Fery Fernando

Fery Fernando
Bab 106 kok jadi galak sih om



Fira mengelus kening nya yang di jitak om Sony.


" dasar gadis nakal...." kata Sony geram bahkan dia memandang Fira sebelah mata dia sangat kesal sekali dengan gadis kecil di depannya itu.


padahal dia sudah membayangkan yang indah tadi bahkan tubuhnya sampai panas dingin tapi tau nya cuma di kerjain dan bodohnya dia masuk perangkap gadis


nakal ini.......


rasanya Sony malu banget dan hendak pergi saja.....


" om mau kemana...." kata Fira memegang tangan om Sony....


" om..." kata fira manja karena om Sony nya cuma diam.


" apa " kata sony galak......


" hehehe,,,,, kok jadi galak sih om" kata Fira tertawa tanpa dosa lalu memeluk om Sony nya.....


" jangan marah dong ntar ganteng nya berkurang lagi "


kata Fira berjinjit lalu merapikan rambut om Sony nya yang terlihat berantakan...


" jangan menggoda ku..." kata Sony pangling gadis nakal itu selalu bisa membuat amarah nya yang sudah menyala nyala padam seketika.......


" nah gitu dong senyum kan tambah ganteng" kata Fira mengedipkan sebelah matanya ke arah Sony.....


" dasar centil..." kata sony gemas lalu mencubit pipi tembem Fira


" jangan di cubit terus om sekali kali cium kek..." kata Fira berharap karena semenjak dia remaja om sony sudah tak pernah lagi mencium pipinya.


bahkan hanya dalam kesempatan tertentu


om Sony mencium keningnya.


" nanti saja jika sudah menjadi istriku" kata Sony begitu cepat


bahkan sangat cepat dan Fira kurang jelas mendengarnya.......


" om bilang apa?" kata Fira bertanya...


" nggak bilang apa-apa " kata Sony santai...


" ihh.... om selalu aja gitu" kata Fira cemberut....


.............


sony berfikir sejenak....


" cantik ke mall yuk" kata Sony mengajak...


" ayok" kata Fira tersenyum senang hilang sudah


rasa kesalnya......


" tapi , om kan lagi kerja" kata Fira tiba-tiba memelas....


" nggak papa kan om bisa kerja lagi nanti" kata sony lalu menggandeng Fira keluar ruangannya.


Sony dan Fira baru saja keluar ruangan tapi Pony sudah ada di depan pintu ruang kerja sony.


" siang Presdir. saya kesini untuk mengantar berkas untuk rapat direksi nanti " kata Pony berbicara sok di lembut kan ....


membuat Fira begitu jijik mendengarnya....


" yuk pergi om...." kata Fira mengajak Sony .....


" iya cantik tunggu sebentar ya..." kata Sony merapatkan Fira ke badannya membuat wajah Fira terbenam di dada bidang nya. Sony tau kalau Fira sangatlah tidak suka melihat Pony.


" panggil Devon sekarang..."


perintah Sony ...... Devon adalah wakil presdir , seorang pemuda pekerja keras, jujur dan sangat jenius sehingga Sony


mengangkatnya menjadi wakilnya.


Devon juga adalah anak yatim piatu seperti Sony hanya saja dia tak seberuntung Sony .


" baik Presdir...." kata Pony kesal padahal dia sudah berharap kalau Sony akan melupakan gadis menyebalkan di depannya ini......


beberapa menit kemudian Devon datang bersama 3 staf sekaligus rekan nya selama bekerja dan saat mereka menatap Sony mereka begitu penasaran dengan wanita yang berada di depan Sony ...


hanya saja wanita itu cuma menghadap Sony jadi mereka tak dapat melihat wajah nya.


saat mereka berempat sampai di depan Sony mereka berdiri sejajar siap menerima setiap perintah dari Sony......


" Om ayok..." kata Fira manja dia sedang me lipat kecil


dasi yang sedang di kenakan Sony......


mendengar suara itu keempat pria itu tersenyum lebar mereka tau siapa wanita yang di depan mereka ini.......


" ternyata dia sudah besar dan sangat cantik" batin Devon walaupun dia tak melihat wajah Fira tapi dari tampilan belakang Fira saja Devon sudah dapat menyimpulkan nya.....


Devon adalah salah satu pria yang sering digoda Fira saat dia kecil ......


tak sadar akan kehadiran mereka karena dia hanya menatap gadis di depannya.....


Sony menatap Devon dan beberapa rekannya....


" tolong gantikan aku di rapat berikutnya mungkin aku tak akan kembali kekantor


hari ini" kata Sony.....


" baik Presdir..." kata Devon patuh...


" baiklah aku akan menjelaskan beberapa poin penting yang harus kalian pahami dengan detail" kata Sony......


Sony menjelaskan dengan singkat dan padat membuat mereka berempat cepat mengerti sementara Fira yang sudah bosan dia berbalik dia tak lagi menghadap om


Sony lalu dia berdiri sambil bersandar ke om sony nya dan menatap ke sekeliling...


jlep...


mereka berempat menelan ludahnya dengan sangat susah


pantas saja Presdir mereka bisa tidak sadar tadi kalau mereka sudah datang saat menatap gadis ini ternyata sekarang dia sangat cantik dan manis .........


" apakah kalian mengerti..." kata sony setelah menjelaskan....


" mengerti Presdir..." kata mereka bersamaan.....


namun yang membuat Sony merasa aneh kenapa mereka senyam senyum ......


seketika mata Sony melotot....


pantas saja mereka seperti itu ternyata gadis nakal yang bersandar di dadanya ini sedang tersenyum manis kepada keempat karyawannya .


" aww....." kata Fira terkejut karena Sony menarik pipinya.....


" terus aja kayak gitu" kata Sony kesal sekaligus cemburu dan Fira bisa melihat itu langsung.


lalu Fira kembali menghadap Sony dan menatap om nya.....


" kalian pergilah..." kata Sony bete....


" baik Presdir " kata mereka bersamaan lalu pergi...


Sony tak bicara sepatah katapun lagi dia menggandeng Fira menuju parkiran...


" om marah ya sama Fira ...."


kata Fira bertanya saat Sony membukakan pintu mobil untuk nya.....


" mau om marah atau nggak kamu juga nggak pedulikan lagian om juga nggak punya hak " kata Sony lirih dan itu membuat hati Fira ikut merasakan sakit mendengarnya


kenapa om Sony bilang begitu ???


" Om kenapa bilang kayak gitu sih ..." kata Fira menatap Om Sony sedih sedangkan sony hanya fokus menjalankan mobilnya...


" lah kan yang om bilang benar..." kata Sony membuat Fira terdiam..


...........


lalu mereka cuma saling sampai mereka tiba di parkiran mall.......


" tapi Fira nggak ada perasaan apa-apa sama mereka tadi kok om .... Fira cuma senyum


doang nggak lebih...." kata Fira jujur karena dia memang tak pernah punya perasaan cinta pada siapapun lagi karena hatinya hanya untuk om Sony,......


Sony tersenyum lebar ternyata gadis kecil ini mengerti kenapa Sony marah.......


" om nggak butuh kata kamu tapi om cuma berharap kalau kata kamu itu benar" kata Sony melepas sabuk pengamannya lalu memegang wajah Fira dengan kedua tangannya dan mengecup kening Fira penuh cinta layaknya seorang suami kepada istrinya.......


" cepatlah dewasa sayang"


batin Sony sambil mengelus pipi Fira...


.............


Sony hampir tertawa melihat wajah gadis nakal di depannya ini yang memerah bahkan dia malu-malu ...........


Fira saja merasa aneh biasanya jika om Sony mengecup nya dia biasa saja tapi kenapa sekarang tiba-tiba dia merasa malu bahkan mukanya sampai memerah dan terasa panas.


" yuk masuk" kata Sony mengajak Fira keluar dan meraka menghabiskan waktu mereka di mall dengan santai dan bahagia.....


2 minggu kemudian........


next.........


itu yang suka menghina dan tak bisa menghargai novel orang harap bikin novel sendiri aja agar mengerti betapa susuahnya


bikin novel jangan ngomong aja yang bisa


πŸ˜•πŸ˜•πŸ˜•