Fall in Love with You

Fall in Love with You
eps 24



mereka berdua pun pulang kerumah,vano mengantar kiren sampai dirumahnya dengan selamat karena itu kewajiban dia untuk melindungi sang kekasihnya.


"tks yo Van"ujar kiren yang tersenyum.


"yah sama sama "ucap vano yang mengelus rambut kiren sambil tersenyum.


"gw pulang ya"pamit vano.


"ya,ati ati dijalan Yo"ucap kiren m


"ya pasti itu"ucap vano yang perlan hilang dihadapan kiren.


kiren pun masuk setelah vano berjalan jauh dari sana.


"assalamualaikum mah"kiren.


"walikumsalam nak"Windia yang menjawab salam sang anak.


"apa kamu sudah membaik nak??"tanya Windia kepada sang anak.


"Alhamdulillah membaik kok mah"jawab kiren yang tersenyum dan itu membuat mama nya legah.


"sudah ku duga,vano pasti bisa untuk membujuk anak ku"batin Windia.


"yasudah, seperti biasa kau ganti pakaianan mu itu dulu habis itu makan oke"ujar sang mama.


"oke mah"ucap kiren yang langsung pergi dari sana setelah mengobrol dengan sang mama.


sesampainya kiren dikamar kesayangannya lululu wkwkwk.



seperti itulah kamarnya wkwkw.


"hahhhh,capeknya"ujar kiren yang merebahkan diri di kasur milik nya.


"aku akan mandi habis itu aku akan sholat ashar"ujar kiren yang bangun dari tempat tidur nya.


skip selesai mandi sama skip selesai sholat ashar.


"huh, Alhamdulillah sudah selesai mandi sama sholat"ujar kiren.


"ku kebawah saja kali ya, untuk makan sore"ucap kiren yang berjalan menuju ke pintu kamar untuk keluar dari sana.


"hm,ayam nak"ucap singkat dari sang ibu.


"wih asik ayam "ucap kiren yang senang.


"em,nak pernikahan mu tinggal beberapa lagi kau tau itukan"ucap Windia membuat kiren berhenti makan.


"kenapa harus bahas gituan sih! nyebelin banget dah ck"batin kiren yang kesal.


"yah mah aku tau hal itu."ucap kiren yang melanjutkan makannya.


"apakah kau siap untuk ini?? kalau misalnya kau tak siap.aku dengan Dea bisa saja buat jadwal ulang untuk pernikahan kamu sama vano sayang."ucap Windia panjang lebar.


"em,aku tak tau hal itu mah.tapi kalau vano siap insyaallah aku siap mah "ucap kiren dengan senyuman palsu.


"em oh begitu oke.mama yakin vano pasti siap untuk menikah "ucap Windia yang yakin hal itu.


"sepertinya vano juga menyukai mu.jadi kemungkinan ia akan setuju "ujar Windia.


"vano? menyukai ku hahaha.ck hanya haluan ku saja waktu itu.apa mama enggak tau bahwa vano sebenarnya menyukai seseorang "batin kiren.


"nak,kok diam aja sih??"ucap Windia.


"hm? siapa yang diam??"ucap kiren.


"tadi kamu ngapain??"ujar Windia.


"em,gak ngapa-ngapain kok mah ,aku cuma enggak yakin aja kalo vano dah siap heheh"ujar kiren yang berbohong"kalo vano tidak siap dengan gitu pernikahan nya bisa ditunda sampai SMA kan hahaha itulah batin kiren.


"doain aja semoga vano siap nak"ujar Windia yang berdiri dari bangku nya lalu ia elus elus rambut sang putri.


"yah,kalo gitu aku kekamar dulu ya mah"ucap kiren yang langsung berdiri dari tempat duduk nya.


"yah.jan lupa sholat magrib nya ya"ucap Windia.


"oke siap mah"ucap kiren yang berjalan menuju kekamarnya.


sesampainya dikamar.


kita skip aja yah.maaf maaf nich ku skip wkwk.


keesokkan harinya 🌄