FIRST LOVE (Story' At School Of Art)

FIRST LOVE (Story' At School Of Art)
Tugas Akhir Senior



" Permisi, adek-adek kenalin nama kakak Katana. Kakak mau minta tolong ke kalian untuk bantu kakak dalam proses pembuatan tugas akhir. Kakak butuh 5 orang untuk bantu kakak di bagian dancer, kostum, konsumsi, dan lighting. ada yang mau bantu gak? kalau ada tunjuk tangan dong, atau aku tunjuk? untuk dancer aku tunjuk aja sih, aku butuh 2 orang dancer. "


Katana yang senior tingkat 2 pun memilih 5 orang dari kelas yang dihuni oleh Sabrina, Aliya, Saskia dan Erwin itu untuk membantunya membuat tugas akhir koreografi. Dan yang terpilih untuk bagian dancer ada Saskia dan Aliya, sedangkan ada 3 orang lainnya yaitu Rio, Sabrina dan Jodi membantu untuk lighting, konsumsi dan kostum. Kegiatan pementasan tugas akhir ini akan dilaksanakan selama bulan November. Dan bulan itu juga bertepatan perayaan HUT sekolah, jadi ada beberapa siswa yang juga ditunjuk untuk mengisi acara sebagai hiburan.


" Nanti kalian yang aku tunjuk ini kumpul di studio 2 sepulang sekolah ya. Aku akan jelasin konsep tari dan apa aja yang harus di siapkan untuk properti tari ku ini. aku mohon banget kerja samanya kalian, karena tugas akhir ini udah kayak hidup mati ku banget. Kalau nanti kalian kelas 2 kalian pasti akan merasakan juga pusing dan mumetnya membuat tugas koreografi, HAH...! rasanya mau gila aku, tapi makasih ya udah mau aku tunjuk. "


" iya kak, Sama-sama... semoga berjalan lancar ya kak untuk tugas akhirnya. semangat...!!!! " kata Sabrina


Katana pun pamit dan mereka kembali ke kelas yang kebetulan itu adalah jam kosong. Sabrina sesekali membuka HPnya yang ternyata ia sedang chat dengan Alex, wajah sumringah Sabrina terpancar jelas hingga membuat teman-temannya penasaran.


SYUUUT


HP milik Sabrina pun di rampas oleh Erwin, ia lalu melihat isi chat Sabrina dan Alex. Sabrina emosi dengan kelakuan Erwin yang tak beretika dan melanggar privasi. Sabrina yang bete lantas mengambil kembali HPnya di tangan Erwin dan pergi keluar kelas dan menuju ke kantin.


" kak, es campur 1 sama camilan buah apa coklat terserah " kata Sabrina


" siap neng... kok gak masuk kelas neng? " tanya kakak penjaga kantin


" gak ada gurunya kak, jadi males di kelas berisik. "


" oh, ini neng es campurnya. camilan nya tunggu dulu ya... "


Sabrina duduk di bangku dekat jendela, ia melanjutkan chatnya dengan Alex. Rupanya Alex pun juga sedang mencari orang untuk membantunya dalam menggarap tugas akhir juga. Alex meminta Sabrina untuk membantunya dengan imbalan akan mengajaknya jalan-jalan kelak liburan semester ganjil. Alex akan mengajak Sabrina pergi ke villa dan jalan-jalan ke area pegunungan, rencananya Alex juga akan mengajak Johan dan Andriano,


" lah, kak Darius gak diajak? "


" dia biasanya udah jalan duluan sama keluarganya, anak mami dia tuh. " jawab Alex


" iya lah anak mami, kan yang ngelahirin dia maminya. Kalo yang ngelahirin papinya ya anak papi, wleeek...! " ujar Sabrina


" bukan itu maksudnya, kamu juga boleh ngajak temen mu yang mau diajak jalan-jalan sama kita, tapi temen yang benar-benar dekat sama kamu loh ya. "


" ya gampang lah, tapi tugas kakak konsepnya gimana? aku juga jadi perbantuan di tugasnya kak Katana, " kata Sabrina


" kamu dimana? aku samperin sekarang. "


" kantin "


Alex langsung bergegas menghampiri Sabrina dengan membawa buku dan bolpoin. Di kantin mereka pun berdiskusi tentang tugas akhir Alex, Sabrina juga memberi beberapa saran untuk konsep koreografi milik Alex supaya lebih bagus.


" Ngapain kalian berduaan di sini?! "


Ketika mereka sedang serius berdiskusi bersama, tiba-tiba Anita datang menghampiri mereka dengan emosi.


" eh, Anita! aku lagi minta... "


" DIEM KAMU...! kamu cewek gak jelas, jelasin! " bentak Anita


" kak Alex minta bantuan ku untuk tugas akhirnya nanti bulan November, kak. Dia lagi jelasin konsep dan properti apa aja yang nantinya akan dia pakai untuk menunjang penilaian ujian koreografinya dia. Oh iya, kak Anita nama saya Sabrina, dan maaf saya bukan 'cewek gak jelas ya'. " kata Sabrina


" aku gak peduli kamu siapa, yang pasti kamu jangan deketin Alex! "


" tapi aku peduli dengan nilai ku, jadi aku mau dekat dengan siapapun entah itu perempuan maupun laki-laki. Kalau aku butuh bantuan dan dia bisa bantuin aku, aku akan deketin dia. Dan kamu Anita, meskipun kamu anak yayasan kamu gak bisa semena-mena kayak gini, aku juga butuh privasi enggak tiap hari harus ngeladenin kamu. " kata Alex


" Alex, kamu berani bantah aku...! " ujar Anita


"aku engga bantah kamu, tapi aku butuh dia untuk membantu proses ujian ku. Kita beda jurusan dan kamu belum tentu bisa, kalau dia aku pernah lihat dia menari jadi aku percaya kepadanya. "


" DASAR PEREMPUAN GATEL...!! " teriak Anita yang berusaha mencakar wajah Sabrina


Sabrina berdiri diam tak gentar melihat reaksi Anita yang selalu ingin menerkam siapa saja yang berani mendekati Alex entah itu sengaja atau tidak sengaja. Alex menahan tangan Anita dan melindungi Sabrina, Anita semakin geram melihat Alex berusaha melindungi Sabrina.


" kamu ngelindungin dia? berani sekali kamu Alex?! "


Keributan pun mulai terjadi, untungnya ada Darius yang langsung menarik dan mengangkat tubuh Anita membawanya menjauh dari kantin. Alex bernafas lega, ia melihat ekspresi Sabrina yang tenang justru membuat Alex tak enak hati. Alex meminta maaf atas keributan yang baru saja terjadi dan menyuruh Sabrina kembali ke kelas terlebih dahulu. Wajah Sabrina seakan seperti dicoret dengan spidol merah yang menandakan bahwa dia adalah target Anita, perasaan gelisah dan cemas menyelimuti hati Sabrina.


Tugas akhir senior pun di laksanakan, Sabrina yang sibuk mengurus kostum untuk kelompoknya Katana mondar-mandir mengambil perlengkapan yang tertinggal di ruang kostum, sampai-sampai ia kelelahan.


" kak, bentar aku minum dulu. " ujar Sabrina


" hehehehe, maaf ya... aku tuh udah nyiapin semuanya, tapi ternyata masih ada yang ketinggalan. Untungnya kamu teliti banget, Rina... makasih banget loh, aku kebantu banget sama kamu. Besok kalau ada pentas di luar sekolah kamu bakal aku seret untuk ikut. " kata Katana


" iya kak, makasih juga loh. Btw, ini udah aku bawain semuanya yang ketinggalan tadi. "


" kamu kuat banget cantik, tenaga mu super! " puji Katana sambil mengacungkan ibu jari


Satu hari telah selesai, hari berikutnya Sabrina mengikuti serangkaian latihan tari yang di ciptakan oleh Alex untuk uji kompetensi pada 3hari berikutnya. Gerakan Alex yang bisa dibilang menguras tenaga dan emosi membuat Sabrina benar-benar tercengang dan takjub, koreografi Alex hanya membutuhkan 4 penari, 2perempuan dan 2laki-laki.


" Gimana? udah siap? " tanya Alex


" siap dong...! " jawab Sabrina


" kak Alex, aku pamit duluan ya. Badan ku pegel semua. " kata salah satu penari Alex


" Siap-siap! makasih ya... besok kita istirahat dulu aja, baru besoknya lagi kita gladi kotor ya di studio "


" siap, makasih kak...! "


Hanya tinggal Alex dan Sabrina di ruang studio. Sabrina berbaring di lantai dengan kaki yang disenderkan ke tembok. Alex duduk di sampingnya sambil mengelap keringat Sabrina yang masih menetes di wajah.


" capek banget ya? " tanya Alex


" iya kak. Aku juga besok harus latihan untuk HUT sekolah. " jawab Sabrina


" nari apa? "


" golek ayun-ayun, hah...! ternyata sekolah disini tuh butuh tenaga ekstra ya. " kata Sabrina


" iya, makanya dari awal kepala sekolah bilang, kalau yang gak kuat sekolah disini pasti out dengan sendirinya. karena sekolah disini tuh tenaga, otak, imajinasi, dan kreativitasnya di peras habis-habisan. " kata Alex


" HAAAAAAHHHH...! aku lelah. " keluh Sabrina


" ke atap asrama yuk! "


" capek lah naik tangganya " kata Sabrina


Tanpa mengatakan apapun Alex berjongkok mengisahkan ingin menggendong Sabrina di punggungnya, Sabrina pun tersenyum dan beranjak kemudian melompat ke punggung Alex. Sepanjang perjalanan Alex dan Sabrina mengobrol dan bercanda, sesampainya di atap asrama Sabrina turun dan berlari ke pinggir pagar. Sabrina merentangkan tangan dan menutup mata merasakan angin yang berhembus melewati tubuhnya.


" ughh, bau asem! tutup tangan mu Rina. " ujar Alex


" ah, kak Alex itu sukanya mengganggu saja! " kata Sabrina ketus


" hahahah, bercanda cantik. makasih ya udah mau bantu aku ngerjain tugas ini, dan makasih juga kamu gak meladeni Anita yang manja itu. Sebenarnya aku sendiri juga muak dengan sikapnya, kalau saja bukti itu bisa cepat aku dapat, pasti aku akan segera lepas dari belenggu ini. "


" curhat mas? pffftt...! " ujar Sabrina


" Kamprett! suasananya jadi berubah kan! " teriak Alex


Sabrina pun tertawa terpingkal-terpingkal melihat tingkah Alex. Mereka pun duduk berdua di pinggir bangunan gedung asrama, memandang bintang dan rembulan di langit dan menikmati dinginnya angin malam.


" Kak Alex kamu hadap sini deh, bentar ya aku lagi dapet inspirasi buat gambar. "


" yes, finally aku digambar juga sama kamu. Nunggunya udah kayak seabad tau gak! " kata Alex


" udah diem, gak usah bawel! "


Sabrina mengeluarkan buku sketsa dan peralatan menggambarnya, dengan teliti dan hati-hati Sabrina menggoreskan pensilnya di atas kertas.


" nih! 350.000 rupiah, bisa dibayar via tunai maupun non tunai. Terimakasih, "


" hahah, sini! " kata Alex menarik lengan Sabrina


Mmmmuach...!!


"Terima kasih, Sabrina. " kata Alex


Wajah Sabrina langsung memerah setelah dicium secara tiba-tiba oleh Alex. Malam itu menjadi malam romantis bagi mereka berdua.


Hari pelaksanaan uji kompetensi koreografi dari kelompok Alex pun tiba, tak begitu riuh di belakang panggung karena hanya ada 4 orang penari saja, yang riuh itu ya yang bagian panggung! banyak properti yang digunakan untuk penampilan dari kelompok Alex ini.


Uji pementasan pun dimulai, riuh tepuk tangan mengiringi penari keluar dari belakang stage. Gerakan tegas dan musik yang dinamis membuat penonton takjub, seolah mereka sudah biasa melihat penampilan Alex yang luar biasa hingga akhir penampilannya.


Tugas Uji kompetensi dari seluruh senior tingkat 2 usai, kini para siswa memperingati perayaan hari ulang tahun sekolah.


Dengan diawali pemotongan nasi tumpeng dan kemudian dilanjutkan penampilan dari seluruh siswa yang terpilih, membuat suasana acara semakin meriah. Dan malam harinya...


LET'S GO TO PARTY...!!!!!