
"terus yang tau penyakit yezad siapa Cui??"kiren.
"entahlah.tapi menurut Lo siapa yang paling dekat dengan nya"jawab Rizal.
"ah,oke seperti gw tau sih.cuma gw enggak yakin aja kalau itu dia woe"jawab kiren.
"kalo Lo tau yaudah gak perlu ragu karena itu jawaban nya."ujar Rizal yang menyakinkan bahwa kiren tuh benar.
"oke.entar gw tanya pas pulang aja deh"ujar kiren.
"kalian"ucap kiren menujuk member Iqbal satu persatu.
"kalian semua masuk kekelas bentar lagi bel.awas ya kalian bolos"ujar kiren lalu ia pergi.untuk Rizal ia juga sudah pergi dari sana.
"siapa dia ngatur ngatur najiss"ucap Bilal.
disisi the power of iblis.
"ck kiren dekat Ama mereka lagi!"batin vano yang kesal melihat kiren dekat dengan mereka semua.
"Van,you oke??"tanya goblok dari zai.vano hanya menatap tajam kearahnya.
"eh pea!dimana mana Lo malahan nanya hal begituan ke vano. Lo mau dimarahi hah!!?"marah dari vino..
"eee.gak deh Vin heheh"jawab dari Zai.
"gak jelas Lo"ujar vino.
vano pun yang kesal dan dia juga risih Ama temen temen nya yang sangat lah ramai mulut mereka semua mirip banget kayak wanita.
diposisi kiren.
"yezad sakit?apa perlu gw kerumahnya?tapi gw kan gak tau rumah dia dimana"batin kiren.
"ah!!kesal juga gw anjing"batin kiren yang kesal kenapa ia tak menanyakan yezad rumah nya pas awal pertemuan.
tiba-tiba kiren berhenti ketika melihat seseorang didepannya.
"ikut gw"ucap orang itu yang langsung narik tangan kiren.
"apaansih! lepasin gak!!?"ucap kiren yang memberontak.
"ck!sakit tau engga sih!!"kesal kiren yang langsung memegang tangan nya.
"bacod. Lo masih dekat Ama mereka semua??"tanya orang itu.
"mereka??siapa??oh kaya gw tau.gengnya Iqbal gengnya yezad yakan??"tanya kiren yang bersmrik kepada nya.
"ck tuh tau sendiri"ujar orang itu.
"terus kenapa Van??itu kan bukan urusan lo.terserah gw mau temenan Ama siapa aja termaksud mereka semua tau nggak!!?"kiren.
"ren.lo "ujar vano yang menahan emosinya.
"hufft.udah Jan marah lagian gw Ama mereka gak ada hubungan apapun kok selain temanan.percaya kepada saya"ujar kiren yang membisikkan sesuatu kepada vano..
"hm serah"ujar vano hanya pasrah dengan jawabannya.
"dahlah,yok kekelas "ujar vano yang langsung menarik pergi kiren.
sesampainya dikelas.
"sana masuk Jan kemana mana "ujar vano yang mengelus elus rambut Kiren lalu ia pergi.
"hm"jwb singkat kiren yang langsung pergi saja.
kringg krinngggg kringgg bel istirahat kedua pun berbunyi.
"ahhh, akhirnya bel kedua pun tiba capek gw belajar Cui"batin kiren yang mengeluh.
"tapi kaya nya gw punya kesempatan deh buat nanya nanya gitu ke gengnya yezad.dari pada gw mati penasaran dimana rumah yezad yakan??"batin kiren.
"tapi gw takut vano cemburu "batin kiren.
tapi kiren pun setelah memutuskan buat nanya nanya rumah yezad dimana,kalo soal vano ia mungkin bisa urusin.
mungkin aja kiren bisa ngeurusi hal tersebut walaupun kemungkinan besar bakalan gagal sih.
sekarang kiren udah menjadi milik nya cuma hal tersebut kiren sebenarnya pengen yang namanya batalin demi mamanya ia melakukan hal tersebut.