ENEMY BUT MARRIED

ENEMY BUT MARRIED
Part Tigabelas



Loe bentak gue cuma gara-gara itu ulat bulu itu, mending loe nikahnya sama dia aja,jangan sama gue, jadi gue gak setiap hari di katain sama dia dan ribut sama dia" ucap Cla yang membuat Zayn menghela nafas nya karena Zayn mengira Cla salah paham.


"Gue mau turun" ucap Cla.


Namun tiba-tiba.......


Greeeeeb


Zayn menarik tangan Clarisa dan memeluknya, Clarisa sendiri hanya bisa terdiam bengong berada di dalam pelukan Zayn.


" Loe salah paham Cla, gue itu ngebentak loe bukan karena gue membela Nadia, tapi gue gak suka dengar loe berbicara seperti tadi, dan jangan di ulangi lagi, okeey" ucap Zayn kemudian mepelaskan pelukannya dan kembali mmebersihkan darah yang masih tersisa di hidung Clarisa.


Clarisa hanya bisa menatap Zayn dengantatapan bingung. Clarisa berfikir kenapa Zayn menjadi baik hari ini, perasaan dirinya yang dijambak oleh Nadia, tapi kenapa otaknya Zayn yang berubah, itu lah pemikiran Clarisa sambil menatap wajah Zayn yang sedang fokus membersihkan darah mimisan Clarisa tanpa merasa jijik sedikit pun.


" Kenapa liatnnya begitu banget? gue tahu kalau gue tampan dari lahir" ucap Zayn yang langsung membuat Clarisa jengah mendengarnya.


"Narsis amat loe" sahut Cla yang membuat Zayn tersenyum tipis.


Sementara di rumah Clarisa, Dirga, Haris, Nayla dan Amanda sudah jamuran menunggu kedatangan Clarisa dan Zayn yang sampai sekarang tak kunjung datang juga.


"Mereka kemana sih? perasaan tadi mereka pergi diluan,sampai sekarang gak nonol-nongol batang hidungnya" ucap Dirga sambil memangku toples yang berisi kan kacang.


" Ngedumel-ngedumel tapi mulut loe gak berhenti ngunyah tau gak dari tadi" tegur Manda yang hanya dapat lirikan dari sang empunya.


Saat sedang asik menunggu, Bunda Clarisa datang dari arah dapur, " Clarisa sama nak Zayn nya belum sampai juga ya?" tanya sang bunda.


" Iya belum ini tan, gak tahu deh beloknya kemana mereka" jawab Dirga.


" Husss..loe kata teman kita apaan pakek belok-belok segala" ucap Nayla gak terima, namun Dirga sama sekali gak open.


"Mendingan kita makan aja dulu, kalian pasti lapar kan" ajak Bunda Clarisa.


Nayla dan Amanda langsung beranjak darisofa menuju ke meja makan, namun langkah mereka terhenti saat melihat Haris dan Dirga masih setia duduk di sofa.


" Kalian gak ikut makan?" tanya Manda.


" Segan kita, kalian aja deh" bukan Haris yang menjawab melainkan dirga.


" Segan segan, makan kacang sampek ludes itu loe gak segan" sindir Manda yang langsung mendapat cengiran dari Dirga, sedangkan Haris hanya bisa mengglengkan kepalanya saja.


" Uda ayo buruan, bundanya Cla baik benget orangnya, kalian pasti di servise kalau ke sini walau pun itu baru sekali" ajak Nayla yang langsung di jawab anggukan kepala oleh Dirga dan Haris.


Saat sedang asik menikmati masakan yang di sajikan Bunda Clarisa, dari arah pintu masuk Clarisa dan Zayn baru saja masuk dan terkejut melihat sahabat-sahabatnya makan dengan lahapnya.


" Waah..waahh ini umat umat dari mana ya kok enak banget makan di rumah orang" sindir Clarisa yang membuat ke empat orang yang sedang makan menolehkan kepala mereka dan melihat Clarisa dan Zayn berdiri di samping meja makan.


"Kalian dari mana sih? masa kita diluan yang sampai?" tanya Dirga penasaran.


Belum sempat Zayn dan Clarisa menjawab, bunda datang dari arah dapur sambil membawakan makanan penutup untuk semua sahabat Cla dan Zayn.


" Sayang kalian sudah sampai? kenapa lama sekali?" tanya Bunda Cla.


Zayn langsung menyalami bunda Clarisa begitu juga dengan Cla, semua itu tak luput dari pandangan mata sahabat Cla dan Zayn.


" Kamu gak kenapa-napa kan Cla? kepala kamu terbentur lagi makanya kamu sampai mimisan?" tanya bunda khawatir.


" tadi Cla di jambak sama nyi roro kidul tan, mungkin itu yang mneyebabkan Cla jadi mimisan" ucap Manda mmeberi tahu.


" Nyi roro kidul? siapa?" tanya Bunda heran karena namanya menurut bunda sangat aneh.


" Bukan siapa-siapa bunda, dan sekali lagi Zayn minta maaf karena sudah membawa Cla kerumah sakit tanpa sepengetahuan Bunda" potong Zayn agar masalahnya tidak menjadi panjang.


" Bunda" ucap Haris dan Dirga bersamaan dengan pelan karena mendengar Zayn bolak balik mengatakan panggilan bunda pada nyokapnya Clarisa.


" Loe kok panggil Bunda si Zayn? kayak udah anaknya aja" tanya Dirga penasaran.


" Emang Zayn anak tante, kan Zayn bakalan mau nikah sama Cla lusa" ucap Bunda Cla.


"Uhuuuk..uhuuukk" Nayla dan Haris terbatuk karena mendengar ucapan sang Bunda. Sedangkan Dirga dan Manda ternganga mendengar ucapan bunda Cla. Lain dengan Cla dan Zayn yang langsung menundukkan kepala karena rahasia mereka terbongkar.


" MENIKAH" ucap Dirga dan Manda secara bersamaan dan menatap ke arah Zayn dan Cla. Begitu juga dengan Nayla dan Haris yang langsung minum karena tersedak.


" Iya menikah! apa kalian tidak beritahu Cla dan nak Zayn?" tanya bunda.


Dengan kompak ke empatnya menggelengka mereka menjawab sebentar. sang bunda hanya bisa tersenyum melihat reasi terkejut sahabat anak dan calon mantunya.


" Mendingan kalian ikut gabung makan, pasti kalian belum makan kan? setelah itu baru kalian menjelaskan tentang hubungan kalian dengan sahabat kalian" perintah bunda yang di jawab anggukan kepala oleh Cla dan Zayn.


Dan setelah makan kini Zayn dan Cla langsung menceritakan masalah perjodohan yang di buat oleh orang tua mereka dari mereka belum lahir.


"Jadi kalian di jodohkan?" tanya Dirga masih tak percaya dan di jawab anggukan kepala oleh Zayn.


"Dan loe mau aja nikah sama mr limbad kayak dia Cla?" Tanya Manda.


" Gue bisa apa, mana bisa gue nolak ayah dan bunda" jelas Clarisa.


" Pantesan loe ahkhir-ahkhir ini begitu peduli pada Cla, orang bentar lagi uda mau jadi bini" lanjut Haris yang hanya di jawaba anggukan kepala oleh Zayn.


" Tapi loe beruntung tau gak Cla, Zayn kan ganteng maksimal, nah loe bar-barnya gak ketulungan, Loe nya untung, Zayn nya rugi nikah sama Loe" Ucap Nayla dengan wajah tanpa dosanya.


Clarisa yang mendengarnya langsung meradang, " Nay loe bukan sahabat gue, gak asik banget omongan loe" teriak Clarisa yang langsung membuat Zayn dan sahabatnya melihat ke arah dimana Clarisa dan sahabatnya duduk karena mereka memang menjelaskan nya secara terpisah.


" Gue kok jadi ngeri ya liat loe mau nikah sama Cla, cantik nya gak di ragukan, tapi suaranya dan tingkahnya itu, kayaknya loe harus banyak-banyakin stock sabar deh Zayn" ucap Dirga yang di sambut tawa oleh Haris. sedangkan Zayn hanya bisa menatap Cla dengan helaan nafas saja.


" Pokoknya kalian harus tutup mulut, jangan ada yang tahu soal perikahan ini, kalian paham kan" ucap Cla saat ke empat sahabat mereka mau pulang karena hari sudah malam.


" Beres, asal ada uang tutup mulutnya maka semua akan aman" ucap Nayla sambil mengedipkan matanya ke arah Zayn.


"Jangan ganjen sama calon suami gue" ucap Cla begitu melihat Naylaย  yang main mata dengan Zayn.


"Cieeee calon suami, uda ngakui ni ceritanya" kompak ke empat sahabat Zayn dan Cla menyndir Clarisa yang langsung membat Cla langsung malu, sedangkan Zayn tetap diam dengan wajah datarnya.


Bersambung.