Forgotten Husband

Forgotten Husband
mimpi buruk Gu Qiaoling. episode 13



..."mimpi adalah sebuah bunga tidur...


...namun mimpi juga bisa menjadi sebuah ingatan yang terlupakan baik masa lalu yang indah maupun masa lalu yang kelam."...


^^^salam.....^^^


GU QIAOLING .


...----------------...


" Jiang! Siapa dia ?" Tanya Gu Qiaoling saat melihat Jiang Xiahuan merangkul seorang wanita yang kalah cantik dengan Gu Qiaoling. Duh pede sekali Qiaoling ya kawan kawan pembaca yang baik dan tidak sombong.


Apa dia pacar Jiang? setahu ku dulu sebelum menikah denganku Jiang mempunyai seorang pacar. Apa dia orangnya? Apakah jiang tidak putus dengannya setelah menikah denganku ? Apa aku tidak penting dimatanya? Apakah Jiang terpaksa menikahi diriku karna anak dalam kandunganku? oh sepertinya aku lupa jikalau Jiang memang menikah karna anak ini. Pikir Gu Qiaoling sedih meratapi nasibnya.


" Oh. Kenalkan dia pembantu baruku Ling. Dan Ling perkenalkan dia kekasih ku Mo Sentil." Ucap Jiang Xiahuan tanpa memikirkan perasaan Gu Qiaoling yang hanya diakui sebagai pembantu.


Deg... Jantung Gu Qiaoling berhenti berdetak... tapi bohong.


"A...Apa! " Gu Qiaoling terkejut tembakannya eh salah, tebakannya tak meleset kayak penembak jitu. becanda, next➪


"Jadi istrimu hanya kau jadikan pembantu pacarmu ya Jiang Xiahuan. "Batin Qiaoling tersenyum miris.


"Sayang kenapa pembantu barumu sangat tidak sopan dengan calon nyonya Jiang." Ucap Mo Sentil angkuh. Bergelayut manja di lengan kanan Jiang Xiahuan kek ulat bulu aja, wts kan memang ulat bulu lebih tepatnya siluman ulat bulu. (❍ᴥ❍ʋ)


" Calon nyonya gundul mu! heh nyonya Sentil gue kali Nyonya Jiang yang asli." Kesal Gu Qiaoling keceplosan. Mimpi aja sana jadi ulat bulu dasar siluman ulat buluk! " Lanjutnya dalam hati ya kalik lewat mulut kasihan pipi mulusnya yang terprediksi akan ditampar jika mengatai nyonya kedua jiang.


" Hahaha...Lucu deh anda. Cuma pembantu aja ngakunya nyonya. Sayangku kan belum menikah dan aku calonnya. Lagi pula jika Jiang menikah itu tidak mungkin denganmu. Salah kan saja dirimu yang gendut, hitam dekil lagi iyuhhh. ya kan Jiang?" Sinis Mo Sentil dengan nada manja nya yang terkesan menjijikan di telinga Gu Qiaoling tapi tidak dengan Jiang Xiahuan.


"Ya." Gugup Jiang Xiahuan dengan suara beratnya.


"Cih centil kayak namanya ternyata.Lalu kenapa jika Aku jelek. Cantik itu butuh proses, lihat aja nanti aku akan membuktikan padamu. Dan kenapa aku bisa jatuh cinta dengan orang brengsek separah Jiang Xiahuan. Sialan memang. " Batin Gu Qiaoling bertekad untuk berjihad di jalan panduan menjadi cantik yang cepat dan sehat dalam sebuah buku yang dibelinya kemarin.


" Qiaoling. buatkan minuman untuk Sentil! " Perintah Jiang Xiahuan tak terbantahkan.


"pura-pura jadi pembantu di depan calon kedua nyonya Jiang atau aku akan membunuh mu setelah melahirkan." Bisik Jiang Xiahuan di telinga kanan Gu Qiaoling.


"Calon kedua nyonya Jiang? Jiang Xiahuan apa kau bersungguh sungguh ingin menikah lagi. Setidaknya lakukanlah setelah menceraikan ku. Dan biarkan aku membawa anakku. " Batin Gu Qiaoling. Ia merasa sakit untuk yang kesekian kali.


"Baik. Tuan Jiang, dan untuk nyonya maafkan sikap saya tadi." Ucap Gu Qiaoling sedikit membungkukkan badan.


"Nah...gitu baru cocok sama kamu. jangan berharap bisa menjadi angsa putih wahai itik jelek. " Sinis Mo Sentil.


"Terkadang itik jelek bisa menjadi angsa putih bila diproses, wahai siluman ulat bulu." Balas Gu Qiaoling dalam hatinya.


"Ya Siluman...Eh nyonya." Datar Gu Qiaoling sebelum berbalik membuatkan minuman untuk Siluman ulat...eh maksudnya Mo Sentil.


" cek.... Jiang Xiahuan bodoh! idiot ! sinting! Brengsek! udah punya istri cantiknya ngalahin bidadari malah milih selingkuh sama siluman. Mana terang terangan lagi." Umpat Gu Qiaoling kesal. Tangannya mengaduk aduk dua cangkir teh hijau dengan kasar hingga menciptakan bunyi dentingan keras antara sendok dan cangkir keramik putih porselen. Wajah gemuknya menampilkan ekspresi kesal yang lucu tapi matanya tak bisa menyembunyikan kalau dirinya tengah tertekan.


Dengan perasaan tak ikhlas menahan sakit hati Gu Qiaoling melangkahkan kakinya ke arah pasangan selingkuh itu.


"Nih. gak usah protes kalau gak enak. " Ketus Gu Qiaoling buru buru meninggalkan keduanya. Ia tak mau melihat adegan romantis memuakkan yang dilakukan suaminya kepada wanita lain.


"brak.." Gu Qiaoling menutup pintu kamar tamu yang telah menjadi kamarnya sejak menikah dengan Jiang Xiahuan. Gu Qiaoling jatuh bersandar pada pintu kamar nya.


"Kenapa takdirku sangat menyedihkan . Aku hanya ingin hidup bahagia dengan orang yang aku cintai. Tapi aku tak menyangka orang yabg aku cintai tidak lebih dari seorang brengsek tak tahu malu."


"Sebenarnya apa kesalahanku di masa lalu. Aku tau Aku memang jelek , pendek , dekil, gemuk. Tapi kenapa? Aku juga tak ingin. Apakah memang tidak ada orang yang tulus mencintaiku tanpa memandang fisik. Tuhan aku lelah. "


"Mama..Bangun Ma Xiaomi lapar."Rengek Xiaomi mengguncang bahu Gu Qiaoling kasar. pasalnya ia sudah kelaparan dari tadi. Tidak ada makanan di dapur, kulkas kosong melompong tidak ada buah buahan ,snack ,ataupun bahan mentah. Maklum hari ini waktunya Gu Qiaoling belanja bulanan tapi Gu Qiaoling tertidur kelelahan membersihkan rumah karna ulah Anak dan peliharaan kecilnya.


"em..." Erang Gu Qiaoling terbangun dari tidurnya yang panjang. ya iya lah panjang wong dari dua jam setelah Xiaoling berangkat sekolah hingga Xiaoling pulang sekolah dengan jalan kaki. Kasihan Xiaoling, untung sekolahnya deket.


"Jam berapa? " Tanya Gu Qiaoling setelah memposisikan dirinya untuk duduk.


"jam 11.30 kenapa mam?"


"Apa! " Teriak Gu Qiaoling.


Gu Qiaoling berlari kearah dapur disusul Xiaomi. Xiaomi mengikuti ibunya dengan wajah bingung yang tak repot repot ia sembunyikan.


"Astaga naga hanya ada dalam cerita cerita yang dibaca si gay, Wu Kang. Kenapa Aku bisa lupa. Tuh kan gosong,yah gak jadi makan pizza. Hua Mama Qiaoling buang buang makanan. "Gu Qiaoling mengambil pizza yang sudah menghitam itu dari oven dengan wajah kesal, bibirnya tak henti-hentinya ngelantur tak jelas.


Xiaomi yang menyaksikan kelakuan mamanya hanya bisa terkekeh geli. Jadi tadi ibunya berlari kencang hanya untuk pizza gosong. Sekarang ia tau kenapa ayahnya bisa jatuh cinta pada ibunya itu. Kalau ia jadi ayahnya mungkin ia tak akan menyia-nyiakannya hanya karena penampilannya dulu.


"Ma..." Panggil Xiaomi.


"Maaf sayang hari ini kita pesan makanan aja ya, pizza nya sudah tak layak konsumsi dan kulkas kosong karna Mama belum belanja. " Sesal Gu Qiaoling mengelus lembut kepala Xiaomi.


"Oke tidak apa apa." Singkat Xiaomi.


"Xiaomi mau makan apa?" Tanya Gu Qiaoling lembut.


"Xiaomi mau ayam geprek, ayam goreng, ayam bakar, ayam panggang, ayam saus tiram , sate ayam, ayam pedas manis. Dah itu aja." Ucap Xiaomi antusias.


"Cek..Gak sekalian ayam mentah." Asal Gu Qiaoling.


"Enak kah?" polos Xiaomi memiringkan kepalannya.


"Enak banget, Xiaomi gak boleh makan. nanti tersedak. " Bohong Gu Qiaoling. "Dasar pecinta ayam badan pun kek ayam. untung sayang. " Lanjut Gu Qiaoling dalam hatinya.


"Yah..." Kecewa Xiaomi mengerucutkan bibirnya lucu, ditambah lagi tubuhnya yang gemuk membuatnya seperti bola raksasa yang sedang kesal. emang ada? ʕ•ᴥ•ʔ


"Issss Lucu sekali anak siapa ini." Gu Qiaoling mencubit pipi tembem Xiaomi gemas.


"aduh..Mam sakit ." Xiaomi mengelus pipinya karna Gu Qiaoling mencubitnya dengan keras.


" Maaf sayang. salah kamu sih lucu banget, mana bisa tahan gak cubit coba. " Bela Gu Qiaoling.


"Mam Xiaomi juga gak mau jadi lucu. Xiaomi maunya jadi ganteng." Rengek Xiaomi. Dari dulu Xiaomi tidak suka dikatai lucu oleh ayahnya. Ia akan merengek jika dikatai lucu. Setelah lepas dari ayahnya ia kira tidak ada yang mengatainya lucu. tapi tetap saja ada mamanya yan mengatakan dia lucu. ini penghinaan, meskipun benar benar lucu sih.


"Iya iya Xiaomi ganteng gak lucu. Mama pesan makanan dulu ya." Ucap Gu Qiaoling mengelus kepala sebelum beranjak ke kamarnya, mengambil ponselnya.


^^^bersambung^^^


jangan bosan vote, coment, like, dan share 💋🥰💋🥰🤗😘😘😍😍😍😍❤️❤️❤️💞💞💞💞dah pokoknya love you full 💞