Fery Fernando

Fery Fernando
Bab 73 nemu



lagi-lagi tak ada yang bisa menebak jalan cerita novelku😂


"terus dapat dari mana?"


kata fernando bertanya.


" tadi yaya nemu uang seribu perak di pinggir jalan, terus yaya beliin permen deh " kata yaya tertawa keras.


" nggak malu ambil uang berserakan." kata fernando tak habis pikir dengan istrinya.


"kenapa malu , kalau nemu mananya rejeki dan rejeki itu nggak boleh di tolak" kata tersenyum manis...


fernando mengelus kepala istrinya lembut istrinya benar-benar berbeda dari wanita lain walaupun dia terlahir dari keluarga yang bisa di bilang berkelas dan serba berkecukupan bahkan dia adalah istri dari seorang fery fernando mungkin yaya membeli semua yang dia inginkan pun tak akan habis uang yang dia miliki...


tapi itulah sifat yaya yang begitu fernando kagumi adalah sebuah sifat yang sangat sederhana .


"nih kembalian uang by." kata yaya menyerahkan kembalian uang fernando.


fernando tak menjawab dia membawa yaya ke ruang kerjanya.


"kita ngapain kesini by" kata yaya heran namun masih mengikuti fernando.


fernando berhenti pada sebuah lemari di pojok ruangan lalu membuka nya.


dan di sana yaya melihat seperti sebuah mesin yang memiliki pin untuk membukanya bisa di bilang mirip dengan brangkas.


saat fernando memasukan pin nya benda itu langsung terbuka....


" ini brangkas ya by" kata yaya bertanya.


" kurang lebih begitu sayang"


kata fernando mengeluarkan setumpuk uang .


mata yaya melotot melihat brangkas suaminya yang penuh dengan uang tunai.


karna memang sedari tadi yaya hanya menatap sekilas dan lebih fokus menatap suaminya.


setelah nya fernando kembali menutup brangkas serta lemarinya dan membawa yaya ke meja kerjanya.


"by kenapa keluarin uang banyak benget" kata yaya yang sudah duduk di pangkuan fernando.


" buat kamu sayang" kata fernando mengecup pipi yaya dan disini yaya dapat menyimpulkan sesuatu.


"by malu ya kalau yaya ambil uang berserakan" kata yaya menatap fernando


"nggak kenapa mikir gitu"


kata fernando mengelus pipi yaya.


" byby kasih yaya uang tunai supaya yaya tinggal beli apa yang yaya ingin nggak kayak tadi yaya pengen beli sesuatu harus cari byby dulu iya kalau byby ada kalau nggak kayak tadi gimana.."


kata fernando menjelaskan.


" lagian by kasih kamu kartu juga nggak pernah kamu pakai" membuat yaya terkejut..


"by tau dari mana." seperti nya yaya tak tau siapa suaminya ini sebenarnya.


" kan kartu kamu atas nama byby jadi byby tau dong " kata fernando memberi alasan yang tepat .


"hehehe kan yaya kemanapun pergi selalu sama by dan semua yang yaya beli selalu by yang bayar makanya yaya nggak pernah pake"kata yaya tertawa lucu.


" dengerin by apapun yang yaya mau yaya harus beli karna percuma dong by kerja capek-capek kalau kamu belanjanya irit kayak gini masa jajan 30 ribu doang kalau kayak gitu by nggak usah kerja aja sekalian" kata fernando mengecup pipi yaya berulang kali.


........................


"sekarang kita ke kamar"


kata fernando menyerahkan setumpuk uang tadi ke yaya .


"nggak mau by, yaya mau byby aja yang ngasih tiap hari..."kata yaya menolak....


"byby bakalan tetap kasih kamu kok tenang aja ini cuma buat pegangan yaya"


kata fernando tersenyum.


"tapi,"


"by nggak menerima penolakan" kata fernando menyerahkan uang itu dan mengangkat yaya menuju kamar..


.............


"by...."


"kenapa"kata fernando yang sedang mengelus kepala yaya di pelukannya.


" yaya jadi kepikiran omongan kak sony deh" kata yaya menatap fernando


"omongan yang mana" kata fernando bertanya.


" yang dia bilang bakalan nungguin dedek sampai besar terus nikahin dedek"


karna sony memang selalu bilang begitu.


next.


apakah pendapat fernando