
diposisi kiren.
"hari ini mapel apaan yak??"-batin kiren lalu dijawab oleh yezad.
"hari ini jamkos"-ucap yezad lalu kiren pun langsung menngok kearah nya yezad.
"serius kamu??"-kiren.
"yup, soalnya tadi gw denger kalo guru pada rapat semua"-yezad.
"oh begitu ya sudah "-ucap kiren yang mengambil bukunya lalu ia baca.
yup benar saja dikelas masing masing tidak ada guru jadi yezad tidak boong ya gng.
semua anak anak pada pulang sih kecuali sikiren yang masih asik asik baca buku milik nya.
"ren Lo nggak pulang??"-tanya yezad.
"eh??"-ucap kiren yang menngok kearah yezad.
"pulang kok cuma nanti ☺️"-ucap kiren yang langsung membalikkan wjhnya kebukunya lagi.
"ya sudah kalo begitu w duluan ya"-ucap yezad yang langsung pergi dari sana langsung.
jadi dikelas itu cuma ada kiren.
tiba-tiba saja ada seseorang yang menghampiri kiren yaituuuuuuu.
vano.
"ren"-ucap vano.
"emm??"-ucap kiren yg mngnnk kearah nya.
"plg am w,tdi emak u nyrh w yg ngtrin u buat plng"-ucap vano yg dingin.
"eh serius Van!!?"-ucap kiren yang langsung menutup bukunya.
"ya"-vano.
"jarang jarang loh mama nyrh kamu"-kiren.
"gtw Tante"-ucap vano.
"ya sudah bentar ku beresin dulu ya"-ucap kiren yang langsung membereskan semua alat tulis nya yang masih ada dimeja.
"udah yokk"-ucap kiren yang mengendong tasnya dibelakang punggung nya.
"hm"-vano
lalu mereka berdua pun pergi pulang bersama, mereka juga diawasi oleh seseorang dibelakang sana yang jelas anggota nya vano biar enggak ada yang berani macam macam.
karena vano juga tipe cowok yang agak waspada terhadap seseorang apalagi the were wolf sama the vampir of cool.
sesampainya di rumah kiren.
"makasih ya udah ngatarin ,,maaf kalo ngerepotin ya Van"-ucap kiren yang tersenyum kepada sang sahabat nya itu.
"ya,gpp "-ucap vano yang membelas senyuman nya si kiren lalu ia langsung pergi dari sana.
tiba-tiba ada suara pintu terbuka.
"eh anak mama sudah pulang ya"-ucap sang ibu.
"ya mah"-ucap kiren yang langsung mengsalim tangan mamanya itu.
"mana vano??"-ucap mama yang melihat sekeliling siapa tau ada vano ... ternyata tidak ada soalnya ia sudah pulang dari tadi.
"sudah pulang mah"-kiren.
"kenapa gak kamu tahan aja si, si vano nya"-ucap Windia.
"ngapain aku nahan dia mah??"-tanya heran kirenn.
"ah sudahlah lupakan saja,masuk gih ganti baju habis itu makan."-ucap Windia.
"oke mah"-ucap kiren yang langsung masuk kedalam lalu ia juga langsung kekamarnya.
diposisi kiren.
"sebelum kebawah aku ingin main hape"-ucap kiren yang berjalan kearah hp yg dimana terletak dimeja belajar nya.
"eh wa ku kok rame??"-ucap kiren yang langsung ngeck wa nya"-kiren.
"loh si vano tumben banget sih dia ngespam kayak begini??"-terheran si kiren nya lalu ia membuka pesannya ape.
"kiren kireen kiren"vano
"kiren ren??"-vano.
pokoknya spam chat lah
"kenapa Van??"-jawab kiren didalam chat itu.
"entr MLM ktmn di rstrn y"-ketik sivano.
"ngapain??"-tanya kiren didalam chat itu.
"g perlu nny , emak u jg ikut"-kata vano didalam chat itu.
"ikut??masa seh?? "-ucap kiren yang masih enggk percaya.
"hm,siap siap gih"-vano
lagi enak enak kan chtan mereka tiba tiba emaknya kiren memanggil.
"nak udah belum seh!!lama amat dah ganti baju doang "-ucap Windia sambil ngetuk ngetuk pintu.
"sabar mah"-kiren.
"duhh belum ganti baju gimana ya??"-panik kiren.
"ah ngapain panik mending langsung ganti aja lah"-ucap kiren yang langsung pergi keruang ganti pakaian.
"tapi aku bingung harus make ape ya??"-bingung karena apa karena baju Kiren sangat banyak jadi ia bingung.
baju pilihan nya kiren tuh ada.
"emm yang mana ni??"-ucap kiren yang bingung milih diantara ketiga itu, karena ketiga itu bagus sekali.
"emm, kayak nya pertama aja dah dari pada pusing ²"-ucap kiren yang buru buru ganti pakaian.
skip
skip
skip selesai menggantikan pakaian kiren.
"waktu nya kebawah heheh."-ucap kiren.
"mah"-panggil kiren yang sudah ada dibawah.
"eh kamu sudah siap,yok berangkat"-ajakan mama kepada kiren.
"papa nya gimana mah??"-tanya kiren.
"papa mu lagi enggak dirumah, karena ada kerjaan nak diluar"-lalu di jawab oleh kiren oh.
habis itu mereka pun pergi naik gojek mobil ya geng
sesampainya di restoran mewah.
"nak kesana ya"-ucap Windia menuju salah satu meja sana
"baik mah "-kata kiren.
meja nya kayak begini ya.
👇
kok tempat nya mewah?? bukan nya kiren wanita sederhana?? jawabannya adalah itu dibayarin Ama mamanya vano.
"eh tuh mamanya vano enggak seh??"-batin kiren yang nggak percaya bahwa ada mamanya vano.
"eh sini Windia kiren"-mamanya vano melambaikan tangan milik nya.
lalu mereka berdua pun duduk dibangku yang sama.
"ini kenapa ya ?? mewah banget perasaan restoran nya"-batin kiren sambil mengagumi sekitar nya.
lalu batinnya kiren terdengar oleh mamanya vano, mamanya vano hanya tersenyum melihat tingkah kiren yang masih belum terbiasa melihat restoran semewah itu.
"vano mana???"-tanya Windia kepada sang sahabat.
"dia tadi ketoliet wi"-ucap Dea .
"oo begitu ya Dea"-ucap Windia.
"sabar ya nak nunggu vano dari toliet oke?"-mamam Windia.
"oke mah "-ucap kiren yang tersenyum manis.
lalu beberapa menit kemudian vano pun datang dari toliet.
"nah sudah datang ini vanonya"-ucap Windia.
"eh ada Tante "-ucap vano yang langsung mengsalim tangan nya Windia, walaupun si vano ini dingin tapi ia tau caranya menghormati seseorang yang lebih tua.
setelah selesai mengsalim Windia vano pun langsung duduk lagi tanpa tersenyum kepada kiren sedikit pun.
kiren juga tau karakter nya sivano tuh kayak bagiamana.
"jadi sebenarnya kami berdua ingin kalian kawin ya"-ucap Dea yang tiba tiba membuat kiren terkaget kecuali vano karena vano sudah tau jawabannya tanpa dikasih tau , karena ia membaca situasi nya.
"hah!!??? yang benar aja dah Tante!!kami masih sekolah"-ucap kiren yang terkaget syakli.
"aku dengan Windia pun tau hal itu nak kiren ☺️..cuma aku dengan Windia sudah sepakat belakangan ini buat ngejodohin kalian"-ucap Dea yang membuat kiren kesal.
"tapi enggak bisa gitu lah!!?aku juga berhak untuk mencari pasangan sendiri, kenapa ha-"ucap kiren yang terpotong oleh mamanya.
"kiren ,mama mohon ya"-ucap Windia yang membuat kiren tidak sanggup untuk menolak.
"oke, kiren terima..gak tau soal vano nya gimana"-ucap kiren yang membuat mama nya legah.
"nak gimana??"-ucap Dea.
"serah saja mom,aku ngikut saja apa kata mommy seperti yang dilakukan kiren "ucap vano yang tersenyum manis kepada kiren namun kiren memandang vano dengan kesal syekali.
"oke berati perjodohan ini resmi ya"-ucap Windia yang terlihat senang.
"yup resmi donkk"-ucap Dea.
"Oya kalian berdua pesen saja yang apa kalian mauu"-ucap Dea.
"tenang saja aku yang bayar 😉"ucap Dea , maklum sultan bebazzz genggg.
"baik Tante"-kiren.
"makasih ya Dea , sudah mau bayarin makanan untuk malam ini 😊"ucap Windia.
"tidak masalah bagi ku "ucap Dea lalu mereka berdua pun memesan makanan mereka masing masing.
"kamu enggak mesen??"-ucap Dea kepada sang anak.
"emm enggak deh mom 😊"ucap vano.
"okee"Dea.
makanan yang dipesen kiren
👇
minumnya yang dipesen kiren.
makanan nya mama Windia
minum nya
mereka bertiga pun makan kecuali vano,vano hanya melihat mereka bertiga makan sama ngobrol ngobrol dikit ,tapi pandangan vano fukos sekali dengan kiren yang sedang makan.
"cantik juga ini cewek walaupun penampilan nya sederhana"-batin vano yang tersenyum setelah melihat kren yang sedang makan..lalu karena kiren menyadari hal itu ia mengangkat satu alisnya 🤨
lalu vano pun membuang pandangannya.
"nak coba kamu ngasih kalung yang sudah kamu beli "batin Dea yang sedang bicara dengan batin vano.
"hah!?? yang tadi mom??oke deh"-jawab batinnya vano lalu ia keluarin kalung nya mommy nya Hanya senyum saja.
"dipasangin mom?? atau gimana??"batin vano yang bingung.
"pasangin saja biar romantis"-ucap Dea yang ytta aza.
"oke mom"-vano pun langsung pergi dan pergi menuju ketempat nya kiren buat untuk masang ini kalung.
"eh mau ngapain??"-tanga bingung kirenn yang tiba tiba vano di belakang nya.
"mau w pasangin kalung "-vano .
"ouh oke "-ucap kiren yang biasa saja.
"aaaa romantis nya kalian berdua ini"-ucap Dea yang melihat kedua anak perempuan dan lelaki itu tersenyum bahagia.
"hooh romantis syekali kalian ....udah pas jadi pasangan ini hahahah"tawa Windia lalu disusuli tawa Dea.
"cantik juga kalung dipake kamu kiren"-ucap Dea lalu kiren pun langsung melihat kalung nya yg sudah terpasang dileher nya.
"hooh cantik banget malahn Tan... makasih ya Tan kalung nya"-ucap kiren yang tersenyum kepada Dea.
"no no no ,kamu enggak usah berterima kasih dengan saya..tapi berterima kasih lah kepada anak saya,dia membeli itu pake duit dia bukan duit saya"-perkataan nya Dea membuat kiren syok karena kiren tau ini kalung sangat mahal...lalu kiren memandang vano tidak percaya dia membeli kan itu buat dia.
tapi dia agak ragu hal itu, vano kan bukan tipe cowok yang bisa Nerima cewek dengan gampang nya.
"makasih ya Van,kalung nya cantik"-ucap kiren yang tersenyum sedikit terhadap vano.
"yup sama sama ,Lo juga hari ini cantik"-ucap vano ditelinga nya kiren yang membuat kiren memerah wajahnya.
"sama sama udah bilang begitu ☺️"-ucap kiren juga sama seperti vano dan vano juga menjawab hal yang sama apa yang diucap vano.
"sudahlah,kalo misalnya mau romns Jan disini"-ucap Dea.
"hooh tuh Jan disini ganggu pemandangan saja"-bercandanya Windia.
"benar tuh,ajak kiren keluar saja dari restoran ini nak .kamu juga bisa cari resto yang lain buat bisa berduaan dengan kiren"-ucap Dea.
"resto??oh baiklah mom dilaksanakan"ucap vano.
"siap,sana pergi kiren."-ucap Dea yang membuat kiren kaget lagi.
"eh?? pergi berdua doang Tan??"-tanya bingung kirenn.
"yayalah masa kita berdua ikut juga sih"-ucap Dea.
"benar tuh ngapain kita ikut entar ganggu momen kalian lagi heheh"Windia.
"hadehhh ydh deh "ucap kiren yang mengikuti vano dari belakang
"di gandeng tangan nya kiren nya vano "-teriak dea
lalu vano pun langsung mengandeng tangan nya kiren tanpa basa basi langsung.
kalungnya
sekian terima kasih geng... ☺️☺️♥️♥️