin tanpa hujan, rumah Rendy kedatangan tamu tak di undang.
Benar saja, besoknya yaitu hari ini. Shela langsung berkunjung dan datang ke kediaman rumah Mama Rendy.
Kebetulan sekali, yang membukakan pintu tadi itu adalah Rendy sendiri, karena Mama sedang arisan dan bibi pergi ke minimarket.
Rendy terkejut dan terpaku di tempatnya kini, ketika membuka pintu dan munculah oranb dari masa lalunya.
''Shela, kamu ... '' Rendy bergumam menatap Shela tanpa kedip
''Hay Ren, apa kabar?'' tanya Shela dengan senyum tulus pada Rendy
''A-aku baik Shel, ka-kamu kenapa bisa ada di sini, A-ada apa?'' Rendy sampai terbata
''Aku sengaja ajah kesini, karena aku rindu sama kamu. Jadi makanya aku kesini, temui kamu.'' jawan Shela masih dengan nada dan ekspresi lembut tak berubah, memang begitu sikap Shela pada Rendy dari sejak dulu.
''Tapi ... Kenapa kamu bisa tiba-tiba muncul begini?'' tanya Rendy bingung
''Apa kamu mau membiarkan tamu berdiri begini gak ngajak masuk gitu?'' ucap Shela memberi kode
''Oohh iya ayo masuk Shel,''
''Thanks.''
Shela dan Rendy pun masuk dan kembali ngobrol di dalam.
''Jadi ada apa kamu bisa datang tiba-tiba?'' ulang Rendy bertanya
''Begini Ren, aku semalam memimpikan mu. Aku begitu terkejut tak menyangka tadi malam bisa mimpiin kamu lagi Ren, dan aku merasa aku ingin jumpa dengan mu, makanya aku kesini aku khawatir padamu, dan aku merindukan mu . Rendy.'' tiba-tiba Shela memeluk Rendy dengan begitu erat.
Rendy terkejut dengan pelukan Shela yang tiba-tiba dan tadi tak dapat menghindar dulu.
''Rendy ... Siapa itu, kenapa peluk peluk?'' mendadak ada suara perempuan yang berteriak kencang dan menanyakan siapa wanita yang sedang memeluk Rendy.
Membuat Rendy terlonjak kaget, dan hanya dia yang bisa mendengar suara tadi itu.
Rendy menatapnya yang sedang melotot tajam.