Fery Fernando

Fery Fernando
bab 88 rahasia Papa....



kata-kata Yaya membuat semua keluarga mereka terdiam lalu setelah itu tertawa keras.


"kok aku ngerasa masa lalu terulang lagi yaa.." kata Papa menggaruk tengkuknya yang tidak gatal......


membuat mamih dan papi tertawa keras...


"kenapa kok Papa bilang gitu "


kata Fernando heran..


"kalian tau Papa kalian ini sama kayak Sony sekarang..." kata Papi


jlebbb....


rasanya Yaya dan Fernando menolak percaya karna rasanya terlalu mustahil untuk itu terjadi.......


memang yang mereka tau umur Mama lah yang paling muda antara keempat orang tua mereka tapi mereka tidak menyangka bahwa Papa menunggu Mama dari semenjak dia bayi.........


sekarang Fernando paham, kenapa dulu Papa sampai menjebak Mama hanya agar bisa menikah dengannya......


Fernando geleng-geleng kepala...


"kok Yaya nggak tau ya." kata Yaya polos ....


membuat Papi dan Mami tertawa keras sedangkan Papa dan Mama hanya tersenyum malu........


"emang beneran Maa..." kata Yaya mengintimidasi...


Mama mengangguk.........


"tapi kok Papa nggak cepat tua ya" kata Fernando terkekeh....


"dasar anak durhaka doain Papa cepat tua kalau Papa tua bisa-bisa nanti Mama kalian cari suami baru..." kata Papa tanpa sadar membuat semua orang tertawa keras.....


" Fer serius pa kok Papa bisa awet.... Papi aja udah tua" kata Fernando kejam karna memang walaupun Papi dan Papa itu seumuran. tapi Papa memang terlihat jauh lebih muda ketimbang Papi...


"jadi kau mengataiku tua begitu "kata Papi sewot....


"kau kan memang sudah tau....


pemarah lagi ntar kau tambah tua" kata Papa mengejek Papi...


tak terima dengan ejekan sahabatnya...


" kalau aku tua wajarlah umurkan memang sudah tua. tapi yang nggak wajar itu udah tua tapi sok-sokan masih muda berusaha kelihatan ganteng,,,, bahkan kalian tau Papa kalian ini olahraga bahkan kadang cuma makan telor rebus doang biar badannya tetap bagus dan bugar. lain halnya kayak Papi yang semuanya Papi makan asal enak" kata-kata Papi membuat Papa malu....


skip.........


setelah obrolan panjang mereka keempat orang tua mereka pamit pulang. mereka sengaja tidak menginap karna mereka merasa sepertinya Yaya dan Fernando perlu bicara berdua .....


Yaya tiduran di ranjang pasien yang cukup luas karna memang mereka berada di kamar khusus yang mewah dengan fasilitas lengkap......


Yaya menatap Fernando yang tengah menidurkan bayi mereka di ranjang bayi....


entah kenapa rasanya Yaya begitu merasa bersalah karna sudah tak mendengarkan kata-kata suaminya. sehingga membuat mereka hampir kehilangan bayi mereka....


belum lagi Fernando dari tadi yang belum berbicara kepada nya sedari tadi. membuat Yaya merasa ada perubahan pada sikap Fernando ......


karna biasanya Fernando akan selalu mengajaknya bicara walaupun itu bukanlah hal-hal yang penting, dan yang paling membuat Yaya sedih bahkan dari tadi Fernando tak pernah menciumnya lagi..


biasanya Fernando selalu mencium Yaya atau hanya sekedar mengecup tapi kenapa sekarang tidak.


"loh kok belum tidur. istirahat lah.." kata Fernando menatap Yaya yang tidak tidur tapi melamun di atas ranjang....


Fernando sedang mengemasi barang-barang bayi mereka yang sudah berserakan di sofa karna tadi sore bayi mereka habis mandi dan Fernando baru sempat mengemasi nya sekarang, dia tak ingin barang-barang bayi nya di sentuh-sentuh oleh orang lain


karna niat buruk seseorang siapa yang tau?.


" Byh marah ya sama Yaya" kata Yaya sendu.....


Fernando menuju ranjang setelah mengemasi barang-barang bayi mereka...


"kenapa ngomong gitu..." kata Fernando mengelus kepala Yaya dan dia naik ke ranjang di sebelah kanan Yaya agar infus di tangan Yaya tak lepas


lalu memeluk Yaya....


"kenapa Byh dari tadi diam aja...." kata Yaya bertanya....


" Byh marah sama Yaya"


" enggak sayang by nggak marah sama kamu , Byh cuma trauma aja rasanya setelah melalui kejadian tadi rasanya sangat menakutkan "kata Fernando mengeratkan pelukannya


next....


jumpa episode...


kepulangan sony


ngakak sumpah