
akhir permainan.
tim Mama lah yang menang walaupun dengan perbedaan skor yang begitu tipis yaitu hanya 1 skor......
"yeeeee, kita menang"
kata tim Mama saling berpelukan ....
sedangkan tim Papi sudah memelas membayangkan hukuman yang akan mereka terima .
"huuuu kalah." kata tim Mama meremehkan tim Papi.....
"eleh cuma beda 1 skor doang..." kata Fernando tak terima diremehkan..
"yang penting kan menang week" kata mereka bersamaan ......
membuat Fernando memelas karna memang walaupun cuma beda 1 skor tetap aja mereka yang menang ..
"sabar nak coba lah menerima kekalahan". kata papa merangkul pundak Fernando...
"nggak papa boy sekarang boleh kalah tapi nanti mereka yang bakalan kalah ...." kata Papi mengedipkan sebelah matanya sambil tersenyum nakal membuat tawa Papa dan Fernando pecah
orang telerrrr mana paham๐
seusai permainan mereka ganti baju dan sekarang mereka semua sudah di dapur untuk memasak.......
"ok selamat berjuang laki-laki tampan ku..." kata Yaya tersenyum manis
dia sedang duduk di meja makan bersama Mama dan Mami......
"bilang aja ngeledek...." kata Papa yang sudah mulai mengeluarkan alat-alat masak......
"bukan ngeledek Papa emang ganteng banget kok."
kata Mama penuh cinta membuat Papa kikuk dan kehilangan konsentrasi karna istrinya yang suka menggoda itu....
" hahahaha"tawa Fernando pecah melihat mertuanya yang malu-malu itu
dia sedang mencuci bahan-bahan yang akan di iris papi.....
" hedeh macan tua kau bikin derajat laki-laki turun saja masa di goda dikit langsung kikuk" kata Papi mengejek sahabatnya membuat tawa semua orang pecah...
"kau memang cocok di gelar tawon suka menyengat .
coba kalau kau yang di goda untung aku cuma kikuk kalau kau mungkin udah mati di tempat kau"kata Papa mengomel......
" mih coba goda Papi dong...."kata Yaya penasaran.
membuat Papi melotot
kalau sampai istrinya menggodanya bisa malu beneran dia mana tahan dia di goda dia bilang kayak tadi sama hadi kan cuma buat ngeledek....
" pih."kata Mami yang sudah di dekat Papi yang sedang mengiris bahan masakan sedangkan yang lain memberhentikan aktivitasnya mereka ingin melihat papi yang di goda mami apakah dia tahan.....
"apa..."kata papi sok fokus mengiris agar tak kontak mata dengan istrinya....
Mami memegang wajah papi dengan kedua tangannya membuat papi mau tak mau menatapnya.....
" I LOVE YOU๐" kata mami tersenyum sangat manis sambil menatap Papi penuh cinta bahkan tatapan itu serasa menembus hati Papi....
Papi sudah tak tahan dia tak bisa menahan sikap nya untuk tetap seperti biasa ....
Papi sudah pangling dan salah tingkah membuat semua orang menertawai. nya dan itu membuat muka papi memerah menahan malu ......
" diam ...." kata Papi ketus untuk menutupi kekikukan nya.
"ihhhh.... papi malu-malu"
kata Yaya tanpa dosa membuat tawa semua orang menggema seketika...
Papi , Papa serta Fernando mulai memasak . walaupun mereka adalah laki-laki yang sibuk bekerja tapi mereka bertiga cukup pintar untuk memasak............
๐ง : maklumlah kelamaan jadi bujang lapuk dan tinggal di apartemen sendiri makannya sering masak deh.๐
๐ฆ : kejam kata-kata mu thor.
๐ง : canda๐
...............
mereka bertiga memasak dengan begitu lihai dan ahli membuat istri mereka pangling menatap betapa gantengnya suami mereka saat fokus memasak .........
" jangan lama-lama menatap kami ntar meleleh lagi." kata Fernando meledek ketiga wanita kesayangan nya itu..
membuat mereka sadar dari lamunannya sedangkan Papi dan Papa tertawa keras...
" udah kelewat meleleh by.
Byh ganteng banget kalau lagi masak kayak chef . ihhhhh suami Yaya ganteng banget" kata Yaya klepek klepek ....
entah dia sadar berbicara seperti itu atau tidak dan itu membuat Fernando tersenyum lebar sedangkan yang lain tertawa.....
"jadi Fernando doang yang ganteng papa nggak ganteng lagi gitu...." kata papa cemburu....
"nggak papa udah tua..."
kata Yaya jahat....
"tega kamu ya.."kata papa sedih...
"hehe ..... Yaya becanda pa
papa itu laki-laki yang paling ganteng yang pernah yaya temui bahkan semenjak yaya mulai bisa melihat di dunia ini papa adalah laki-laki pertama yang yaya liat , papa kayak malaikat dan cahaya yang selalu menjaga dan menerangi hidup Yaya dari Yaya kecil
sampai sekarang..."kata Yaya memeluk Papa nya.....
" jadi Papi kayak apa kok nggak kamu peluk"kata Papi sedih......
"Yaya juga sayang papi kok sama kayak Yaya sayang sama Papa...."kata Yaya juga memeluk papi.....
skip......
akhirnya mereka selesai memasak dan menghidang kan semua makanan yang mereka masak di meja dan dibantu sama para istri mereka ........
walaupun di rumah Papa ada banyak pelayan tapi mereka tak mau di bantu mereka ingin melakukannya secara bersama sama dan itu sangat menyenangkan ....
setelah selesai menghidang kan makanan...
"saat nya mencoba" kata Yaya tak sabaran......
dan ternyata rasanya........
next....