Forgotten Husband

Forgotten Husband
Aku tidak lemah!: episode 08



happy reading sayangku πŸ₯°πŸ₯°πŸ₯°


...----------------...


"Ayahmu memutuskan hubungan keluarga denganmu! Qiaoling bagaimana ini! " Panik Chu Yunmi.


"Deg!" Jantung Gu Qiaoling terasa berhenti berdetak, berbagai jenis pisau seolah olah menusuk nusuk hati rapuhnya.


Kini apa ia akan tinggal sendiri? Sebatang kara? tak punya keluarga? Lalu bagaimana ia harus melewati hari harinya? Apa ia akan menjadi gelandangan? lalu bagaimana dengan impiannya? Berbagai pertanyaan muncul di kepala Gu qiaoling, menambah rasa sakit di hatinya.


"Ayah ternyata kau....demi reputasi keluarga Gu kau membuang ku? Apa kau layak dianggap sebagai ayah? Walau hanya ayah angkat." Batin Gu qiaoling sedih.


Meskipun Gu Qiaoling bersikap seperti pemberontak di depan ayahnya tapi sesungguhnya di dalam hati kecilnya ia sangat menyayangi sosoknya, karena dialah yang memberi cinta seorang ayah untuk Gu Qiaoling, selalu membelanya dikala ibu angkatnya memfitnahnya, bahkan mencukupi semua kebutuhannya.


Tapi ia tak menyangka ternyata ayahnya tega membiarkannya sebatang kara, tega membiarkannya hidup tanpa orang tua,


Lalu siapa lagi yang akan menjadi wakilnya nantinya? Apakah semua cinta dan kasih sayang seorang ayah darinya adalah palsu? Semakin ia memikirkannya semakin sakit hati kecilnya.


Mata coklat nya menyiratkan rasa sakit dari hati terdalamnya namun hanya bertahan beberapa detik tanpa ada yang menyadarinya ,ingin sekali Gu Qiaoling menangis sepuasnya sampai pagi hanya untuk meluapkan kesedihannya.


Namun ia tau ini bukan waktu yang tepat, masih sahabatnya dan Xiaomi di depannya, Gu Qiaoling tak mau mereka menganggapnya lemah.


"Ya udah kalo itu mau mereka, aku bisa apa!" Acting Gu Qiaoling pura pura tenang.


"Aku tau kau sedang sedih, tapi mengapa kau tak mau berbagi kesedihanmu denganku? Apa hanya aku yang menganggap serius persahabatan kita? Setidaknya menangis lah agar aku bisa menjadi sahabat yang berguna untukmu?" Sedih Chu Yunmi memikirkan pertanyaan pertanyaan yang muncul di benaknya.


"Lalu bagaimana dengan kontrak kita dengan budi entertainment company, mereka tak mau menerima artis yang tak jelas asal usulnya! bagaimana dengan kontrakmu !" Teriak Chu Yunmi di depan wajah Gu Qiaoling.


Chu Yunmi mencoba mengalihkan kesedihan sahabatnya dengan pertanyaan yang sudah ia tau jawabannya.


Perusahaan budi entertainment company memang agak aneh mereka tidak mau menerima artis artis yang tidak punya latar belakang yang kuat ataupun tidak mempunyai asal usul yang jelas.


Dalam semua kontrak budi entertainment company selalu tertera bahwa siapa saja artis yang tidak punya latar belakang atau keluarganya bangkrut kontrak tidak akan berlaku lagi kecuali artis mau membayar kompensasi, sampai kontrak berakhir.


"Lagi pula, tanpa Ayah memutuskan hubungan keluarga denganku Budi Entertainment company sudah pasti akan mengeluarkan ku dari perusahaan karna skandal ku baru baru ini, aku yakin tindakan ayah itu cuma dijadikan alasan mereka." Ucap Gu Qiaoling berusaha tenang sementara hatinya membuatnya ingin sekali menangis meratapi nasibnya.


"Benar juga sih apa yang kau katakan! Apa yang bisa kita lakukan?" Ucap Chu Yunmi pura pura tidak tau.


"Tok..Tok..Qiaoling buka pintunya!! Tok... Qiaoling!" Teriak Wu Kang dari luar sambil mengetuk pintu rumah Gu Qiaoling dengan keras.


"menggangu aja Senior satu itu!" Acting Gu Qiaoling kesal sedangkan Chu Yunmi menganggukkan kepalanya menyetujui apa yang dikatakan Gu Qiaoling.


"Mom biar Xiaomi aja yang buka pintunya." Tawar Xiaomi.


"Ya sayang hati hati ya... Jangan mau kalo diajak macam macam." Ucap Gu Qiaoling.


"Ya Mom, Xiaomi mengerti!" Ucap Xiaomi.


Xiaomi menghentikan film yang ditontonnya lalu berjalan ke arah pintu utama rumahnya untuk membukakan pintu.


"Ceklek..." Suara pintu terbuka.


"Hey....Bocah ibumu ada? " Tanya Wu Kang yang tak bisa menyembunyikan wajah paniknya.


"Ada, Di dalam!" Jawab Xiaomi.


"Aku ada urusan penting dengan ibumu!" Ucap Wu Kang.


"Ayo paman jelek!" Ajak Xiaomi.


"Dasar bocah gendut, siapa yang mengizinkanmu memanggilku paman jelek!" Marah Wu Kang.


"Bagus deh kalo nyadar, paman jelek?" Tanya Xiaomi acuh tak acuh.


"Xiaomi!! " Teriak Wu Kang yang amarahnya meluap uap bahkan wajahnya sudah memerah.


"Etssss...paman kalo marah jangan di sini! Xiaomi gak mau disalahkan mami gara gara buat Paman jelek mati karena terlampau marah." Ucap Xiaomi kalem.


"Xiaomi!! Bicara lagi ku bunuh kau!" Ancam Wu Kang dengan wajah yang memerah karna marah.


"Bugh..."


Gu Qiaoling memukul pipi Wu Kang, karena Gu Qiaoling menyerang secara tiba tiba Wu Kang jatuh ke samping.


"Maaf senior kali ini kau yang menjadi pelampiasan ku." Batin Gu qiaoling.


"Siapa yang mau kau bunuh hmm?" Tanya Gu Qiaoling lembut tapi menjadi menakutkan karna tubuhnya memancarkan aura pembunuh yang kental.


"Ah...Bisa Gawat kalo aku benar benar menyinggung Azura's wife." Batin Wu Kang takut.


"Mami menakutkan kalo marah,memang cocok mami dijuluki Azura's Wife, kedepannya Xiaomi gak akan cari masalah sama Mami Ling." Batin Xiaomi takut.


Satu informasi, Azura's wife adalah julukan yang diberikan musuh Gu Qiaoling karna memiliki kepribadian mirip Azura.


Menurut desas desus yang beredar di dunia gelap Azura adalah pembunuh bayaran yang terkenal karena kekejamannya, kesadisannya dan pemecah rekor pembunuh orang terbanyak di dunia serta keberadaannya yang sulit ditemui seperti hantu.


Sudah menjadi ciri khasnya memakai topeng hitam dengan corak ukiran berbentuk pisau berwarna emas yang menghiasinya.


Karena di setiap menjalankan misi Gu Qiaoling selalu memakai topeng putih berukuran mawar merah yang menutupi sebagian wajahnya, ini membuat julukan Azura wife melekat di pikiran rekan dan musuhnya.


Di tambah lagi Gu Qiaoling pernah mengambil misi membantai seribu lebih ******* yang dapat diselesaikannya dalam dua hari dan kepribadiannya yang bisa dikatakan mirip dengan Azura asli.


Awalnya julukan itu hanya menyebar di kalangan musuhnya namun, entah bagaiman itu bisa menyebar ke seluruh rekannya kemudian dia sendiri.


Dan Gu Qiaoling tak mempermasalahkannya. Karna menurutnya, itu memang salahnya mengambil misi membantai *******.


"Eh..Sayang, Aku mau bunuh nyamuk kok!" Alibi Wu Kang menepuk empuk udara kosong seperti menepuk nyamuk.


"Hmm Kenapa kemari?" Tanya Gu Qiaoling mencoba menghilangkan aura pembunuhnya.


"Huftt ...." Wu Kang bernafas lega dalam hati karna Gu Qiaoling percaya pada alibinya, namun pada kenyataannya Gu Qiaoling hanya malas meladeninya disaat hatinya kacau.


"Sayang Gawat!! Reputasi mu semakin buruk sejak Ayahmu memutuskan hubungan denganmu, bahkan para followers mu sudah beralih pekerjaan menjadi heater mu. " Panik Wu Kang.


Gu Qiaoling berjalan santai ke sofa ruang tamu sedangkan Wu Kang dan Xiaomi mengikuti Gu Qiaoling dari belakang.


"Hallo gay, kita bertemu lagi!" Sapa Chu Yunmi begitu melihat Wu Kang.


"Hallo juga lesbi !" Sapa balik Wu Kang.


"Dih...sorry ya aku masih lurus, kau kali yang gay." ucap Chu Yunmi.


"Ah masa, sayangnya aku gak percaya." Ledek Wu Kang memperlihatkan senyum jahilnya.


"Dih masa bengkok bilang bengkok, nyadar mas!" Ucap Chu Yunmi tak menyembunyikan nada malas dalam ucapannya.


"Aw...panggilnya mas ya sekarang, situ suka yang sama aku, percaya deh kalo gak lesbi asal sukanya sama aku..." Ucap Wu Kang dengan nada yang dibuat buat.


"Apa Apaan cuma manggil mas sudah dianggap suka, itupun gak ada nada manisnya." Batin Chu Yunmi tercengang dengan jalan pikiran senior majikannya.


Xiaomi malas ikut campur dengan urusan dua insan yang bertengkar itu, melanjutkan menonton film horor yang sempat ia tunda.


"Dih ngarep! Amit amit deh kudu mandi kembang aku, kalo kau suka aku!" Ucap Chu Yunmi setelah sadar.


"Beneran? nanti malam di Vidio ya biar jadi bukti." Ucap Wu Kang jahil.


"Situ tau gak rasanya mata dicubit? " Tanya Chu Yunmi.


"Gak, emang gimana rasanya?" Tanya polos Wu Kang.


"Sini aku tunjukkan gimana rasanya!" Tawar Chu Yunmi.


Wu Kang mendekatkan dirinya ke Chu Yunmi, saat Chu Yunmi mengangkat tangannya dan mengarahkannya pada mata miliknya, ia baru sadar dan dengan cepat memundurkan langkahnya.


"Puk."


"Puk.."


Lemparan dua bantal penuh dengan kasih sayang dari Gu Qiaoling mendarat dengan selamat di wajah Wu Kang dan juga Chu Yunmi, saking sayangnya keduanya hampir terjungkal ke belakang.


"Ngeselin banget sih dua manusia abstrak ini, ngak tau apa lagi sedih bukannya menghibur malah ribut sendiri." Batin Gu qiaoling sedikit kesal ditengah rasa sakit di hatinya.


"Sudah berantemnya, kalo belum sana berantem beneran mumpung di halaman rumah masih luas tuh!" ?Ucap Gu Qiaoling jengah melihat mulut asisten dan seniornya bertengkar.


"Maap... " Ucap Wu kang dan Chu Yunmi bersamaan.


"Pulang sana udah malam tuh! " Perintah Gu Qiaoling mengusir keduanya.


Tapi bukannya pulang Chu Yunmi malah memeluk Gu Qiaoling, diikuti oleh Wu Kang.


"ih...kok meluk sih kalian gak tau kata pulang ya? apa perlu aku kasih tau biar kalian pulang?" Tanya Gu Qiaoling kesal.


"Hiks....Qiaoling Aku tau kau pasti sedih. Menangis lah aku Hiks..tau kau ingin menangis!" Perintah Wu Kang di sela tangisnya.


"Kau benar Senior aku sangat ingin menangis, tapi aku takut kalian akan menganggap ku lemah. Maaf Senior untuk kesekian kalinya aku tak bisa memenuhi perintah mu." Batin Gu qiaoling terharu.


"Hiks...Qiaoling..kenapa kau tak menumpahkan Hiks.. kesedihanmu padaku? Apa kau Hiks.. tak menganggap serius persahabatan..."


"Pletak....Pletak...."


Sebelum Chu Yunmi menyelesaikan kalimatnya, Gu Qiaoling menyentil keras kepala sahabat dan seniornya.


"Kalian kenapa sih? Aku kasih tau ya, aku ngak sedih ngapain kalian nuduh aku sedih, suruh nangis pula! Sorry aja aku gak selemah itu! Apalagi nangis ngak ada dalam kamus ku!" Acting Gu Qiaoling tegas.


"Maaf aku tak akan pernah membiarkan melihat sisi lemah diriku !" Batin Gu Qiaoling bersalah.


"Mungkin Qiaoling benar, ngak mungkin Qiaoling selemah itu buat nangis, mungkin kita aja yang terlalu berpikir." Batin Chu Yunmi lega sahabatnya tidak sedih.


"Apa Qiaoling tidak mau menangis, walaupun ia adalah Azura Girl yang kejam dan tak punya hati tapi itu hanya julukan, bukankah Qiaoling manusia? Atau mungkin Qiaoling benar benar tak punya hati?" Batin Wu Kang yang pikirannya berkecamuk.


"Ya udah sana pulang! " Perintah Gu Qiaoling.


Chu Yunmi dan Wu Kang menurut, maka pulang ke rumah nya masing masing.


Setelah kepergian keduanya, Gu Qiaoling mengalihkan pandangannya pada film horor yang ditonton Xiaomi telah selesai tinggal guliran kata nama orang yang silih berganti.


Gu Qiaoling mematikan layar televisinya kemudian menggendong Xiaomi ala bridal style ke kamar.


Sesampainya di kamar Xiaomi Gu Qiaoling menjatuhkan tubuh Xiaomi di kasur.


"Jangan tinggalin mami ya!" Ucap Gu Qiaoling pelan mencium kening Xiaomi penuh kasih sayang.


"Ceklek..."


Gu Qiaoling menutup pintu lalu mengambil ponsel dan kunci mobilnya.


.


.


.


.


.


.


^^^BERSAMBUNG πŸ₯°πŸ₯°πŸ₯°^^^


loh mau kemana tuh FL kita???


jangan nyerah untuk vote , coment, like dan komen ya sayang πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹πŸ’žπŸ₯°πŸ₯°πŸ₯°πŸ’žπŸ’žπŸ’žπŸ’ž