Fery Fernando

Fery Fernando
Bab 76 tukar tambah.



di perjalanan.


"by, kita bawa apa kerumah Papa" kata yaya bertanya.


" gimana kalau kita beli kue aja." kata Fernando memberi saran.


" boleh Mami sama Papi suka kue rasa apa by."


" mereka sih suka semua rasa kue kok kecuali satu."


kata Fernando menggantung.


"rasa apa.?" kata yaya bertanya.


"rasa tanah "kata Fernando terkekeh.


" bicara sama orang rada rada gila emang susah.."


kata yaya ketus dia sangat kesal melihat suaminya itu sekarang.


entah kesambet dimana suaminya itu sampai jadi kayak sekarang rada rada gila..


"kualat kamu katain suami gila." kata Fernando memperingati.


" habis by tu udah berubah .


nggak seperti saat baru yaya nikah sama by dulu by itu orang nya serius dan seadanya lah sekarang udah nyebelin , gesrek dan kadang-kadang rada rada gila pula" kata yaya jujur...


membuat fernando tertawa keras, memang dia akui bahwa kebiasaan nya memang sudah sangat jauh berubah semenjak menikah dengan yaya dulu dia orang yang sangat serius tapi sekarang dia menjadi orang yang sangat santai dan suka becanda apalagi bikin yaya kesal sekarang adalah hobi nya.


" jadi kamu mau nukar by gitu karna udah nggak kayak dulu" kata Fernando pura-pura sedih...


yaya tampak berfikir keras.


"kalau di tukar tambah boleh juga "kata yaya kejam membuat fernando melotot.


fernando me rem mendadak mendengar ucapan yaya.


"berani sekali kau mau menukar tambahku."


kata Fernando mendekatkan wajahnya ke arah yaya.


" berani dong tukar sayang sama cinta terus di tambah rindu much" yaya benar-benar membuat fernando seperti orang gila hanya dengan mendengar kata-katanya bahkan wajah fernando sudah terasa panas di buatnya niat ingin mengerjai yaya tapi malah dia yang di buat seperti orang gila oleh yaya.


melihat fernando yang terus menatap yaya tampa berkedip membuat yaya ingin tertawa keras entah apa yang sedang di pikirkan suaminya itu .


"jangan lama-lama mandang nya om saya udah punya suami ntar naksir lagi "


kata yaya terkekeh keras membuat fernando sadar dan menarik pipi istri nakal nya ....


"eleh sok ketus ntar yaya tinggal nangis"kata yaya mengejek suaminya dan itu membuat fernando malu...


"kapan gue nangis"kata fernando sok fokus nyetir.


" yaya pura-pura pingsan aja udah nangis apalagi kalau yaya tinggal benaran"kata yaya menertawai suaminya.


"kau jahat sayang, jika mau marah kau bisa memukulku dan melakukan apapun yang bisa menghilangkan rasa marah mu padaku aku akan menerimanya tapi Tidak dengan cara seperti kemarin kau menyiksa batinku


membuat hatiku begitu takut dan hancur karna rasa bersalahku sehingga tanpa permisi air mataku jatuh tanpa bisa ku tahan"kata Fernando lirih.


"hehehe maaf by"kata yaya merasa bersalah telah membuat suami nya khawatir kemarin.


"nggak papa sayang tapi jangan kayak gitu lagi ya by nggak bisa dan takut jika itu benar-benar nyata."


"iya by."


....


yaya dan fernando sampai di rumah papa 1 jam kemudian karna mereka mampir ke toko kue dulu.....


dan ternyata mami dan papi sampai lebih dulu dari mereka.


"lama benget sampai nya sayang"kata mami memeluk yaya dan mereka saling melepas rindu.


" mmm by bawa mobil nya kayak siput mih." kata yaya santai.


" apakah kau sudah tak bermental boy"kata papi mengejek fernando.


" atau fernando udah tambah lemot sekarang"


kata mama membuat semua orang menertawai fernando.


"terus aja pojokin aku."kata fernando memelas ....


"haha kemari lah nak jangan dengarkan tawon-tawon yang suka menyengat itu."


kata papa kejam dia baru datang dari dalam rumah dan langsung memeluk fernando.


"dasar macan tua jahat."


kata papi , mami dan mama bersamaan membuat yaya dan fernando tertawa keras.


..


next.