
jam 5 pagi Yaya bangun.
Dia mandi , bersih-bersih setelahnya baru dia menyiapkan baju untuk Fernando pakai ke kantor serta memasak sarapan .
Jam sudah menunjukan pukul 6 lewat yaya sedang menyiapkan sarapan di meja makan kenapa suaminya belum juga turun atau dia belum bangun,
Akhirnya Yaya pergi ke kamar
Yaya menggeleng suaminya itu ternyata masih tidur nyenyak tampa berniat bangun yaya pikir Fernando sudah selesai mandi dan bersiap siap ternyata suaminya masih tidur dan ber gelung di dalam selimut.
"Byh,"kata Yaya berteriak tepat di telinga Fernando.
Fernando menutup telinga nya suara istrinya benar-benar keras membuat telinga nya sakit
melihat Yaya yang kembali berteriak Fernando menarik Yaya ke ranjang dan membawanya masuk kedalam selimut lalu memeluknya dengan begitu erat membuat yaya berhenti berteriak.
"Byh, Ihh mau bunuh Yaya apa"
kata Yaya memukul Fernando yang menariknya ke ranjang membuat dia masuk kedalam gulungan selimut dan memeluk nya.
"Lepas nggak " kata Yaya terus meronta ronta di pelukan Fernando.
Yaya diam saat Fernando ******** bibirnya.
"ihhhh, Byh jorok" kata Yaya melap bibir nya.
"rasain" kata Fernando jahat.
"ihhhh" Yaya memukul Fernando dengan bantal saking kesal nya.
Fernando segera lari dan masuk ke dalam kamar mandi .
"benar-benar ngeselin" kata Yaya berteriak kencang dari luar sedangkan Fernando tertawa di dalam kamar mandi.
Yaya membersihkan dan merapikan ranjang yang sudah berantakan setelah itu dia kembali ke meja makan untuk menyiapkan kopi untuk suaminya.
"hay Sayang ku much" kata Fernando mengecup kening Yaya.
"Dasar Byh jorok..." kata Yaya kesal dia masih tak terima di cium suaminya yang belum gosok gigi tadi pagi.
"hahahaha, kamu sih bikin telinga Byh sakit"kata Fernando tertawa dan duduk di kursi nya
Yaya juga duduk di sebelah Fernando..
"Nih kopi nya diminum " kata Yaya menyerahkan kopi Fernando dengan senyuman yang begitu manis bahkan Fernando sampai pangling di buatnya.
saat Fernando meminum kopi nya.....
byurrrrr......
"hahahaha" Yaya tertawa terbahak bahak saking senang nya lalu berlari ke arah dapur......
"kau ini." Fernando mengejar Yaya dan saat dia mendapatkannya dia mengepung yaya di pojok dapur.
"mau kemana kau hah..."kata Fernando tersenyum penuh kemenangan.
"berani sekali kau memberiku kopi asin...apakah kau berniat balas dendam haaaa"
"iya dong masa enggak"kata Yaya sok santai padahal Fernando dapat melihat ekspresi nya yang begitu takut.
Fernando sudah memegang pinggang yaya membuat yaya begitu ngeri entah apa yang akan di lakukan suaminya.
"Kenapa kau selalu merusak rencana ku dengan tatapan matamu itu" kata Fernando lembut dia tidak jadi menjahili istrinya dia hanya mengecup kening istrinya.
Yaya tersenyum senang karna suami nya tak jadi menjahili nya ,karna suaminya itu selalu membuatnya tegang sendiri....
"sekarang bikinin Byh kopi yang baru ,,,,, ingat pakai gula bukan garam" kata Fernando memberi peringatan istrinya.
"kalau pakai bubuk cabai" kata Yaya senyam senyum.
"hey,,,,, gadis nakal apakah kau ingin membunuh suami mu ini"
kata Fernando memegang dagu Yaya.
"nggak dong yaya kan Sayang sama Byh" kata Yaya mengecup pipi Fernando dan kembali membuat kopi yang baru .
Fernando menunggu Yaya di meja "ini suamiku sayang"
kata Yaya menghidangkan kopi untuk Fernando.
"makasih sayangku" Fernando meniup lalu baru meminum beberapa teguk kopi Nya...
NIKMAT
ternyata kopi buatan istrinya enak juga bahkan lebih enak dari pada kopi di cafe...
Yaya mengisi piring Fernando dengan nasi goreng ayam dan campuran sosis yang baru di buatnya.
"maaf ya by ,,,, Yaya cuma bisa masak makanan indonesia nggak bisa masak makanan luar negri soalnya" sebenarnya jika yaya mau belajar memasak makanan luar negri mungkin dia bisa hanya saja yaya tak ingin belajar karna selain tak tertarik dia juga tidak menyukai makanan luar negri.
karena menurut Yaya masakan indonesia lebih enak dan memanjakan lidah .....
Fernando terkekeh.
"nggak bisa apa nggak mau belajar sayang".
"dua-duanya by,,,, nggak bisa dan nggak mau belajar"kata Yaya tersenyum lucu...
Fernando hanya tersenyum dan mengacak acak rambut Yaya kemudian kembali memakan makanan yang di masak istrinya.
memang tak bisa Fernando pungkiri masakan istrinya memang begitu enak
karena itulah Fernando selalu memilih makan di rumah dari pada di luar dengan teman-teman nya sepulang dari kantor .
karena selain bisa makan bereng istri tercintanya dia juga bisa memakan masakan istri nya yang begitu enak dan memanjakan lidah.
next.
episode selanjutnya.
"kenapa kau merobek bajuku"
kata wanita ini begitu marah melihat yaya yang sudah merobek dress ketat nya sampai ke perut.
membuat dia begitu malu karna ada banyak sekali orang di sekitaran kantor Fernando
"baju mu kurang **** tante untuk menggoda suamiku kalau begitu kan lebih menggoda"
kata yaya yang duduk di pangkuan Fernando dan sok baik seolah dia sedang membantu wanita itu
padahal dia sudah membuat wanita itu begitu malu.