
"seperti nya gw setelah ganti baju kayaknya gw bakalan kerumahnya yezad dah ya"ujar batin kiren.
kiren pun akhirnya langsung masuk kekamar nya tanpa mengsalim mamanya.
setelah ia selesai Menganti bajunya ia langsung turun kebawah terus ia pamit kepada sang ibu (Windia).
sesampainya kiren dirumahnya yezad.
tok tok tok.
"yezad"ucap kiren yang terus memanggil nama yezad sambil mengetuk ngetuk pintu.
namun tak ada respon dari sana.
"eumm??kok aneh gak di bukain??"batin kiren.
tok tok tok.
"yezad yezad,ini gw kiren Zad "ujar kiren yang masih mengetuk ngetuk pintu rumah nya yezad.
namun pada akhirnya dibukakan oleh seseorang.
"ada apa ya??"ujar orang yang bukain pintu tersebut.
"yezad nya ada Tan??"ucap kiren yang mengira bahwa wanita itu adalah emaknya.
"Tan??ouh yezad ada kok.memmang ada apa ya? terus kamu siapanya??"tanya orang itu.
"ah,gini Tan aku teman sekolah nya "ucap kiren senyum.
"mohon maaf sebelumnya Jan mngill saya dengan sebutan Tante saya masih mudah.ouh temannya toh yasudah masuk yok"ujar orang itu.
"humm,kakak ini mamanya yezad ya??"tanya kiren yang membuat orang tersebut kaget.
"hm!!??mama!??"ujar orang itu yang kaget.
"ya mama yezad ya?"kiren.
"ada apa bi??dan wanita itu spy??"tanya orang itu kepada wanita itu.
"i-ini nona besar adek kecil ini sedang mencari yezad."jelas orang itu yang dipanggil bibi oleh wanita yang dipanggil nona besar.
"ahh,ada keperluan apa nyari anak saya??"ujar wanita itu yang sambil menyilangkan tangannya.
""wahh,nggak nyangka mama nya yezad cantik banget pantesan aja anak nya ganteng banget"ujar kiren dibatin yang kagum oleh kecantikan nona besar itu.
"s-saya ingin ketemu dengan anak anda Tante"ujar kiren yang gugup.
"untuk apa anda menemui anak saya??anak saya sedang sakit jadi ia tak boleh menemui orang terlebih dahulu"ujar sang mama yezad.
"ah, begitu ya tan.ya sudah kalo begitu aku pamit dulu ya.tolong kasih salam buat yezad ya Tante"ujar kiren dan hanya di jawab deheman doang.
kiren pun langsung pergi dari sana dan pulang kerumahnya.tapi tanpa ia sadari dari tadi ada yang memperhatikan ia yang sedang bicara dengan mamanya yezad dari lantai atas.
kiren kecewa yang tak bisa menemui yezad itu.jadi ia menangis selama perjalanan karena ia sedih sudah datang jauh jauh tapi ia tak ketemu dengan nya.
"oke, mungkin next time maybe"batin kiren lalu ia menghapus air matanya dengan tisu yang ada di dalam tasnya.
kiren mungkin kecewa.tapi ia tak menyadari bahwa ada seseorang dibelakang nya yang menyaksikan ia mennagis karena gak bisa jenguk yezad sang sahabat.
mungkinkah itu yezad yang keluar dari rumah untuk mengajar kiren atau seseorang yang tak di kenal?.
kiren pun sampai dirumah.
ia langsung pergi kekamarnya dan bermain hp hingga malam.
dimalam hari nya.
setelah selesai sholat Maghrib sama isya ia pun langsung memutuskan untuk tidur saja dari pada gak ngapa-ngapain.
ia juga belum makan malam tadi karena enggak mood makan katanya.
keesokkan harinya 🌄