Ghost May I Love You ?!

Ghost May I Love You ?!
Menjadi manusia seutuhnya.



Mata Rendy masih menatap intens wajah perempuan yang sedang menatapnya juga dengan bibir tersenyum manis.


Wanita itu terduduk di tanah, sembari menatap Rendy.


''Kamu ... Kamu, s-siapa?'' Rendy sampai terbata


''Apa empat puluh hari, membuat kamu lupa dengan saya?'' ucap wanita itu dengan suaranya yang amat lembut


''Y-yura i-ini kah ka-kamu?''


Perempuan cantik itu mengangguk masih tersenyum.


''B-benarkah ini kamu Yura ? Ke-kenapa kau jadi semakin cantik Yura.'' Rendy terpesona sepertinya.


''Rendy.'' Yura menunduk malu


''Yura kamu- kamu sekarang sudah menjadi manusia belum, lalu kamu kapan bangun dan kenapa bisa ada di sini, padahal kan kamu kemarin masih di sana?'' pertanyaan ini pun muncul di benak Rendy, pria itu sangat-sangat kebingungan.


''Ren, saya ... ''


''Kenapa Yura, kau kenapa?''


''Ren, Apa bila saya tak jadi berubah seperti manusia apa kamu kecewa dan akan meninggalkan saya Rendy?'' ucap Yura


Rendy diam sejenak kemudian pria itu menggeleng, ''Tidak Yura, aku gak mungkin meninggalkan mu. Aku sudah sejauh ini bertahan untuk bisa dengan mu, ya kalaupun kamu tidak jadi menjadi manusia,tak apa Yura. Aku masih mau dengan mu kok.'' jawab Rendy mantap


''Benar kah Ren?''


''Iya Kenapa nggak Yura.''


''Ren ...'' Yura meminta pria itu mendekat lalu ingin saling menggenggam.


Rendy nurut dia mendekati Yura, kemudian ia genggam tangan wanita ini. ''Ren, Saya emm .... maksudnya kita berhasil Ren.''


''A-apa ini Mak Yura?''


''Ren, kira berhasil menunjukkan pada manusia manusia itu, bahwa kita sekarang bisa bersama Rendy.''


''Yura apa artinya kau ...?''


''Ya Ren, saya kini jadi manusia sungguhan Rendy.''


''Ahhhh Yura, gue sangat senang sekali Yura.'' Rendy berteriak kegirangan dan pria itu langsung mengangkat tubuh Yura lalu memutarkan tubuh wanita ini yang akan menjadi miliknya seutuhnya sekarang.


''Yura ... Aku sangat bahagia. Aku begitu senang Yura! Aku bahagia Yura, Yura i Love You Yura!'' Rendy berteriak dengan menyebutkan nama Yura dan Yura sambil masih memutarkan tubuhnya ini.


''Aaaaa Ren, pusing.'' Yura mendekap erat tubuh Rendy


Kembali mereka saling tatap dan semakin dalam Rendy melihat ada perubahan dari mata Yura, tidak setajam dulu ketika menjadi hantu.


''Yura I Love You.'' bisik Rendy


''Em apa itu artinya?'' Yura tak mengerti dengan yang di ucapkan Rendy barusan


''Artinya Yura Aku mencintaimu.'' ulang Rendy


''ahh Rendy.''


''Kamu kenapa, itu pipi mu merah Yura hahaaa.''


''Ren .'' Yura semakin malu


Rendy membawa Yura dalam pelukannya, ''Syang ayo jawab, apa kau mencintaiku juga atau tidak?'' ucap Rendy dengan nada meminta jawaban


''I-itu Saya- saya juga sama kok Ren.''


''Sama apa ah, aku gak mengerti sayang.''


''Iya sama mencintaimu.'' ucapnya lirih mungkin Benar-benar malu Yura ini.


''Ayo sekarang kita rayakan hari bahagia ini.'' Rendy sangat bersemangat


''Merayakan nya bagaimana?''


''Oh iya juga ya, Aku harus ngapain nih?''


Lalu Rendy melihat pada pakaian Yura ini, ''Sayang sebaiknya kita segera kembali ke kota. Ke rumah.'' ajak Rendy tiba-tiba


''A-ada apa Ren?''


''Kau harus memakai baju lain sayang, kamu harus membeli banyak baju sekarang, oh iya apa manusia lain akan bisa melihat mu Yura, misal nya Mama?'' tanya Rendy


''Bisa Ren.'' angguk Yura


''Wah kalau seperti ini, benar Yura ayo kura harus ke kota, aku akan beli pakaian baru untuk mu.''


''Memang ini kenapa?'' Yura menatap pada pakaian nya


''Oh Yura kini kamu sudah jadi manusia Yura, ya udah pasti kamu harus berganti pakaian tiap hari Yura. Gak mungkin kan di depan Mama, kamu terus menerus pakai ini.'' ucap Rendy mengusulkan


''Oh ya kamu benar Ren.''


''Ya udah makanya ayo sekarang kita kembali ke kota.''


''Baiklah.''


Dan pada akhirnya, cinta mereka bisa bersatu dengan terlihat oleh manusia nantinya. Ini semua karena ketulusan dari ke-keduanya hingga yang mereka berjuang kan untuk bersama sudah menjadi kenyataan.