Fery Fernando

Fery Fernando
benci



hahaha,,, reiders ku gagal fokusπŸ˜‚πŸ˜‚


fernando datang setelelah selesai mitting.dia langsung menuju kamar di dalam ruangan kerjanya.....


ceklek ....


"ehhh sayang kenapa nangis"


kata fernando merasa bersalah telah meninggal kan istrinya terlalu lama...


"kamu kenapa...."


kata fernando duduk di tepi ranjang ...


tapi yaya sama sekali tidak mau disentuh olehnya.....


"kenapa hmm,,,,,"


kata fernando bertanya....


yaya memukul fernando bertubi tubi ......


fernando mencoba menghindar dari pukulan yaya .......


"yaya benci ,,,, yaya benci sama byby..."


kata yaya terus memukul fernando dengan bantal bahkan yaya tak membiarkan fernando bicara sama sekali .......


dia terus memukul bahkan fernando sudah tak sanggup menghindar ....


fernando sudah tidur telentang di atas ranjang dan yaya masih saja memukulnya..................


fernando meraih yaya ke arah nya sehingga yaya menindih fernando.....


bahkan saat yaya sudah menindih fernando dia masih saja memukul fernando.......


akhirnya fernando berbalik sekarang dia yang menindih yaya dan memegang kedua tangan yaya dia atas kepala yaya...


"sayang kamu kenapa,,,,"


kata fernando ngos ngosan karna lelah menghindar dari yaya yang terus memukul nya.......


"yaya benci sama byby,,,, yaya benci ,,,


kenapa byby bawa yaya ke kamar menjijikan ini...hiks ,,, hiks"


kata yaya meronta ronta minta di lepas..


fernando menatap dalam2 manik mata istrinya yang tengah menagis itu.....


sekarang fernando paham kenapa istrinya menangis dan memukulnya tiba2.....


fernando tersenyum dan mengecup pipi yaya tak hanya mengecup dia bahkan menggigit dan menghisap pipi yaya pelan sehingga pipi yaya memerah bekas ciuman fernando.........


dia sangat gemas sekali dengan istrinya yang begitu cemburuan dan posesif akhir akhir ini...............


"lepas hiks ,,, hiks"


kata yaya memohon karna fernando tak hanya menindihnya tapi juga mengunci tubuh yaya dan tak membiarkan yaya bergerak.....


" apalagi yang di fikirkan otak kecil ini haa sehingga kau memukul ku bertubi tubi"


kata fernando terkekeh......


"yaya benci liat byby ,,,,,, yaya mau pergi


yaya jijik tidur di ranjang ini"


kata yaya menatap fernando benci dengan rasa marah yang menyala nyala....


fernando melepaskan kedua tangan yaya lalu memeluk yaya dengan begitu erat ....


"yaya nggak mau tidur di ranjang ini yaya jijik " kata yaya meronta ronta....


fernando tidur telentang di atas ranjang


dan membawa yaya ke atas tubuhnya...


sehingga sekarang yaya tak lagi tidur di ranjang tapi di atas tubuh fernando sepenuhnya.......


"udah sekarang udah nggak tidur di ranjang lagi kan..."


kata fernando santai dia sangat menikmati ekspresi istrinya yang nyaris akan menelannya hidup hidup...


fernando mendekatkan mulutnya ke telinga yaya dan berbisik....


"apakah kau sedang membayangkan suamimu ini bercinta dengan wanita di


kamar ini dan di atas ranjang ini hmmm"


kata fernando berbisik di telinga yaya ...


sambil tersenyum yang begitu menyebalkan di mata yaya......


yaya menatap fernando sebelah mata.....


melihat itu bukannya takut fernando malah tertawa keras........


" byby jahat hiks ,,, hiks..."


kata yaya menatap fernando sedih bahkan air matanya terus berjatuhan membuat fernando berhenti tertawa ....


sekarang istrinya tidak hanya marah tapi sudah sedih dan terlihat sendu....


"hey,,,, jangan nangis..."


kata fernando menghapus air mata yaya. .


"semua itu nggak seperti yang kamu fikirkan" kata fernando lembut dan mengecup kening yaya dia mencoba menjelaskan......


"hiks,,,, hiks .....


kenapa byby bawa ke .."


ucapan yaya terpotong karna fernando sudah menutup bibir yaya dengan telunjuknya.


"sekarang tatap byby."


yaya menatap fernando begitu sendu....


"kamu tu kenapa fikirannya selalu aja berlebihan ........


byby bakalan kasih tau yaya satu hal ....


kamu itu adalah wanita pertama yang tidur di kamar ini dan di atas ranjang ini"


yaya dengan cepat membantah ucapan fernando.....


"byby boong..."


kata yaya kembali menagis


"byby nggak boong apa perlu byby liatin cctv di kamar ini hmm..."


kata fernando yang sudah menggigit pelan telinga yaya.......


"tapi,,,,,,"


"tapi apa,,, tanya semua yang ingin kamu tanya byby bakan jawab jujur..."


kata fernando tersenyum menatap yaya..


"beneran yaya wanita pertama yang tidur di sini" kata yaya menatap fernando


fernando mengangguk


"terus wanita2 yang dulu byby bawa buat kencan tidur di mana..."


seketika mata yaya melotot.......


" hmmm,,,, mikir apa lagi tuh..."


kata fernando kembali menggigit pipi yaya


yang tadi dia gigit.......


"aaarg,,,,,, sakit...."


kata yaya hampir menangis .....


tapi dia menangis bukan karna fernando menggigit pipi nya tapi karna fernando terus mempermainkan perasaan nya....


next......