Fery Fernando

Fery Fernando
Bab 20 Karma



"by,,,,,"kata Yaya dengan suara yang begitu berat seolah dia sedang menahan hasratnya karna rangsa***n Fernando.


"lepaskan sayang jangan di tahan .."


kata Fernando terus merang***g dan melucuti pakaian Yaya.


setelahnya Fernando membawa Yaya ke ranjang ............


MAKA TERJADILAH..........πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚ skip...............


hari hari berlalu dengan begitu cepat tak terasa sudah 2 minggu yaya dan Fernando menikah ....................


semakin hari rasa sayang Fernando untuk Yaya tumbuh berkali kali lipat,


namun, Fernando tak pernah tau seperti apa perasaan Yaya terhadapnya .


sejujur nya jauh di dalam hatinya yang paling dalam dia ingin tau apakah istrinya sudah mencintainya apa belum.


istrinya memang selalu bersikap selayaknya seorang istri kepada suaminya tapi entah mengapa ada keraguan dalam diri Fernando tentang istrinya yang sudah mencintai nya , sebelum dia mendengar langsung dari mulut istrinya..


sore hari.


Fernando baru saja pulang dari kantor. dia masuk ke apartemen , aneh kenapa apartemen nya begitu sepi.


dimana Yaya.....


Fernando segera menuju kamar barangkali istrinya ke tiduran......


saat dia membuka pintu ..............


Fernando segera berlari menuju yaya karna dia melihat istrinya meringkuk di ranjang sambil memegang perutnya..


belum lagi wajahnya yang sudah pucat


"sayang kamu kenapa" kata Fernando khawatir.


"Yaya nggak papa Byh ,,,,Byh udah pulang" kata Yaya mencoba bangun.


"udah tidur aja kalau nggak kuat"


Fernando meluruskan kedua kakinya dan bersandar di kepala ranjang lalu menidurkan Yaya di pangkuannya ....


"kenapa sayang kok bisa sakit perut kamu belum makan"kata Fernando lembut sembari mengelus kepala Yaya.


"Yaya lagi haid Byh,,,,,, " kata Yaya menjelaskan..


seperti di sambar petir di siang bolong. jika istrinya sedang haid maka istrinya belum hamil..


entah lah perasaan serta hati Fernando tiba-tiba berubah tak menentu, ada rasa kecewa dan takut kehilangan yang menjalar di lubuk hatinya yang terdalam.


"tuhan apakah ini cara kau menghukum ku" batin Fernando meratapi karma nya.


mungkin memang pantas ini di sebut karma untuknya dulu dia membuang benih nya tanpa menginginkan mereka untuk hidup


dia hanya ingin kenikmatan dan nafsu nya terpuaskan dia meniduri begitu banyak wanita tanpa hubungan yang sah.


"Byh kenapa diam". kata yaya menatap suaminya yang tiba-tiba diam.


"Byh nggak papa Sayang, sekarang kamu tidur biar rasa sakit nya berkurang" kata Fernando tersenyum lembut.


padahal hatinya sudah bergemuruh


"tapi by ,,,,,"ucapan Yaya menggantung.


"udah kamu tidur aja ,nggak usah pikirin Byh" kata Fernando mengecup kening yaya dan menarik selimut kemudian kembali mengelus kepala yaya yang berada di pangkuannya.


beberapa menit kemudian Fernando mendengar deruan nafas Yaya yang sudah teratur pertanda di sudah tidur lelap.


" apakah tuhan sedang menghukum ku atas perbuatan ku selama ini"


batin Fernando begitu sendu.


mungkin ini adalah karma yang harus dia terima atas perbuatan nya selama ini disaat dia sudah benar-benar menginginkan anak malah tuhan berkata lain .


Fernando terus membelai kepala Yaya dan bersandar di kepala ranjang. dia memejamkan matanya dia menggeleng jangan kan merasakan Yaya meninggalkan nya bahkan membayangkannya saja Fernando sudah tak sanggup.


"sayang jangan tinggalin Byh ya"


kata Fernando begitu sendu sambil terus mengelus kepala Yaya yang sudah tertidur lelap.


jam 8 malam yaya terbangun ...........


yaya menatap dalam wajah Fernando yang sedang tidur lelap sambil memeluknya dengan begitu posesif ,


bahkan suaminya itu tak memberikan nya ruang untuk bergerak saking eratnya pelukan suaminya seolah suaminya itu takut dia akan pergi. aneh kenapa wajah suaminya terlihat begitu sendu.


Yaya membelai wajah Fernando pelan... Fernando yang merasa ada yang membelai wajah nya membuka mata.


kata Fernando mengecup kening Yaya.


"Byh kenapa , apa Byh mimpi buruk"


kata Yaya serius sambil menatap mata suaminya.


"nggak .."kata Fernando cepat


"jujur by...."sebenarnya Fernando sedikit aneh kenapa istrinya bilang dia mimpi buruk padahal kan tidak.


"Byh udah jujur Sayang,,, kenapa nanya gitu"kata Fernando membelai wajah istrinya....


"apa perasaan Yaya aja,,,,


kok Byh tidur muka nya sendu banget"Fernando segera memeluk Yaya erat.


dia tidak ingin istrinya tau akan kesedihannya.......


"mungkin perasaan kamu aja Sayang ,,,,,,"Yaya membalas pelukannya Fernando dengan begitu hangat.....


"apakah nanti kau masih akan memelukmu sehangat ini sayang ".batin Fernando merintih........


..


***kok aku jadi ikutan sedih ya liat fer


"Byh,,, temenin yaya masak yuk"


kata Yaya yang masih menyadarkan kepala nya di dada Fernando.


"emang kamu nggak capek sayang."


"nggak kok"


"gimana kalau kita beli makanan di luar" kata Fernando memberi ide


"boleh sekalian jalan-jalan yaaa Byh"


kata Yaya semangat..


"kita cuma beli makanan Sayang inikan udah malam..." kata Fernando tegas.


"yah Byh,,,, nggak asik ah" kata Yaya cemberut..


"ayok " kata Fernando membantu Yaya bangun.


"Byh punya motor nggak" kata Yaya bertanya.


"apa sih yang nggak suamimu ini punya sayang"kata Fernando sombong......


Yaya menatap Fernando dengan sebelah matanya.


"dasar sombong"kata Yaya ketus dan hendak pergi , tapi Fernando segera memeluknya.


"jangan marah dong Byh kan becanda sayang" kata Fernando lembut.


"yaudah kita pergi naik motor"kata Yaya semangat.


"nggak Sayang ini udah malam,,,,,


nanti masuk angin" kata Fernando menolak


"eleh Byh sok pake masuk angin segala udah kayak emak rempong sama anak nya aja"kata Yaya mencibir...


"sa,,, "ucapan Fernando menggantung.. . karna yaya ********* bibir Fernando dengan begitu lembut dan berani . Fernando diam di buatnya.


"kau mulai nakal sekarang yaaa"


"dikit nggak papa" kata Yaya tertawa dan pergi ke ruang ganti untuk mengambil jaket.


"nih nak di pakai ntar kamu masuk angin" kata Yaya layaknya seorang emak kepada anak nya.


"sini mak bantu" kata Yaya membantu Fernando memakai jaket.


hahaha.


mereka berdua tertawa ....


next.....


ketemu di episode


jalan2 romantis