
" tapi by,,," kata Yaya hendak membantah.
" nggak ada tapi tapian sayangku, tidurlah jangan memikirkan hal-hal yang nggak penting lagi " kata Fernando mengecup kening Yaya..
"tidurlah..." kata Fernando lembut dan memeluk Yaya
perut Yaya memang sudah lebih besar bahkan saat Fernando memeluk Yaya dia bisa merasakan perut Yaya di dekat perutnya dan jika beruntung Fernando juga bisa merasakan pergerakan-pergerakan kecil bayi mereka ketika dia memeluk Yaya....
Fernando sangat menantikan kehadiran anaknya dia sudah membayangkan betapa bahagia nya menjadi seorang ayah.
" Byh nanti kalau Dedek lahir mau Byh kasih nama siapa?"
kata Yaya mendongak menatap suaminya.
" ada deh kepo, tunggu nanti kalau udah lahir baru Byh kasih tau" kata Fernando menarik hidung Yaya pelan.
"ihhhhh Byh selalu aja ngeselin"
kata Yaya cemberut.
membuat Fernando tertawa .
"kasih tau by" kata Yaya manja.
"ok ,,, namanya.."
skip....
................
Fernando : nanti aja kita kasih tau pas udah lahir biar pembaca cerita kita penasaran.
Yaya : iya ,,, ya by biar seru.
reiders : kejam kalian.
.................
pagi harinya.
Yaya tetap bersikeras mau menyiapkan kebutuhan Fernando walaupun Fernando sudah melarangnya bahkan jika Fernando tak mengijinkannya dia hampir menangis.
Yaya sedang mengancingkan kemeja Fernando sedangkan Fernando hanya menatap istrinya yang semakin hari semakin cantik saja.
tidak bisa di pungkiri walaupun Yaya sedang hamil itu tidak mengurangi kecantikannya justru dia tambah cantik .
kadang Fernando akan senyum-senyum sendiri membayangkan setiap tingkah laku Yaya semenjak dia hamil.
mulai dari tingkah manja nya, posesifnya, sensitifnya, bahkan sikap nakalnya yang semakin hari semakin menjadi jadi .
.................
" Byh nanti pulang kerja beliin Yaya mangga ya Byh" kata Yaya meminta.
" loh,, bukannya di kulkas ada Sayang kemarin kan pelayan udah belanja" kata Fernando mengingatkan.
" tapi Yaya mau Byh yang beliin"
kata Yaya sendu . Yaya sedang memasang kan jam tangan di pergelangan tangan Fernando.
"baiklah Byh kabalan beliin.."
kata Fernando lembut.
" yang muda ya Byh"
"kalau yang muda kan asam banget Sayang" kata Fernando bergidik membayangkan betapa asamnya mangga muda.
" tapi Yaya pengen." kata Yaya memohon agar Fernando mengabulkan permintaannya.
" ok nanti pulang kerja Byh beliin ya"
"iya"......
..........
Fernando pulang dari kantor jam 4 sore dia membeli mangga pesanan Yaya di salah satu toko buah......
melihat mobil Fernando yang sudah memasuki pekarangan rumah Yaya yang sedang nonton langsung keluar untuk menyambut suaminya di depan pintu...
melihat Yaya yang sudah membentangkan kedua tangannya sambil menuju kearah Fernando membuat Fernando tersenyum lebar , hilang sudah lelahnya setelah bekerja seharian .
" Byh akhirnya pulang..." kata Yaya senang dan memeluk Fernando erat......
" kenapa ,,,, kangen sama Byh"
kata Fernando mengecup kening Yaya berulang ulang...
Yaya mengangguk dan mengecup pipi Fernando di depan puluhan pelayan .
entah Yaya sadar atau tidak atau mungkin Yaya merasa mereka masih tinggal berdua di apartemen.
" yuk masuk Byh." kata Yaya memeluk lengan Fernando...
dan saat dia berbalik muka Yaya langsung memerah saat ingat bahwa sekarang mereka bukan tinggal di apartemen lagi
tapi di rumah dan di rumah mereka terdapat puluhan pelayan yang bekerja...
ternyata benar dugaan Fernando sepertinya Yaya memang lupa buktinya saja mukanya Yaya sampai memerah saat dia menatap puluhan pelayan yang sedang tersenyum lebar kearah mereka......
" Byh Yaya malu" kata Yaya manja dan kembali memeluk Fernando erat untuk menyembunyikan wajahnya yang memerah di dada
Fernando....
"udah nggak papa" kata Fernando menahan tawanya.
"nih yang kamu suruh beliin..."
kata Fernando memberikan paper bag berisi mangga pesanan Yaya.
" makasih Byh,,,". kata Yaya berbinar binar melihat itu Fernando kembali tersenyum lebar
" kupasin ya Byh..."
jlep....
next...