
Author pov
Pagi pagi sekali mereka semua sudah bangun karena mau akan melihat sunrise di pantai agar terlihat lebih bagus jika mereka melihat didekat pantai sambil menikmati air kelapa muda yang dijual didekat situ
Riska:yank sunrisenya bagus banget ya aku suka banget deh(sambil tersenyum kegirangan)
Vano:ya besok kalo kita kebali liat sunrise cuma berdua orang²itu gak akan bisa ganggu(menunjuk kearah para sahabat)
Riska:iya hahahah😂
Vano:yank gimana kalo kita mulai usaha dari sekarang
Riska:usaha apaan lagi sih kan udah dibiyayain orang tua
Vano:ck maksutku itu buat anak(sambil napok jidatnya sendiri)
Riska:ishh kamu tu kan kita masih sma
Vano:ya gak papa ya ya
Riska:hmm ya udah deh manut kamu aja
Vano:yeii(memeluk riska karena gembira dengan jawaban yang diberikan oleh riska)
Riska:yank ke resto situ yuk
Vano:ya udah yuk
Saat mereka mau memilih tempat duduk ada orang yang memanggil mereka berdua
Megan:kalian kesini juga
Ucap megan sambil menatap sinis riska
Vano:iya emang kenapa
Megan:hmm kalian pacaran(melihat tangan mereka berdua yang bergandengan tangan)
Riskapun dengan cepat melepaskan gengaman tangan dari vano
Riska:g gak kita gak pa pacaran
Ucap riska gagap karena bingung harus menjawab apa
Vano:iya kita pacaran dan sudah mmphh
Dengan cepat riska menutup mulut vano agar tidak memberitahukan ke megan kalo mereka itu sebenarnya sudah menikah
Vano:ishh yank biar dia tau,biar dia gak ngejelekin kamu terus
Megan:jadi kalian beneran udah pacaran
(Ucap megan penasaran+marah)
Vano:ya emang napa(jawab vano ketus)
Megan:ohh ya udah gue ada urusan lain gue pergi dulu ya(kata megan sambil meninggalkan mereka berdua)
Megan pov
Huh dasar si riska jal*ng beraninya dia ngerebut vano dari gue emang siapa dia hanya gadis miskin gak sebanding sama gue sama vano tunggu aja gue bakal rebut vano dari si cewek jal*ng itu
Author pov
Setelah perdebatan kecil itu selesai mereka pun langsung mencari tempat duduk yang palin pojok agar tidak terganggu oleh kebisingan manusia² di resto itu
Riska:yank kata kamu jangan dibilangin ketemen² sekolah
Vano:ya aku cabut deh perkataan aku itu khilaf aku nya
Riska:huh nyeselnya diakhir
Vano:ya maaf
Saat mereka menunggu pesanan ada dua wanita yang melihat vano dengan tatapan yang ingin memiliki nya
Wanita 1:eh eh kamu liat gak dia ganteng banget ya tipe aku banget tau
Wanita 2:ya ganteng banget tapi siapa tu yang didepannya apa pacarnya ya
Riska yang mendengarnya pun langsung tersulut api cemburu karena ada dua orang yang bilang suka sama vano suaminya sendiri mana ada istri yang seneng suaminya di gilai wanita lain
Riska:ishh aku gak suka lah masak suami aku disukain sama wanita lain
Vano:ya udah kita cancel dan makan ditempat lain aja
Riska:gak usah udah dipesen kasian kalo dicancel dan juga nanti ditempat lain juga bakal ada yang bilang gitu lagi kok
Vano:ya udah deh sayang jangan didengerin ya kata mereka(sambil mendekat dan mencium bibir riska agar tidak ngambek lagi)
Riska:hih vano kok disini sih kan malu
Vano:ya gak papa dong biar mereka tau kalo kamu istri aku
Wanita 2:eh mereka ciuman kayaknya mereka bener pacaran deh,sakit hatiku
Wanita 1:iya bener kayaknya kita harus relain mereka deh huhuh
Wanita 2:iya
Vano:tuhh mereka udah gak berani tatapin aku terus kan
Riska:hmm
Tak lama setelah itupun pesanan mereka datang
Ditempat lain ditempat yang sama saat vano,riska dan para sahabatnya pertama berkumpul.para sahabat dari vano dan riska khawatir karena mereka tidak bisa dihubungi dan tidak ada kabar pasalnya saat vano dan riska mau kepantai untuk melihat sunrise mereka tidak membawa handphone karena lupa dan keburu² agar tidak terlewat melihat sunrisenya
Mila:duhh mereka tuh kemana sih bikin khawatir aja
Refan:iya mereka gak kasih kabar dulu juga kalo mereka mau pergi
Anton:lha terus kita sekarang harus gimana
Vika:gimana kalo kita lapor polisi(saran vika)
Kevin:mending jangan dulu kita lapor polisi kita lapor dulu aja sama petugas keamanan pantai siapa tau mereka punya cctv dideket situ
Refan:ya bener tu mending kita lapor petugas keamanan pantai aja
Audy:iya kalo baru gak ketemu kita baru lapor polisi,aku khawatir banget sama riska
Setelah mereka memutuskan akan lapor petugas keamanan pantai dulu sebelum lapor polisi
Refan:pak saya mau lapor teman saya dua orang hilang ya kira² yang laki² tingginya sekitar 183 dan yang perempuan sekitar 169 kulitnya putih yang laki² wajahnya kayak blasteran korea indonesia yang perempuan blasteran indonesia jerman
Petugas:hmm sepertinya saya pernah melihat mereka berdua menuju ke salah satu resto didekat pantai nama nya resto ****
Audy:diresto dekat pantai tapi tadi kami sudah kesana dan tidak menemukan mereka
Petugas:mungkin saat kalian datang mereka belum datang
Mila:ohh ya sudah kami akan mencoba kesana lagi terima kasih bapak
Petugas:iya sama sama
Mereka pun langsung menuju ke resto yang ditunjuk oleh pak petugas keamanan pantai tersebut dan ternyata benar mereka berdua sedang menikmati makanan mereka dengan begitu nikmat dan senang
Vika:ohhh ternyata pengantinnya baru makan dan gak ngajak²(sindir vika)
Riska:ehh kalian disini juga(senyum riska takut)
Audy:iya kita kesini dan kita punya temen lupa sama temennya sendiri karena sedang berduaan dengan pasangannya(ucap audy sambil menatap vano dan riska satu per satu)
Kevin:kalian tau gak kalo kita semua tu nyariin kalian sampe ke planet neptunus
Riska:ya maaf kan kita laper dan juga lupa bawa handphone
Vano:iya tadi kan kalian yang nyuruh kita buat cepet² dan kita lupa bawa handphone bahkan kita gak sempet motret keindahan sunrise
Vika:ohh gitu ya udah kita maafin kalo kalian gantian nraktir kita semua gimana mau gak
Vano:ya udah cepet kalian mau pesen apa gue bayarin
Audy:buset sultannya langsung setuju
-----------------------------------
Hai readers maaf jika cerita nya gak nyambung dan kurang bagus karena saya author baru disini jadi mohon dimengerti ya salam rindu dari author untuk para readers tercintaku❤