
" Silahkan di salam suaminya nak Clarisa" ucap pak penghulu memerintah.
Clarisa pun menatap Zayn yang saat itu Zayn juga menatap dirinya, mata keduanya bertemu, mereka sama-sama bengong karena saling mengagumi dan itu dapat di lihat oleh pak penghulu.
" Tatapannya nanti saja di lanjutkan sebelum malam pertama, lebih lama lebih romantis, kalau sekarang DPnya saja dulu, nak Cla cium tangan suaminya, dan nak Zayn cium kening istrinya dan jangan lupa di baca doa pengantinnya ya" sindir pak penghulu yang langsung mengundang tawa para tamu dan seluruh keluarga.
Clarisa dan Zayn langsung membuang muka, namun setelah itu Clarisa langsung mengangkat tangannya untuk menyalami tangan Zayn, begitu Clarisa selesai menyalami, Zayn pun langsung mencium kening Clarisa. mata Clarisa membulat saat bibir Zayn mengenai keningnya, dan di detik berikutnya Clarisa langsung menutup matanya menikmati ciuman yang diberikan oleh Zayn, begitu juga dengan Zayn yang juga menikmati mencium Clarisa, tak lupa Zayn juga membacakan doa pengantin yang sudah di berikan oeleh pak penghulu jauh-jauh hari.
Karena pak penghulu tak melihat adanya tanda-tanda di lepasnya ciuman dari pasangan pengantinnya muda di hadapannya, teguran pun di katakan lagi oleh pak penghulu.
" Sudah..jangan lama-lama ciumnya, saya nanti iri lihatnya, istri saya di rumah soalnya, kasian juga sama yang jomblo lihatnya" tegur pak panghulu mengingatkan, dan lagi-lagi semua para tamu tertawa.
" Loe si lama banget ciumnya, pegal ni kepala gue tunduk terus" bisik Clarisa namun tidak di jawab oleh Zayn sama sekali dan pastinya wajahnya Zayn tetap memasang wajah datar saja.
" Baiklah kalau begitu, berhubungan pasangan pengantin muda kita sudah selesai ciumannya, sekarag kita lanjut buat tanda tangan berkas dulu ya, karena waktu terus berjalan dan saya yakin semua tamu yang ada di sini pasti sudah lapar kan, dan itu uga termasuk saya juga sebenarnya sudah lapar" ucap pak penghulu yang lagi-lagi mengundang tawa para tamu dan keluarga, tapi tidak dengan pasangan pengantin yang satu memasang wajah datarnya dan yang satu memasang wajah no comment.
Setelah selesai menanda tangani berkas-berkas, kini selesai lah acara pernikahan Zayn dan Clarisa, namun mereka masih belum di perbolehkan kemana-mana karena pak penghulu mau memberikan wejangan pada keduannya agar kedua pasangan pengantin muda yang ada di hadapannya bisa menjalani bahtera rumah tangga yang sakina, mawaddah dan warahman.
" Jadi nak Cla, kalau sudah nikah nanti harus dengar dan nurut sama apa yang di bilang suami" ucap pak Penghulu.
" Nurut sama siapa?" tanya pak penghulu mengulang pertanyaannya pada Clarisa.
" Suami" jawab Clarisa.
" Siapa suaminya?" tanya pak penghulu lagi.
" Dia" tunjuk Clarisa tanpa dosa.
" Dia siapanya namanya?" lagi-lagi pak penghulu bertanya.
" Zyan Brahmana" jawab Clarisa.
" Zayn itu siapa kamu?" pertanyaan yang terus di berika oleh pak penghulu pada Clarisa yang mmebuat Clarisa menjadi dongkol namun malah membuat para tamu dan keluarga tertawa lucu melihat reaksi antara pak penghulu dan Clarisa.
" Suami saya pak" jawab Clarisa kesal.
" Jangan kesal-kesal, nanti malam pertamanya gak enak kalau di bawa kesal sekarang" ucap pak penghulu dan di sambut kekehan dari seluruh tamu dan keluarga.
Dan Zayn pun sedikit mengangkat bibirnya karena lucu istrinya di jahilin oleh pak penghulu.dan itu lagi-lagi di lihat oleh pak penghulu.
"kalau mau senyum ya senyum saja nak Zayn, malah tambah ganteng kalau senyumnya di lepasin, nak Clarisa pun pasti senang banget lihat senyum suaminya" ucap pak penghulu yang langsung membuat Zayn memasang wajahnya kembali datar.
"Nanti setelah ini istrinya mau di bawa kemana nak Zayn?" kali ini pak penghulu bertanya pada Zayn.
" Ke rumah" jawab Zayn datar.
" Rumah siapa?" tanya pak penghulu lagi.
" Rumah saya" jawab Zayn tetap dengan datarnya.
" Dimana rumahnya?" kembali Pak penghulu bertanya.
" Di sana jauh" jawab Zayn malah meladeni.
" Alamatnya" tanya pak penghulu.
" Ya kan saya mau tahu saja, masa gak boleh" jawab pak penghulu tanpa dosa.
" Ya gak boleh lah, kita mau bulan madu setelah ini, jadi gak boleh di ganggu dan gak terima tamu" ucap Zayn tanpa sadar dan langsung mmebuat Clarisa menatap Zayn tak percaya.
Polos banget tu muncung bicaranya, bulan madu? gak..gak..gue masih sekolah, masa iya gue langsung bulan madu secepat ini. batin Clarisa sambil menelan salivanya cukup kelat.
" Gak nyangka gue Zayn gerep juga mau ajak Cla langsung bulan madu, Gue kira Zayn bakalan diam-diam aja, ternyata Zayn diam-diam makan dalam Nda" ucap Nayla dan di jawab anggukan kepala oleh Manda.
" Yasudah saya gak jadi datang ke rumah deh, takut ganggu pengantin baru, saya cuma mau ngasih pesan saja, kalau sudah menikah itu kita harus sudah saling serba menjaga, menjaga mata, menjaga hati pokoknya intinya menjaga semuanya lah" ucap pak penghulu.
"Dan sebagai suami, kita harus menjaga istri kita apa pun itu keadaannya, dan kebalikkannya, sebagai istri kita harus menjaga marwah suami kita dan hargai suami kita karena suami adalah kepala keluarga kita, jiga dia salah maka tegur, tegur dengan bahasa yang baik, mengertikan" sambung pak penghulu dan bertanya pada kedua mempelai mengerti apa tidak apa yang di sampaikannya barusan. dan di jawab anggukan kepala oleh kedua mempelai.
" Jadilah pasangan sejati yang layaknya memakai sendal, tidak bisa sama namun saling melengkapi dan bersama" lanjut pak penghulu dan kali membuat Zayn dan Clarisa langsung saling pandang seketika.
"Yasudah sampai di sini dulu ya ceramahnya saya,kepanjangan juga gak baik untuk kondisi perut yang sudah lapar" canda pak penghulu dan lagi-lagi mengundang tawa.
Kini semua tamu sudah menikmati makanan yang di sajikan oleh pihak keluarga, termasuk pak penghulu juga. Namun berbeda dengan pasangan pengantin baru yang sedang melakukan photo keluarga, photi berdua dan juga bersama teman-teman mereka siapa lagi kalau bukan Nayla,Amanda, Haris dan juga Dirga.
" Senyum dong suami, datar banget sih, entar di bilang para tamu kalau kamu itu terpaksa nikahi aku" ucap Clarisa yang sambil tersenyum manis menatap Zayn.
Namun Zayn tidak menanggapi ucapan Clarisa, Ia malah merangkul pinggang Clarisa dengan mesra dan membuat Clarisa terkejut hingga menatap Zayn seketika, dan momen itu di ambil langsung oleh sang photografer karena momen dan gayanya sangat bagus di mata mereka.
" Cieeee..uda peluk-pelukannya aja ni" ucap Nayla dan Manda menjahili, sedangkan Haris dan Dirga hanya terkekeh saja.
Mendengar ucapan teman-temannya Clarisa langsung meminta lepas rangkulan tangan Zayn dari pinggangnya, namun Zayn sama sekali pura-pura tidak tahu dan tetap memeluk pinggang Clarisa dengan mesra.
*******
Setelah acara dari pagi sampai sore, ahkirnya sudah selesai Clarisa yang sudah mengantar teman-teman nya pulang sampai depan pintu, langsung naik ke lantai dua dimana kamarnya berada, namun baru saja beberapa langkah menaiki tangga, Clarisa di panggil oleh sang bunda.
" Cla buruan bersih-berish kita mau makan malam" perintah sang Bunda.
"Cla entar aja deh bun, capek banget ni Bun, Cla mau bersih-bersih dulu lagian belum lapar juga" sahut Clarisa dan langsung melanjutkan langkahnya menaiki tangga.
Saat sedang mmebuka pintu, mata Clarisa membulat saat melihat seseorang malah asik tidur di tempat tidurnya. begitu Clarisa mendekat, Clarisa terkejut saat melihat Zayn malah rebahan sambil menutup tangannya dengan tangannya.
" Woyy bangun, enak banget loe tidur di kamar gue" teriak Clarisa dan membuat Zayn langsung mengangkat tangannya dari kedua matanya.
" Berisik banget loe, gue ngantuk" bukannya bangkit, Zayn malah berbalik.
karena tidak ada pergerakan dan malah balik badan, Clarisa langsung menarik tangan Zayn, namun karena Clarisa masih memakai kebaya dan susah buat melangkah lebar, ahkirnya Clarisa malah terjatuh ke tubuh Zayn karena Zayn melawan saat di tarik oleh Clarisa.
BUK
PUK
Tbc.
Waduuuuh apa yang terjadi ya sama meraka? pensarankan? ikutin ceritanya terus ya, dan jangan lupa untuk dukungannya ya.
terima kasih.
Love You.