Forgotten Husband

Forgotten Husband
bertemu: episode..02



"GAWAT!! Mereka mengejar ! Apa yang harus aku lakukan! Aku tak mau ditangkap lalu dipaksa menikah ! Ayo lah otak pintar!!! Berpikir......" Batin Gu Qiaoling gelisah.


"NONA MUDA JANGAN KABUR!! " Ucap para bodyguard yang semakin dekat.


30 menit berlalu namun para bodyguard masih mengejarnya.


.


.


.


"*Ada apa dengan tubuhku ? kenapa terasa panas ? Akhhh...kenapa rasanya sangat tidak nyaman ..pasti ada yang tidak beres pada makanan tadi?! " Tanya Gu Qiaoling dalam hati.


"Sial!!!Aku terkena obat perangsang?!!" Batinnya lagi**.


"Sebaiknya aku bersembunyi dulu , akhhh tapi ini benar benar tidak nyaman ?! " gumam Gu Qiaoling melihat gang sempit yang tak jauh dari nya.


Gu Qiaoling mempercepat langkahnya hingga membuat jarak semakin jauh dengan para pengawal.


"Bugh! "


Gu Qiaoling menabrak Jiang Xiahuan, karena


Jiang Xiahuan sedang mabuk, ia tidak bisa menjaga keseimbangannya akhirnya ia jatuh tertimpa Gu Qiaoling, tak sengaja bibir keduanya menyatu.


Koper Gu Qiaoling terlempar jauh ke depan, karna sudah diliputi kepanikan bercampur obat perangsang, Gu Qiaoling melupakannya.


"Waaaahhhh...kebetulan sekali! Hey pria aku pinjam tubuhmu dulu ya! Untuk bersembunyi." Bisik


Gu Qiaoling sedikit melirik ke belakang.


Ketika Jiang Xiahuan hendak melepaskan diri dari


Gu qiaoling, Gu Qiaoling menarik tengkuknya, memperdalam ciuman mereka.


"Apa apaan ini ! Kau pikir aku selimut untuk bersembunyi dari hantu, di film horor kesukaan Xiaomi, apa?! " Batin Jiang Xiahuan kesal disela ciuman mereka.


"Bukankah nona muda tadi lewat gang ini, kemana dia? " Tanya salah satu pengawal pada pengawal lainnya.


"Tidak tahu. " Jawab pengawal lainnya.


Para pengawal pun terus berjalan ke depan.


"Ckckck ...perempuan jaman sekarang sungguh sangat agresif! " Ucap pengawal yang memergoki Gu Qiaoling dan Jiang Xiahuan sedang berciuman penuh gairah, lalu menggelengkan kepalanya.


Karena gelap, para pengawal sulit mengenali wajah Gu Qiaoling, ditambah lagi rambut Gu Qiaoling yang menutupi wajahnya.


Setelah pengawal melewati mereka, Gu Qiaoling melepas ciuman mereka.


"Tuan maukah kau membantuku? aku terkena obat perangsang?! " Tanya Gu qiaoling dengan tampang memelas.


"ok, ikutin aku! " Kata Jiang Xiahuan mengalihkan pandangan ke Gu Qiaoling.


Jiang Xiahuan kaget saat melihat wajah


Gu Qiaoling, pasalnya wajah Gu Qiaoling mirip dengan istrinya yang meninggalkannya.


"ling ling! kau kah itu? apa kau masih mengingatku? " Batin Jiang Xiahuan menahan kerinduannya pada istrinya.


"Istriiiii~ Suami merindukan mu ! hai es baru biarkan aku keluar ! " Ucap altar ego Jiang Xiahuan dalam hati.


" Gak akan! Diam Kau Bocah! " Tegas Jiang Xiahuan mengurung altar ego nya.


"Es batu! aku pasti membalas mu!" teriak altar ego Jiang Xiahuan sebelum terkurung.


" Aku capek, Gendong~ " Ucap Gu Qiaoling tiba tiba.


"Dia benar benar Ling ling, masih sama, tidak ada yang berubah. " Kata Jiang Xiahuan dalam batinnya menatap sosok wanita di depannya dengan sorot mata penuh cinta.


Jiang Xiahuan menuruti permintaan Gu Qiaoling dengan muka bahagianya, karna dipertemukan kembali dengan istrinya.


Jiang Xiahuan, membuka pintu depan mobilnya dan mendudukkan Gu Qiaoling di kursi depan samping kemudi, lalu dia memutari mobilnya dan mendudukkan dirinya di kemudi.


Jiang Xiahuan menjalankan mobilnya ke hotel bintang 5 terdekat.


Ditengah perjalanan, Gu Qiaoling tiba tiba meraih tangan kiri Jiang Xiahuan yang menggantung bebas lalu meletakkannya di Pa*****a nya.


"Tolong aku sudah ngak tahan! " Ucap Gu Qiaoling.


Seakan mengerti, Jiang Xiahuan melakukan apa yang diinginkan Gu Qiaoling.


15 menit kemudian, mereka telah sampai di tujuan.


Jiang Xiahuan membukakan pintu untuk


Gu Qiaoling, lalu mereka berjalan bersama seperti pengantin baru.


Mereka memesan kamar mewah yang terletak di lantai sembilan.


..Di kamar hotel ....


Gu Qiaoling langsung mendorong Jiang Xiahuan ke kasur yang lembut nan empuk, ia mulai merobek pakaian Jiang Xiahuan setelah itu, terjadilah pergulatan panas antar mereka hingga berjam jam.


Mereka asik bercinta, tanpa mereka sadari ada seorang heater yang memfoto Gu Qiaoling saat membuka kamar hotel dengan Jiang Xiahuan yang merangkulnya.


.............................................................


🌞Keesokan harinya.....


Saat Gu Qiaoling bangun dari tidurnya ia mendapati sorang pria yang tak dikenalnya tidur disampingnya.


"Astagfirullah.....apa yang sudah aku lakukan? ya Robb..maafkan hamba yang hina ini! " Batin


Gu Qiaoling menahan air mata yang menumpuk di matanya.


"Tunggu...kenapa tidak terasa sakit setelah melakukannya? apa aku benar benar melakukan hubungan badan dengannya? " Tanya Gu Qiaoling pada dirinya sendiri.


Gu Qiaoling menyibakkan selimut yang menutupinya, terpampang tubuh putih Gu Qiaoling.


"tidak ada darah? tidak ada bekas ditubuh? sepertinya kita hanya sekedar bermain tidak lebih! lalu...bagaimana dengan memori panas tadi malam? apakah itu hanya ilusi? " Tanya Gu Qiaoling dalam hati.


"Lalu kalau cuma ilusi kenapa tubuh pria itu banyak sekali bekas gigitan? gak mungkin kan kalau digigit nyamuk? masak hotel mewah ada nyamuknya? " Tanya Gu Qiaoling kebingungan pada dirinya sendiri.


"Aku merasa familiar dengan wajahnya, apakah kita pernah bertemu sebelumnya? " Tanya Gu Qiaoling pelan tapi masih bisa didengar Jiang Xiahuan yang sudah bangun dari tadi.


"Iya,kita pernah bertemu sebelumnya. " Jawab


Jiang Xiahuan membuka matanya perlahan menghadap ke samping.


"Bahkan setiap hari." Lanjut Jiang Xiahuan dalam hati.


Gu Qiaoling kaget dengan pernyataan Jiang Xiahuan yang tiba tiba, ia langsung menutupi tubuhnya dengan bantal.


"Tak perlu ditutupi aku sudah lihat semuanya. " Ucap Jiang Xiahuan, menampilkan senyum devil nya.


"Bahkan hafal ukurannya. " Lanjut Jiang Xiahuan dengan suara rendah yang tak dapat didengar Gu Qiaoling.


"Saya mau berpakaian. " Kata Gu Qiaoling dingin.


"Hahaha....Ling ling kau tak pernah berubah... selalu bersikap dingin dengan orang asing. tapi apa aku termasuk orang asing? apa suami termasuk orang asing? Ling Ling, sebenarnya apa yang membuat mu melupakanku? apa tadi malam karena obat itu Ling ku Jadi manja ya " Batin Jiang Xiahuan sedih.


"Silahkan! Aku tak melarang untuk berpakaian!" Kata Jiang Xiahuan, masih memandangi Gu Qiaoling.


"Kenapa kau tidak berbalik? " Tanya Gu Qiaoling dingin.


"Kenapa? apa kau malu? jika malu bukankah tadi malam lebih memalukan? " tanya jahil


Jiang Xiahuan, mengelus-elus dagunya yang dipenuhi bulu bulu halus.


"DASAR MESUM!! JELEK!! GAK TAHU MALU!! IDIOTTTTTTT!! " Teriak Gu Qiaoling, mukanya memerah seperti tomat busuk sampai ke telinga.


"manis sekali wajah memerah Ling, sudah lama aku tidak melihatnya, membuatku semakin semangat menjahilinya saja. " ucap Jiang Xiahuan dalam hati menahan untuk tidak mencubit pipi merah Gu Qiaoling.


Gu Qiaoling melempar bantal di tangannya ke wajah jahil Jiang Xiahuan.


"Hahahaha.....Nona bukankah sekarang anda yang tidak tahu malu memamerkan tubuh indah anda? "


kata Jiang Xiahuan, kedua mata nakalnya terus menatap kedua gunung kembar milik Gu Qiaoling.


" BA**N*N!! Apa yang kau lihat ?! " teriak


Gu Qiaoling, antara marah dan malu dengan pipi merah yang setia sampai ke telinga.


Buru buru ia mengambil dua bantal berukuran kecil yang hanya menutupi dua area yang harus di tutupi saja.


" tentu saja dua gunung kembar yang menghadap ke arahku tadi. " jawab Jiang Xiahuan sok polos.


Wajah Gu Qiaoling semakin memerah.


tiba tiba Jiang Xiahuan berdiri dari kasur sehingga selimut yang menutupi tubuh atletisnya terjatuh memperlihatkan juniornya yang masih tertidur.


"Apa yang kau lakukan?!" teriak


Gu Qiaoling menutupi matanya dengan tangannya, sedikit mengintip wajah Jiang Xiahuan, ia lupa kalau ia belum memakai pakaian.


Kamar yang dipesannya adalah kamar kedap suara sehingga tidak ada yang mendengar teriakan Gu Qiaoling yang menggelegar. Jiang Xiahuan berjalan dengan langkah santai ke arah dimana Gu Qiaoling sedangkan Gu Qiaoling mundur dengan was-was takut Jiang Xiahuan melakukan sesuatu kepadanya.


Gu Qiaoling terus memundurkan langkahnya sampai ia menabrak tembok di belakangnya.


Jiang Xiahuan mengunci pergerakan Gu Qiaoling dengan kedua tangannya, lalu memajukan wajahnya hendak mencium Gu Qiaoling.


Belum sempat bibir Jiang Xiahuan menyentuh bibir Gu Qiaoling tiba tiba Gu Qiaoling menendang sekuat tenaga benda diantara kedua paha Jiang.


"Akhh..LING APA KAU TAK MAU PUNYA ANAK DENGANKU!!" teriak Jiang Xiahuan agak membungkuk memegang juniornya yang terasa berdenyut sakit.


" MEMANG! " Teriak Gu Qiaoling.


Gu Qiaoling kemudian memakai pakaiannya yang berserakan di lantai dan menata rambutnya dengan cepat.


Setelah itu Gu Qiaoling keluar dari hotel itu, Ia menunggu angkot di halte.


"Untung saja sepi jadi tidak ada orang yang mengenaliku. " ucap Gu Qiaoling pelan.


Sudah 10 menit berlalu belum ada angkutan umum membuat Gu Qiaoling tertidur lelap dengan posisi kepala menunduk.


"Sayang? " gumam seorang pria tampan di dalam mobil.


"Tinnnnnnnnnnn!" klakson mobil sport pria tampan itu.


.


...----------------...


.


^^^. bersambung 🥰🥰^^^


jangan lupa like, vote, coment nya ya 💋💋💋💋🥰