Ghost May I Love You ?!

Ghost May I Love You ?!
Datang ke reunian dengan dua perempuan beda alam.



Hingga satu Minggu kini telah berlalu dan pada malam Minggu ini acara reuni di adakan.


''Kamu sudah siap-siap begitu, mau kemana ?'' tanya Yura masih belum tahu Rendy ada acara reuni sebab Yura tak mengerti dengan kebiasaan manusia satu ini. Jelas dia kan tidak sekolah.


''Kamu belum tahu Yura, aku kan mau pergi ke suatu acara reuni gitu.'' jawab Rendy sambil menatap dirinya di cermin


''Acara seperti apa?'' kembali ucap Yura memberi pertanyaan.


''Apa kamu tidak mengerti maksud ku Yura ?'' Yura pun menggeleng.


''Ini sih reuni sekolah antar murid gitu Yura jadi kita tuh pada ketemu lagi setelah beberapa tahun tak bertemu dari sejak terakhir ya kita berpisah sekolah Yura begitu.'' Rendy menjelaskan


''Ohh maksudnya ketemu teman gitu ya?''


''Ha, iya bisa juga kaya gitu artinya.'' Yura manggut-manggut mengerti sekarang.


***


Tiba-tiba Rendy menjemput seseorang di suatu apartemen ternama hingga membuat Yura bertanya-tanya tempat siapa dan akan kemana, maka Yura segera bertanya lagi..Saat Rendy menghentikan mobilnya di parkiran apartemen.


''Kita sudah sampai Ren ?'' tanyanya


''Belum Yura.''


''Lalu ini ?''


''Aku ingin jemput dulu teman ku, aku akan pergi dengan nya ke acara itu.'' beritahu Rendy


''Oh .'' balas Yura singkat


''Kamu tunggu saja di sini ya Yura, aku akan ke atas untuk memanggil nya ok.'' pesan Rendy meminta Yura di mobil saja


Yura percaya saja, dan dia mengangguk setuju.


Setelah Rendy pergi, kemudian beberapa saat tak lama Rendy sudah keluar dari bangunan megah itu. Tapi kini Yura melihat Rendy tak sendiri, dia datang bersama satu orang wanita yang kemarin Yura lihat datang ke rumah Rendy.


Yura langsung melotot tajam melihat kedua manusia itu.


''Eh kok Rendy bawa manusia kekurangan bahan itu lagi sih, apa Rendy masih belum mengerti kalau saya tidak suka padanya.'' Yura berbicara sendiri dalam mobil masih melihat dua orang tadi semakin mendekati mobil.


Lalu tak lama, Rendy membuka pintu mobil dan dia menatap Yura. Kemudian berkata ''Yura tolong kamu pindah duduk di belakang ya, ada teman ku yang akan duduk di depan sini.'' pinta Rendy semakin membuat Yura meradang rasanya ingin mencekik Rendy


''Siapa teman kamu, mana manusia itu?'' Yura ingin memastikan


'Itu dia kan teman ku.'' tunjuknya pada Shela menunggu di luar


''Ooh jadi itu, saya tidak mau pindah. Saya akan tetap di sini.'' kukuh Yura Enak saja saya yang harus mengalah, tidak akan.


''Yura ku mohon kali ini saja Yura, mengalah ya dia juga ingin di depan.'' bujuk Rendy


''Gak, saya gak mau ya Rendy.. Jangan memaksa.''


''Ren, kamu lagi apa sih lama amat.'' gerutu Shela lelah karena Rendy tak juga mengijinkan nya untuk masuk ke dalam mobil.


''Eh Shel sorry lama, oh ya kamu duduk di kursi belakang ya Shel.'' ucapnya pada Shela


''Loh kenapa harus dibelakang Ren, memang di depan sana ada siapa gak ada apa-apa kan?'' Shela kebingungan


''Ya em, memang tidak ada siapa-siapa sih . Tapi kamu mau kan duduk saja di belakang.'' kini Rendy membujuk Shela


''Gak mau , awas biarkan aku di depan.'' Shela tak mau mengalah hingga Rendy malah pusing sekarang.


Akhirnya Rendy ada ide kalau seperti ini terus tidak akan ada yang mau mengalah dan mungkin akan begini terus sampai acara di sana selesai. Pada akhirnya Rendy memutuskan ide ini.


''Eh Ren, kenapa kamu ?''


''Aku sakit perut nih Shel, magh ku kambuh.'' alasannya


Sehingga kini Rendy yang memutuskan dia memilih untuk duduk di belakang dan akhirnya Shela yang duduk di depan dengan mengemudikan mobil Rendy ini.


Shela sebenarnya tak terlalu percaya, dan Shela jadi ingat dengan perkataan Mama Rendy. Kamu harus bisa menjauhkan Rendy sama hantu itu.


Ohh iya, soal setan itu. Aku yakin sebenarnya Rendy tak sakit apapun. Toh aku tahu kok dia gak ada sakit magh ini pasti akal akalan nya si Rendy agar bisa berduaan dengan tuh setan.


Lalu Shela menengok Rendy di belakang Rendy memang tengah membaringkan tubuhnya, kemudian Shela jadi kepikiran apa itu artinya Rendy dan hantu itu juga ikut berbaring bareng sekarang dengan Rendy. Hal ini membuat Shela tak bisa konsisten dalam mengemudi. Shela TERUS berpikir Rendy mungkin sedang baring dengan tuh hantu.


Padahal yang sebenarnya, Yura kini dia duduk di bawah kepala Rendy. Ya Yura tanpa di suruh kini dia ikut pindah duduk di belakang. Lalu menjadikan paha nya jadi bantalan kepala Rendy.


Yura jadi khawatir dengan Rendy yang kini secara mendadak berbaring di kursi belakang .


''Kamu sakit ?'' tanya Yura perhatian


Rendy menggeleng dengan berbaring pura-pura kesakitan di depan Shela.


*Tidak Yura, aku gak sakit.' jawab hati Rendy


Tapi kamu kenapa jadi tertidur di sini, bukankah akan pergi ke acara sekolah mu ya?'


Ini semua kulakukan untuk kalian berdua para perempuan yang tak mau mengalah.'


Maksudnya?' Yura tak mengerti


Kamu gak mau pindah, TERUS dia si Shela juga gak mau di belakang. Yasudah kini aku lah yang mengalah, aku di sini sekarang. Tapi kamu ngapain kamu malah ikut pindah lagi ke sini, Yura?' tanya Rendy


Ya saya kan ingin selalu dekat kamu Rendy. Dan asal kau tahu, saya tidak suka Rendy kamu dekat-dekat sama perempuan tak bermoral ini.'


Tak bermoral gimana ah Yura?'


Ya kamu lihat saja, dia itu berpakaian kaya gitu lalu apa itu namanya kalau bukan tidak bermoral.'


Ssttt, tidak boleh berkata seperti itu."


Biarkan saja, kenapa tidak boleh?'


'Tak baik bila ada yang mendengar Yura.' peringatan Rendy


'Hahaaaa, mendengar..Hei manusia kau lupa, saya ini hantu. Tak bisa terlihat dan tak bisa terdengar oleh manusia lain.'


Ehh iya benar juga kata mu*.'


Sampailah kini mereka di tempat Acara. Rupanya sudah ada beberapa yang telah datang ke tempat ini.


Rendy pun berjalan dengan di gandeng tangan nya oleh Shela si wanita cantik dan seksi ini. Begitu lah yang orang-orang lihat. Tapi sebenarnya Rendy ini datang bersama dua wanita, yaitu Yura dan satu lagi Shela. Yura berada di sisi kirinya sementara Shela di sisi kanan, yang orang lihat hanya dia saja.


''Apa ini tempat nya?'' bisik Yura bergelayut manja


''Iya benar.'' balas Rendy


''Kok mereka itu semua memakai pakaian yang kurang sih Ren ?'' Yura merasa heran sebab Yura ini anggun selalu berpakaian tertutup


''Ya memang kaya gitu Yura.''


Tiba-tiba Yura dan Rendy melihat dua manusia juga baru datang dan itu adalah, Alya dengan Rama si pengantin baru yang sialnya adalah mantan Rendy.