ENEMY BUT MARRIED

ENEMY BUT MARRIED
Part Duabelas



Clarisa saat ini sedang duduk melamun sambil menggoyang-goyangkan es teh manisnya di kantin, dan sikap Clarisa yang mendadak diam membuat kedua sahabat Clarisa mendadak bingung melihat sikap Cla yang biasanya rame kini mendadak sepi dan malah melamun.


" Oh my god, apa yang terjadi dengan sahabat kita ini Nda, kenapa dia mendadak menjadi pendiam gini sih?" ucap Nayla yang begitu penasaran melihat Clarisa mendadak sepi mulutnya.


" Cla, loe gak apa-apakan?" tanya Manda.


Clarisa menarik nafas sesaat kemudian dia meminum es teh yang sedari tadi cuma di aduk-aduknya doang.


Saat akan mau bicara, tiba-tiba matanya melihat pintu masuk kantin dan melihat Zayn bersama kedua sahabatnya masuk ke dalam kantin.


" Gue mau cabut" ucap Clarisa yang membuat Nayla dan Amanda malah tambah bingung melihat sikap Cla.


Tapi mereka langsung mengejar Clarisa yang menuju ke arah taman sekolah.


" Tumben lo sendirian? mana dayanh dayang loe" tiba- tiba suara Nadia menghentikan langkaj kaki Clarisa.


" Gue bukan permaisuri kayak loe yang harus di ikuti dayang-dayang seperti loe" jawab Claris kemudian melanjutkan jalannya kembali.


Namun baru beberapa langkah Nadia malah menarik rambut Clarisa sehingga membuat Clarisa menghentikan langkahnya karena merasa sakit di kepalanya.


"Ini sebagai balasan buat loe karena loe uda berani-beraninya pulang dengan Zayn semalam" ucap Nadia dengan menarik rambut Cla semakin kuat.


Manda dan Nayla begitu terkejut saat melihat perbuatan Nadia pada Clarisa.


"Ya ampun Cla" teriak Manda dan Nayla berbarengan.


Semua murid mendadak heboh seketika begitu melihat Nadia memperlakukan Clarisa dengan menjambak rambut Clarisa.


" Lepas gue bilang atau loe akan nyesal nantinya" ucap Clarisa dengan nafas yang sudah naik turun di dadanya.


" Gue gak akan lepas sebelum loe berjanji kalau loe akan menjauhi Zayn,karena Zayn hanya milik gua" sahut Nadia yang masih betah menjambak rambut Clarisa.


"Mimpi loe ketinggian, mendingan loe bangun sebelum mimpi indah loe mendadak jadi mimpi buruk" ucap Clarisa yang membuat Nadia semakin geram mendengar ucapan Clarisa.


" Ehk wanita gila,lepasinn gak Clarisa atau gue aduin loe sama buk Santi" ucap Manda yang di juga di anggukin kepala oleh Nayla.


" Aduin aja, gue gak takut, palingan juga yang dapat hukuman ini anak karena buk Santi uda tahu kalau dia suka buat onar" ucap Nadia sambil menarik rambut Clarisa semakin kuat kemudian menghempas kan tubuh Clarisa agar Clarisa terjatuh.


" Cla" teriak Manda dan Nayla saat melihat Clarisa terhuyung ingin jatuh.


Namun tiba-tiba tubuh Clarisa di tangkap seseorang dan membuat Manda dan Nayla bernafas lega.


" Cla loe gak apa-apa kan?" tanya Panji yang menangkap Clarisa agar tidak terjatuh.


Dari arah kantin Zayn baru saja datang ketika mendengar kalau Clarisa dan Nadis bertengkar.


"Gue gak apa-apa, makasih uda nolong gue, gue mau ke kelas" ucap Cla yang mendadak kepalanya menjadi pusing dan kebas akibat jambakan Nadia yang terlalu kuat.


"Ada apa ini?" tanya Haris langsung karena melihat Zayn yang mendadak diam.


"Loe tanya aja sama ini anak, taunya bikin rusuh aja" jawab Manda langsung menghampiri Clarisa yang sedikit sempoyongan karena merasakan kebas di kepalanya.


" Cla loe gak kenapa-napakan,kenapa tiba-tiba loe jadi pucat gini" tanya Nayla khawatir melihat keadaan Clarisa.


Belum sempat Clarisa menjawab, tiba-tiba pandangannya mendadak buram dan di detik kemudian


Bruuuuakk


"Ya ampun Cla loe kenapa jadi pingsan gini" teriak Manda dan Nayla berbarengan.


Panji yang melihat Clarisa terjatuh langsung menghampiri Clarisa namun keduluanan oleh Zayn.


" Kalau terjadi sesuatu dengan Cla, loe bakalan nysel tau gak" ancam Manda yang langsung mengikuti Zayn membawa Clarisa di susul Nayla.


Sementara Haris dan Dirga sudah membuka pintu mobil Zayn agar sahabatnya lebih mudah.


Panji dan Nadia hanya bisa menatap kepergian Clarisa dan Zayn masih dengan posisi di tempat kejadian.


"Zayn loe mau bawa Cla kemana, UKS buksn kesana arahnya" tanya Manda.


Zayn hanya diam saja tidak menjawab sama sekali, begitu tiba di mobil, Zayn langsung memasukkan Cla kedalam mobilnya dan membuat Manda dan Nayla semakin bingung.


"Zayn pliss jangan bawa pergi Cla, dia lagi pingsan" cegah Manda karena khawatir dengan Clarisa.


"Ck, lebay banget si loe, Zayn mau bawa Cla pulang ke rumahnya, loe gak liat temen loe itu uda semaput" ucap Dirga yang langsung membuat Manda kesal.


"Kalian nyusul aja,nantik aku share alamat rumah Cla" ucap Zayn tanpa menghiraukan kedua sahabat Clarisa.


" Gak perlu di share, gue tau rumah Cla" ucap Nayla yang tidak di tanggapi oleh Zayn dan kedua sahabatnya.


Mobil Zayn sudah meninggalkan pekarangan sekolah, Zayn menatap Clarisa yang masih memejamkan matanya. Rasa khawatir langsung hinggap di dirinya.


Saat baru setengah perjalanan, Clarisa bergerak dan sadar dari pingsannya.


"Sstttth" desis Cla karena merasa tidak nyaman di kepalsnya.


Zayn yang mendengar suara Cla sudah bangun langsung menghentikan mobilnya di pinggir jalan dan melihat keadaan Clarisa.


" Loe gak kenapa-napa kan?" tanya Zayn.


Clarisa tidak menjawab, dia hanya menggelengkan kepalanya saja sambil menundukkan kepalanya, tiba-tiba Clarisa merasakan ada cairan keluar dari hidungnya.


Clarisa mengelapnya dengan tangan, namun matanya langsung membulat saat melihat darah yang keluar dari hidungnya.


"Darah" lirih Cla dan tangan gemetaran.


Zayn juga ikut terkejut melihat hidung Cla mengeluarkan darah, dengan cepat Zayn mengambil tissu dan mencoba membersihkan darah yang keluar dari hidung Clarisa.


" Hiks..hiks kenapa ada darah keluar dari hidung gue, aps gue punya penyakit akut" histetis Clarisa yang membuat Zayn menjadi panik sendiri melihat Cla menangis.


"Diamlah Cla, biar enak bersihinnya, nantik kita periksa ke dokter ya" bujuk Zayn yang sebenarnya khawstir.


" Ini semua karena ulah wanita yang begitu cinta sama loe, gue jadi sasaran dia setiap hari, belum nikah aja gue uda di buat dia kayak gini,gimana kalau uda nikah, bisa-bisa gue lamgsung almarhum di buatnya" ucap Cla dengan suara keras.


"Cla" bentak Zayn karena tidak suka mendengar kata kata Clarisa yang mengatakan kalau dirinya akan meninggal.


Namun pemikiran Clarisa berbeda, Cla mengira kalau Zayn membela Nadia sampai sampai membentak dirinya.


"Loe bentak gue cuma gara-gara itu ulat bulu, mending loe nikahnya sama dia aja,jangan sama gue, jadi gue gak setiap hari di katain sama dia dan ribut sama dia" ucap Cla yang membuat Zayn menghela nafas nya karena Zayn mengira Cla salah paham.


"Gue mau turun" ucap Cla.


Namun tiba-tiba.......


Tbc.


Wayoo tiba tiba kenapa yaa....


Ada yang tahu??