
di alun-alun kota .......
Yaya bersandar di dada Fernando mereka menikmati sejuknya udara malam belum lagi lampu kecil yang menyala dalam gemerlap malam
menambah indah pemandangan malam
mereka duduk di salah satu bangku taman.
" udah lama ya sayang kita nggak kesini" kata Fernando mengelus kepala istrinya..
" Byh sih sibuk terus..." kata Yaya menatap suaminya....
" ya kan Byh kerja sayang buat kamu dan juga buat Dedek" kata Fernando lembut....
" kok waktu berlalu cepat banget ya by...."
" iya sayang bahkan rasanya baru kemarin Byh nikah sama kamu " kata Fernando terkekeh.....
Yaya memelototi Fernando ....
" enteng banget ya ngomong gitu . jadi selama ini Byh nggak anggap Yaya apa" kata Yaya merajuk sambil memangku tangan nya.....
" hehehe......sayangku makin tua makin galak aja " kata Fernando tanpa dosa dan kembali merangkul istrinya ke pelukannya..
tapi Yaya sudah tak mau Yaya memandang Fernando sebelah mata enak saja suaminya bilang dia tua...
" hehehe....matanya jangan kayak gitu dong Sayang kayak kuntilanak serem..." kata Fernando mencium istrinya...
"argg..." Yaya mencubit perut Fernando saking kesalnya membuat suaminya meringis...
" sakit Sayang " kata Fernando mengelus perutnya yang di cubit Yaya.....
" rasain ......" kata Yaya jahat.
" enak aja bilang baru nikah sama Yaya kemarin terus kemarin Byh nikah sama siapa...." kata Yaya kesal...
" sama NATASYA ARSYI HADINATA sayang" kata Fernando menggoda....
" terus Byh udah cerein dia baru nikah sama Yaya" kata Yaya serius....
" nggak dong masa di cerein istri secantik dia bisa rugi aku " kata Fernando enteng
" rugi kenapa?" kata Yaya penasaran....
" rugi karena...." Fernando menggantung kata-kata nya membuat Yaya semakin penasaran...
"karena apa Byh...." kata Yaya nggak sabaran...
" nggak bisa mintak jatah....
hahahaha" kata Fernando tertawa keras bahkan beberapa orang sampai menoleh kearah mereka......
bruk
bruk
bruk
" Yaya kesel ngomong sama Byh" kata Yaya terus memukul lengan Fernando
hahaha
Fernando terus tertawa melihat betapa kesalnya istrinya sekarang.
Fernando berdiri dan pergi meninggalkan istrinya......
" Byh mau kemana..." kata Yaya bertanya tapi Fernando tak menjawab dia terus berjalan meninggalkan Yaya di kursi taman.......
Yaya sudah kesal bisa-bisa nya suaminya meninggalkannya sendiri kalau dia di culik orang gimana atau?
Yaya sudah takut memikirkan itu semenjak menikah dengan Fernando, Yaya memang tak terbiasa di tinggal sendiri.
" Byh..." kata Yaya gelisah dan mulai takut namun Fernando tak kunjung datang...
.............
" Byh...." kata Yaya lirih sudah 10 menit dia menunggu tapi Fernando tak balik
Yaya menatap lurus kedepan kearah Fernando berjalan tadi.....
"Byh hiks...." air mata Yaya sudah mulai menggenang karena takut di tinggal oleh Fernando....
"apa...." kata Fernando berdiri di depan Yaya sambil tersenyum manis......
sebenarnya Fernando tadi pergi membelikan Yaya beberapa cemilan dan juga es krim dan dia sudah kembali 5 menit yang lalu hanya saja dia berdiri di belakang Yaya...
ternyata istrinya masih sama seperti dulu akan gelisah , takut dan menangis jika di tinggal.
" Byh dari mana...." kata Yaya memeluk suaminya.....
" Byh habis beliin kamu cemilan..." kata Fernando mengajak Yaya kembali duduk.
" yaya pikir Byh udah ninggalin Yaya" kata Yaya lirih....
" mana mungkin Byh ninggalin kamu sayang ,,, Byh aja udah balik dari tadi"
jlepp.....
muka yayasan langsung merah padam, jika suaminya sudah balik dari tadi berarti dia mendengar Yaya dari
tadi dong.........
" iya Byh emang nggak pernah berubah selalu aja jahatin Yaya"
kata Yaya menghapus kasar air matanya....
begitulah mereka umur boleh tua tapi kalau soal cinta dan kasih sayang dalam rumah tangga masih kayak anak muda nggak ada yang berubah dari mereka masih sama seperti dulu .
manjanya, sayangnya, cintanya, jahatnya ,perhatiannya ,jahilnya
pokoknya semua masih sama.
.................
di resto .......
Sony dan Fira tak jadi singgah di alun-alun kota karena sudah ada Mama dan Papa mereka.
sekarang mereka berada di bagian atas gedung resto memandang suasana malam yang begitu indah dengan kerlap kerlip lampu yang saling menyala menyilau gemerlapnya malam.......
Fira berdiri di dekat pagar menikmati betapa indahnya pemandangan malam
sedangkan Sony duduk di sofa meja makan yang sudah di siapkan oleh pelayan resto.
ya Sony memang memesan tempat VIP untuk mereka yaitu di bagian paling atas gedung untuk mereka berdua.
karena Sony tau Fira sangat menyukai pemandangan dari atas gedung......
Sony membuka jaket nya meninggalkan kemeja putih yang tadi di pakainya .
Fira tadi memang meminta Sony memakai jaket untuk menutupi sedikit bercak darah di bajunya jika bukan Fira yang meminta Sony malas sekali memakai jaket ........
Sony berdiri lalu menghampiri Fira menyelimuti Fira dengan jaketnya lalu memeluk Fira dari belakang........
Fira memejamkan matanya saat om Sony memeluknya rasanya Fira ingin waktu berhenti karena ini hanya akan terjadi malam ini
setelah nanti om Sony menikah dia tak akan memeluk Fira seperti ini lagi bahkan mungkin akan melupakan Fira......
Fira sangat takut hal itu terjadi karena dia sangat mencintai om Sony nya......
.............
dan tanpa Sony sadari air mata Fira jatuh tanpa bisa dia tahan
tapi Sony sama sekali tak mengetahui itu karena dia memeluk Fira dari belakang dan meletakkan dagunya di bahu Fira sambil menatap lurus ke depan menikmati pemandangan malam.
" gimana masih dingin nggak cantik" kata Sony bertanya.....
" hangat kok om..." kata Fira tersenyum.....
sony membalikkan Fira menghadapnya....
" ehhhh,,,,, kok nangis kenapa...."
kata Sony bertanya karena dia melihat air mata di pipi dan mata Fira.....
" Fira kelilipan om rasanya perih..." kata Fira berkilah......
" kok nggak bilang dari tadi sayang..." kata Sony memegang pipi Fira dengan kedua tangan nya lalu meniup mata Fira dengan pelan.........
" gimana sayang masih perih nggak " kata Sony bertanya saat selesai meniup Fira menggeleng.
Sony menghapus sisa air mata di pipi Fira...
" jangan nangis lagi ya cantik"
kata Sony tersenyum.......
" gimana Fira nggak nangis Fira sayang sama om , Fira cinta sama om Fira takut kehilangan om...." batin Fira dan kembali memeluk Sony....
Sony membalas pelukan Fira....
" jangan marah sama om lagi ya cantik wanita itu benar-benar rekan bisnis om doang nggak lebih kalau kamu nggak percaya om punya rekaman cctv nya kok . om itu ketemuannya bertiga hanya saja saat kamu liat om rekan bisnis om yang satu lagi sedang ke toilet " kata Sony menjelaskan....
" apa perlu om minta rekaman cctv nya biar kamu percaya sama om...." kata Sony meyakinkan sambil mengelus kepala Fira yang tengah memeluknya
" nggak usah Fira percaya sama om" kata Fira mengeratkan pelukannya dan bersandar di dada om Sony.....
memang tak susah untuk Fira jatuh cinta pada om sony dia adalah pria yang begitu baik ,lembut dan juga sangat penyayang . mungkin wanita yang menikah dengannya nanti adalah wanita yang paling beruntung.
.........
tapi pertanyaan yang selalu Fira cari jawabannya adalah untuk siapa om Sony menjaga hatinya bahkan di usianya yang sudah tidak muda lagi dia masih
melajang .
walaupun wajahnya masih sangat ganteng di usianya dan Fira juga sering melihat banyak sekali wanita-wanita yang me ngejar-ngejar om Sony tapi om Sony tak pernah merespons nya sama sekali......
hanya satu impian Fira yaitu dia ingin menjadi pendamping hidup om Sony tapi itu hanyalah ke inginan nya dia tak
pernah tau seperti apa perasaan om Sony terhadapnya.
" kita makan dulu yuk cantik"
kata Sony menatap Fira yang berada di pulukan nya.....
" iya om "
....
next.....