
pelajaran pun dimulai.
hari ini adalah pelajaran nya Miss Nuri yang dimana ia adalah guru dari bahasa Inggris dikelas kiren dan temen nya.
hari ini sepertinya yezad tidak masuk, karena bangkunya kosong atau ia telat itu lah dipikirkan nya sikiren.
kringg kringgg kringgg bel istirahat pun berbunyi anak anak pun pada kesenangan kecuali kiren ,tak tau kenapa ia tak senang.
apa karena yezad enggak masuk atau karena crush nya tak masuk?? soalnya dianggotanya Iqbal katanya ada yang tidak masuk.
karena ia dengar dari temen temennya yang ada dikelas sana,kiren dengan kelasnya Iqbal tuh berbeda.
karena kelasnya Iqbal biasanya udah mulai duluan sedangkan kiren tidak.
kiren ada di kelas di bawah Iqbal.
sesampainya dikantin.
kiren melihat bahwa ketiga geng itu lagi berkumpul namun kiren tak pergi dari salah satu nya.
kiren pun mencari tempat duduk yang kosong lalu ia duduk disana.
"mending aku pesen roti saja sama susu deh,aku lagi malas makan nasi "ucap kiren didalam batin lalu ia berdiri lagi untuk memesen rotinya sama susu juga Jan lupa hehehe.
setelah kiren selesai memesen roti, tempat yang ia duduki tiba-tiba penuh jadi ia bingung mencari bangku mana lagi.
tapi melihat bahwa ketiga geng itu kiren berpikir kesana saja cuma ia tak mau jadi ia kekelas saja untuk makan roti nya SMA minum susu nya.
sesampainya kiren dikelasnya..
kiren pun memakan roti hingga habis begitu pulah dengan susunya ia minum hingga habis.
tiba-tiba ada seseorang yang menghampiri dia.
"hai ren"sapaan dari orang itu.
"oh hai aila"jawab kiren kepada aila.
"enggak istirahat??"tanya aila yang sok you know lah.
"istirahat kok"jawab kiren yang tersenyum.
"istirahat??kok enggak kayak istirahat ya Lo??"tanya aila lagi.
"orang aku cuma makan roti doang kok ila"respon kiren.
"ouh"aila.
"kamu gimana?? istirahat enggak??"tanya kiren balik kepada aila.
"istirahat donk wkwk"aila.
"ouh, emang tadi Ama siapa istirahat nya??"tanya kiren lagi.
"sama temen aku"jawab aila.
"enggak kayak Lo ck yang enggak punya temen sama sekali "batin aila.
"ouh gitu ya oke oke"kiren yang hanya okein saja.
dikelasnya kiren jamkos dan kelasnya vano juga seharusnya jamkos soalnya mereka sama sama bahasa Indonesia.
karena guru indonya sakit jadi mereka berdua jamkos yah.
karena vano bosen dikelasnya ia nyamperin kiren dikelasnya.
tiba-tiba orang yang ada didalam kelas itupun heboh melihat ketamvannya vano but tidak dengan kiren.
yang namanya aila aila itu juga terpesona juga dengan vano.
kiren yang melihat itupun tidak perduli ia hanya membaca buku milik nya saja.
padahalkan vano sudah memberi ia senyum manis kepada nya tapi ia tidak membalas nya.
vano pun menghampiri kiren.
"haii"sapaan dari vano.
"hm"jwbn kiren tanpa memandang wajah vano.
"lagi baca buku apa sih?? sampai sampai cueki aku??"tanya vano.
"gak perlu kepo Lo"jawab kiren yang dimana memandang wajah vano sekilas saja.
"kepo??wajar ajalah"ucap vano sambil smrik dan menyilangkan tangannya.
"ck,Lo datang kesini buat apaan??"tanya kiren yang langsung menaroh bukunya dimeja ia.
"buat ketemu kamu"ucap vano yang mendekatkan wajahnya dengan wajahnya kiren.
"ck,gak usah dekat dekat Napa wajah Lo"ucap kiren yang memalingkan wajahnya kearah lain.
"kenapa?? ganteng kan wajah gw??"jawab vano yang pede.
"ya dari ujung selokan kali wkwk"ucap kiren yang Mentawai vano ,vano yang melihat itu pun tersenyum karena sudah berhasil membuat kiren tertawa karena nya bukan karena cowok lain.
"nah gitu kek ketawa gitu Jan diam diam aja "ucap vano membuat kiren menjadi wajah datar lagi.
"yahhhh ,wajah nya jadi datar lagi "ucap vano yang cemberut.
"bacod,serah gw lagian juga ini muka gw bukan muka Lo"jawab kiren..
"ya ya deh,Oya pulbar Ama gw yokk"ajak vano kepada kiren.
"ck,ogah gw mau jalan kaki aja"tolak kiren.
"entar ayank capek"ucap lebayyy vano.
"apaan sih Lo alay bat,gw dah biasa kali jalan kaki,dahlah mending gw keluar aja"ucap kiren yang berdiri dari bangku nya dan berjalan menuju ke pintu kelas.
"kiren!!mau kemana??"teriak vano.
"mau ketoliet Napa!!??"jawab kiren yang dari luar.
"ouh gpp"jawab vano smbil tersenyum,dikelas itu yang melihat hal itupun pada teriak ya you know lah.
but kiren gak perduli ia langsung kekamar mandi karena sudah kebelet banget.