Forgotten Husband

Forgotten Husband
dua puluh 20



.


.


.


.


.


"Happy to reading muach😘 .......


...----------------...


.


.


.


Suasana mencekam kini sedang hadir di kediaman keluarga Gu. Kedatangan Mo Chen berhasil memporak porandakan emosi Kepala keluarga Gu. Barang barang di sekitarnya tak luput menjadi korban dari aksi kemarahan Gu Shen. Seperti guci antik peninggalan kerajaan Tang, remote Tv vas bunga dan bahkan para pelayan yang sedang membereskan kekacauan tam bisa menghindar dari pukulan Gu Shen.


"Brak.....prang .....bugh...Tong..!!" (anggap aja suara benda benda pecah. :v)


"Ini semua salah Gu Qiaoling! Jika ia tidak kabur waktu itu perusahan ku tidak akan mengalami kerugian sebesar ini. Dan proyek Kerja sama menguntungkan perusahaan akan jatuh padaku. " Ucap Gu Shen. dalam hatinya menyalahkan Gu Qiaoling yang tidak tau apa apa.


"GU QIAOLING !!!!" Teriak Gu Shen penuh dengan amarah yang siap meledak setelah kepergian Mo Chen.


"Dasar anak tak tau diuntungkan! Jika berani pulang Aku pasti akan membunuhmu dengan sadis! " Ucap Mo Chen disertai amarah yang menggebu-gebu.


Semua orang di kediaman Gu yang melihat Gu Shen saat ini merasa ketakutan tanpa terkecuali Gu Hilmi dan Gu Dhoufan yang saling berpelukan dan meringkuk di salah satu sofa ruangan itu.


.


.


.


.


......................


.


.


.


Di sisi lain Jiang Xiahuan membukakan pintu mobil untuk Gu Qiaoling. Gu Qiaoling turun dari mobil Mewah Jiang Xiahuan dengan elegan yang mencuri perhatian banyak pasang mata di sekitarnya. Ditambah lagi dengan Desas desus yang beredar tentangnya dengan Ceo Xia Ling internasional.


Dengan menggandeng tangan Jiang Xiahuan yang menampilkan ekspresi dingin dan. topeng yang menunjukan identitas nya sebagai Ceo Xia Ling internasional membuatnya semakin menawan dan terkesan misterius. Mereka berjalan mesra ke butik terkenal milik salah satu teman Jiang Xiahuan.


Hal itu mengundang para pejalan kaki untuk gatal membicarakan Gu Qiaoling dan Jiang Xiahuan.


"Ternyata hubungan Mereka tidak kurang dari rumor yang beredar. " Ucap salah satu pejalan kaki kepada temannya.


"ya. Kau benar! Lihat bagaimana mesranya mereka seperti sudah berpacaran lebih dari sepuluh tahun saja. " Balas teman si pejalan kaki.


"Apa aku salah lihat!!! Hei tadi Ceo Xia Ling internasional membukakan pintu untuk Gu Qiaoling !!!"


"Kau tak salah liat aku juga melihatnya!!!"


" Hey lihat apa yang mereka tuju! Wah Mereka menuju Butik. Apakah mereka akan menikah? Andai saja aku bisa menghadiri pernikahan mereka. " Sahut yang lainnya.


"Kenapa tidak bisa ?"


"apa kau tak tahu? hanya orang yang memiliki undangan lah yang bisa masuk!"


"Benarkah seperti apa undangannya ?"


"Em...yang pastinya tampak elegan dengan emas murni di beberapa bagian. "


"Maksudmu seperti ini ?"


"Ya ! Wah bagaimana kau mendapatkannya? Nanti kau harus mengajakku!"


Ok selanjutnya abaikan oh tidak maksudnya tinggalkan obrolan para penguna jalan yang tidak penting.


"selamat sore tuan. ada yang bisa saya bantu?" Tanya salah satu pegawai yang menatap Jiang Xiahuan dan Gu Qiaoling takjub. Apakah mereka baru turun dari langit. pikir pegawai itu.


"Panggilkan Bos mu !" Ucap Jiang Xiahuan dingin.


"Baik...Baik! Silahkan tunggu sebentar !" Ucap Pegawai itu gugup. Menyeramkan pikir pegawai itu lagi.


Jiang Xiahuan dan Gu Qiaoling duduk di sofa yang disediakan dalam butik Cukup lama mereka saling diam, ada seorang laki laki seumuran Jiang Xiahuan menghampiri keduanya. Dia adalah Mo Chen pemilik butik yang dikunjungi Jiang Xiahuan bersama calon istri nya.


" Hai tuan Jiang Xiahuan tumben kali kau ke butik ada apa? Apakah kau sudah kerasukan sesuatu lalu ingin menikah? dengan siapa? Kau menemukan Jin cantik?" Ledek Mo Chen konyol yang belum menyadari keberadaan Gu Qiaoling.


"Peletak !" Jiang Xiahuan menyentil Dahi Mo Chen keras.


"Terima kasih pujian menyebalkan mu ! " Sahut Gu Qiaoling ketus.


"Siapa yang me..." Ucap Mo Chen tergantung saat mengetahui siapa lawan bicaranya.


"muji mu!" lanjut Mo Chen lirih.


"Hmmm? " Dehem Gu Qiaoling dengan nada bertanya.


"Jangan bilang Kau Calon istrinya Dia!" Tanya Mo Chen agak memaksa sambil menunjuk Jiang Xiahuan yang entah sejak kapan sibuk dengan ponsel pintarnya.


"Ya ...Ada yang salah?" Tanya Gu Qiaoling menatap Mo Chen. Ia melihat raut wajah Mo Chen terlihat seperti orang yang sedang patah hati untuk beberapa detik membuat Gu Qiaoling mengernyitkan dahinya bingung.


"Apa Mo Chen menyukaiku ? " Batin Gu Qiaoling bertanya.


" Tapi tidak mungkin kita kan baru kemarin bertemu ? apakah dia bisa jatuh cinta secepat itu. apalagi dengan wanita yang tak menarik sepertiku." Batin Gu Qiaoling menyangkal kebenaran yang tidak diketahuinya.


"A...apa Gu Qiaoling menikah! Apakah kau tak melihat diriku yang sangat mencintaimu? Oh ya mungkin aku lupa fakta bahwa Gu Qiaoling melupakan ku! Kenapa harus Jiang Xiahuan? Kenapa bukan Aku saja!" Batin Mo Chen Sedih.


"Em...Selamat ya ! Aku tak menyangka Jiang Xiahuan akan menikah dengan model sempurna sepertimu !" Ucap Mo Chen tersenyum paksa.


"Terima kasih. " Ucap Gu Qiaoling tersenyum elegan.


"Tuan Muda Mo bisakah anda menunjukan beberapa gaun pengantin mu kepada kami?" Tanya Jiang Xiahuan pada Mo Chen.


"En..Maaf aku masih ada urusan aku kan memanggilkan Manajer butik untuk menemanimu!" Jawab Mo Chen terkesan terburu buru.


"Hmm " Dehem Jiang Xiahuan. Sejak kapan Mo Chen menjadi begitu sibuk. pikir Jiang Xiahuan.


"Kalau begitu sampai jumpa Jiang Xiahuan dan Gu Qiaoling ! Assalamualaikum wr wb " Pamit Mo Chen berlari ke parkiran.


"Brakkk...!" (anggap aja suara pintu mobil ditutup paksa )


"A...apa ini rasanya patah hati? " Ucap Mo Chen dengan nada suaranya yang bergetar ingin menangis tapi tak mampu.


"Kenapa begitu sakit!!!"


"Apa ini rasanya jika teman terbaikku menikah dengan cinta pertamaku?Ditambah cinta pertamaku yang melupakanku!! Aku tak percaya Jiang Xiahuan mampu meluluhkan hati Gu Qiaoling lagi....." Ucap Mo Chen.


"Gu Qiaoling.." Ucap Mo Chen lirih. ia tersenyum kecut. Ternyata ia kalah untuk kedua kalinya. pikir Mo Chen.


Kemudian Mo Chen mengemudikan mobilnya menjauh dari kawasan butik entah kemana. henya Dia dan tuhan yang tau.


...----------------...


Kembali ke sisi Jiang Xiahuan dan Gu Qiaoling..........


Gu Qiaoling sedang memandang dirinya dengan balutan Gaun pengantin yang di serahkan manajer padanya di salah satu ruang ganti. Ia tersenyum puas gaun pengantin ini sangat cocok untuk dirinya namu. sayang terlalu terbuka di bagian dada dan paha samping kanan.


"Jiang bagaimana menurutmu?" Tanya Gu Qiaoling berpose layaknya model profesional.


Jiang Xiahuan mencari asal suara lembut itu. Ia menemukan Gu Qiaoling berpose ala model dengan gaun biru muda panjang, ada belahan dari pinggang kanan sampai kaki,di bagian atas menampilkan setengah aset Gu Qiaoling dan pita di ujung belahan pinggang kanan, punggungnya terekspos dengan jelas. Terlalu ****. pikir Jiang Xiahuan.


Untuk sesaat Jiang Xiahuan terpesona wajahnya sudah memerah dan hampir saja mimisan. pikirannya sudah traveling ke mana mana. membayangkan Gu Qiaoling ada di bawahnya.


"Bagaimana?" Tanya Gu Qiaoling membuyarkan imajinasi liar Jiang Xiahuan. Jian Xiahuan berdehem pelan untuk menghilangkan pikiran nya yang tak bersih itu.


"Ganti !!!" Ucap Joang Xiahuan dingin setelah tersadar.


"Ok!" Ucap Gu Qiaoling dengan nada kecewa.


Sepuluh menit kemudian ......


.


.


.


Gu Qiaoling kembali dengan balutan Gaun pengantin berwarna merah muda yang cantik...


"Jiang bagaimana dengan ini?" Tanya Gu Qiaoling sambil berpose.


"Tidak Ganti bagian dada terlalu terbuka !!" Ucap Jiang Xiahuan.


Sepuluh menit kemudian .....


.


Gu Qiaoling kembali dengan gaun Jingga mengembang seperti putri dan pita besar di pinggangnya.


.


"bagaimana dengan ini?" Tanya Gu Qiaoling


"Tidak!!! bagian punggung terlalu terbuka !!Ganti!!" jawab Jiang Xiahuan.


setelah sepuluh kali percobaan Gu Qiaoling merasa kewalahan. Jika kali ini si cabul tak setuju aku akan paksa. pikir Gu Qiaoling.


"Bagaimana dengan ini?" Ketus Gu Qiaoling.


"Tidak!!Ganti!!" Perintah Jiang Xiahuan..


"Brak!!" Gu Qiaoling mengebrak meja di depan Jiang Xiahuan.


"Kenapa?" Tanya Gu Qiaoling menatap Jiang xiahuan tajam seperti harimau yang menemukan serigala untuk dimakan. para pegawai yang ada disekitar Gu Qiaoling ketakutan menghadapi kemarahan Gu Qiaoling.


"Pundak mu kelihatan!" Ucap Jiang Xiahuan santai dibawah hawa membunuh Gu Qiaoling.


"Kau mengerjai ku ya?" Tanya Gu Qiaoling tajam.


"Tidak." Jawab Jiang Xiahuan acuh tak acuh.


"Lalu kenapa ini tak boleh? itu tak boleh?Semua tak boleh ?" Teriak Gu Qiaoling. kali ini ia benar benar marah kesabarannya sudah diambang batas.


"Manis sekali Ling saat marah! Ahhh bagaimana ini aku ingin sekali menciumnya!!" Batin Jiang Xiahuan. meskipun Jiang Xiahuan menjawab dengan acuh tak acuh, dalam kenyataannya tengah menahan diri untuk tidak mencium Gu Qiaoling.


"Terlalu terbuka. " Jawab Jiang Xiahuan masih acuh tak acuh seolah olah ia tak peduli dengan kemarahan Gu Qiaoling padahal dalam hatinya sudah gemas dengan Gu Qiaoling. melihat sikap Jiang Xiahuan membuat Gu Qiaoling semakin meledak ledak.


"Terlalu terbuka? Kau bilang Terlalu terbuka!Apa kau buta Gaun ini hanya menampilkan bahuku ! Lalu Apa kau ingin aku memakai gaun pengantin berhijab seperti itu! sekalian!!!" Teriak Gu Qiaoling meledak ledak. Ia menunjuk gaun pengantin berhijab berwarna putih yang tak jauh darinya.


Jiang Xiahuan mengikuti arah jari telunjuk Gu Qiaoling. Ia tersenyum senang. "Ide bagus!! Pelayan bungkus Gaun pengantin berhijab itu. Gu Qiaoling saat pernikahan kita kau harus memakai gaun pengantin berjilbab itu !" Perintah Jiang Xiahuan terkesan tak terbantahkan.


"Oh TIDAK JIANG SIA...! " Umpatan Gu Qiaoling terpotong karna Jiang Xiahuan tiba tiba mengecupnya di depan umum. Hal ini membuat wajah Gu Qiaoling memerah menahan malu.


"DASAR JIANG XIAHUAN TAK TAU MALU !!! BANGSA*!" Umpat Gu Qiaoling dalam hati.


"Istrinya Jiang Xiahuan tidak boleh mengumpat dalam hati!" Ucap Jiang Xiahuan tersenyum lebar.


"Bagaimana Jiang tau? Oh tidak apakah aku menikahi cenayang?" Batin Gu Qiaoling syok.


"Sayang aku masih manusia. Jadi jangan khawatir kamu tigak menikah dengan cenayang. " Ucap Jiang Xiahuan tersenyum dalam.


"FIKS...CALON SUAMIKU CENAYANG!! "Teriak Gu Qiaoling dalam hatinya.


.


.


.


.


...BERSAMBUNG πŸ₯°πŸ₯°...


.......


.......


.......


.......


.......


.......


.......


...see you next chapter muah πŸ˜˜πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹πŸ’žπŸ’žπŸ₯°πŸ‘„πŸ‘„πŸ₯°...