
pagi harinya.......
"sayang kamu kok nggak berangkat kuliah udah 2 hari lo kalau kamu juga nggak masuk hari ini"....
kata fernando menatap yaya yang tengah mengancingkan kemejanya fernando....
"by,,,,, yaya mau bilang sesuatu..."
kata yaya takut2 dan fernando dapat melihatnya di mata yaya.........
"bilang apa ,,,,,, bilang aja kenapa takut2 gitu" kata fernando tersenyum memegang dagu yaya agar menatapnya.......
"yaya boleh cuti kuliah dulu nggak by"
kata yaya menatap fernando.....
"loh kenapa udah mau cuti sayang yaya kan baru hamil ,,,,,, jadi nggak bakalan langsung besar perutnya kok"
kata fernando menjelaskan mungkin fernando berfikir bahwa yaya malu ke kampus jika teman2 nya tau dia hamil....
"bukan gitu maksud yaya by,,,,,
byby jangan salah paham dulu.."
kata yaya mencoba membantah yaya takut nanti suaminya malah salah paham
"lalu apa sayang ,,,, kenapa nggak mau kuliah lagi hmmm" kata fernando mengelus pipi yaya dengan kedua tangannya......
"yaya mau ikut kemana pun byby pergi ,,,,,,,
yaya nggak mau byby tinggal.."
kata yaya berkata jujur dan begitu posesif..........
fernando langsung memeluk yaya.......
" kenapa bilang gitu sayang ,,,,,,
kan byby nggak pernah tinggalin kamu
jadi kamu jangan khawatir walaupun kamu kuliah kemana pun byby pergi byby bakalan selalu bawa yaya"
kata fernando lembut dan mengelus bahu yaya........
"nggak mau by ,,,,,,,, ntar kalau byby ke kantor pasti byby tinggalin yaya"
kata yaya tiba2 sebal......
"kan byby kerja sayang"
kata fernando mencoba memberi pengertian......
yaya hanya diam mendengar jawaban fernando.....
yaya mendongak menatap fernando yang tengah memeluk nya......
"yaya boleh ikut byby ke kantor ya by"
kata yaya memohon......
"jadi yaya beneran mau cuti kuliah..."
kata fernando menatap yaya....
"iya by,,,,,,, yaya udah bilang sama mama dan papa tapi kata papa semua tergantung sama byby kalau byby izinin baru yaya boleh cuti kuliah......
karna sekarang yaya tinggal sama byby
dan byby adalah suaminya yaya jadi byby
yang punya hak sepenuhnya atas yaya"
fernando tersenyum mendengar jawaban istrinya............
"terus yaya mau cuti berapa bulan sayang"
kata fernando lembut.......
"sampai dedek lahir by..."
kata yaya menatap fernando
"masih lama sayang ,,,,, kamu hamil dedek aja baru 9 minggu" kata fernando lembut
"biarin ,,,,,,,,, kalau yaya nggak kuliah yaya juga bisa fokus buat kehamilan yaya ....
dan yaya juga nggak mau kayak kemarin2
yaya takut kalau byby marah"
kata yaya jujur karna dia memang takut sekali jika suaminya itu marah ..
fernando terkekeh.......
"jadi yaya bakalan ikut byby ke kantor!"
kata fernando bertanya......
kata yaya memohon
"kalau nggak boleh ,,,, "
kata fernando bercanda
"bolehin ya by,,,,,"
kata yaya mulai merayu fernando.....
dia sudah bergelayut di leher fernando...
muachh........
muachh.......
"yaya janji deh nggak bakalan nakal "
kata yaya terus merayu fernando.....
dia mencium , menggoda , memeluk dan bergelayut di leher fernando........
yaya benar2 berusaha merayu agar pernando mengizinkannya ikut ke kantor dan cuti kuliah............
fernando tersenyum lebar dan berlutut di hadapan yaya lalu mengelus perut rata rata..........
"hey dedek,,,,, kamu apakan istriku kenapa sikapnya jadi begini sekarang" .....
kata fernando berbisik di depan perut yaya seolah sedang berbicara dengan anaknya...................
"liatlah dia sangat manja dan juga centil sekarang bahkan kau tau dia posesif sekali sekarang" kata fernando kembali berbisik dan menyingkap baju yaya ke atas lalu mencium perut rata yaya........
"ihhhr,,,,,,, geli by..."
kata yaya berteriak ke gelian karna fernando mencium perutnya secara langsung tampa penghalang apapun....
"diam lah yaya aku ingin mencium anakku sekali lagi" kata fernando kembali mencium perut yaya......
"tapi geli kalau byby cium perut yaya..."
kata dengan cepat merapikan baju nya agat perutnya tertutup.....
"lalu kalau bukan perut kamu yang byby cium apa lagi..."
kata fernando berdiri menatap yaya yang sedang merapikan kerah kemejanya dan
mulai memasang dasi......
"ya cium ibunya dong by,,,,,, "
kata yaya tiba2 berharap fernando menciumnya........
"nggak mau aku mau mencium anakku saja" kata fernando jahat...dia begitu merindukan wajah kesal yaya.......
"byby jahat..." kata yaya menarik dasi fernando kencang membuat fernando tercekik.......
"apakah kamu mau membunuh suamimu ini" kata fernando tertawa setelah berhasil melonggarkan kembali dasinya.....
"iya ,,,,, yaya mau bunuh byby sekarang"
kata yaya berlalu pergi setelah selesai membantu fernando berpakaian....
di ruang makan yaya sedang menyiapkan sarapan untuk fernando.......
"hay,,,, sayangku .....muahc"
kata fernando datang langsung memeluk yaya dari belakang dan mencium pipi yaya yang sudah bertambah beberapa centi karna yaya sedang cemberut....
"duduk....." kata yaya begitu tegas bahkan sangat dingin.....sepertinya mood istrinya sedang berubah......
fernando langsung duduk di kursi sambil senyam senyum dia menikmati sekali wajah cemberut istrinya begitu menggemaskan.......
"sekarang makan..." kata yaya ketus setelah menyiapkan sarapan untuk fernando dia sangat kesal dengan suaminya itu....
maklumlah namanya juga orang hamil muda mood nya suka berubah.....
sabar ya om fer ku sayangππππ
"nggak di racunin kan sayang" kata fernando kembali terkekeh.........
entah kenapa akhir2 ini fernando suka sekali bikin istrinya marah dan kesal lalu dia akan tertawa senang setelah nya....
"byby tu ya pagi2 gini udah mintak di jitak
tau nggak " kata yaya mulai emosi...
fernando menarik yaya duduk ke pangkuan nya....
"jangan marah2 dong sayang ku "
kata fernando tampa dosa dan mulai makan sambil menyuapi yaya.....
om ferπππππ
like like like